Bagi mayoritas orang, sejarah globalisasi bukan suatu pembahasan yang menarik. Padahal, tanpa adanya peristiwa tersebut, era modern juga tidak akan bisa menyapa.

Segala sesuatu dijalankan dengan metode konvensional. Teknologi? Internet? Semua itu akan sulit dinikmati oleh masyarakat luas. Sepenting itukah peristiwa globalisasi pada perkembangan dunia?

Mengenal Makna dan Dampak Era Globalisasi

Globalisasi sendiri terdiri dari dua frasa, yaitu “global” yang berarti dunia dan lisasi (lization) dengan makna proses berurutan. Secara bebas diartikan sebagai proses pertumbuhan pesat secara bertahap dari dunia. Penghapusan berbagai sekat pembatas yang menghalangi kemudahan transaksi ekonomi, hubungan sosial, hingga pertukaran budaya antar negara-negara di dunia.

Melalui pertumbuhan ini, dihasilkan beberapa manfaat positif :

  1. Kemudahan akses transportasi antar negara.
  2. Pertukaran ilmu pengetahuan yang lebih cepat.
  3. Perjanjian ekonomi yang saling menguntungkan dan menguatkan secara global.
  4. Kerja sama politik lebih baik sehingga perdamaian dunia terjaga.

Bayangkan bila globalisasi tidak diperkenalkan di dunia? Kamu mungkin tidak akan menikmati kehidupan serba mudah berkat dukungan teknologi maju seperti sekarang ini.

Sejarah Perkembangan Globalisasi di Dunia

Namun, meskipun sekarang sudah menikmati masa-masa nyaman, kamu juga perlu mengetahui sejarah globalisasi yang ternyata tidak berjalan mulus. Pada masa 1000 – 1500 Masehi, perdagangan antar bangsa – yang sebenarnya menjadi bagian dari globalisasi – telah dimulai. Namun, pada saat itu, sulit sekali meruntuhkan tembok pembatas yang ada.

Jika pendatang yang mencoba menjalin kerja sama mulai tampak memiliki posisi stabil, muncul ketakutan pada tuan rumah. Tidak jarang, perang pun pecah akibat ‘kekolotan’ pemikiran tersebut. Namun perlahan, ketika memasuki abad ke – 20 di mana kerugian perang telah dipahami secara luas, globalisasi mulai berjalan lancar.

Disusul dengan kehadiran negara-negara merdeka yang semakin banyak membuat bekerja dan kerja sama bilateral menjadi kunci penting. Pertukaran budaya, teknologi, kerja sama ekonomi akhirnya tidak terbendung lagi. Hingga saat ini, globalisasi telah berhasil mengubah tatanan dunia menjadi lebih modern, terbuka, namun tetap aman.

Perjalanan tersebut membuktikan betapa perubahan global dibutuhkan agar dunia dapat berjalan dengan lebih baik. Sejarah globalisasi merupakan titik balik penting yang meningkatkan taraf hidup masyarakat di dunia. Tanpa perubahan tersebut, sekat-sekat antar negara dan perang mungkin masih akan terus meletus.