Banyak ahli sejarah menyebut kemerdekaan Indonesia bukan tanggal 17 agustus, kalau bukan tanggal 17 Agustus kapan kah Indonesia Merdeka ?

Sudah 75 tahun sejak Indonesia mengakui kemerdekaan nya sebagai negara merdeka. Sekarang, hari itu diadakan setiap tanggal 17 Agustus dan disertai dengan perayaan kemerdekaan yang masih bisa dirasakan di Indonesia.
Ada perasaan bangga, bergerak, atau penuh harapan pada masa depan yang lebih cerah tanpa ada rasa dijajah. Pada tanggal yang berdekatan, 14 tahun yang lalu, yaitu 16 Agustus 2005, pemerintah yang pernah secara resmi dikendalikan Indonesia juga mengakui kesalahannya sebagai Menteri Luar Negeri Belanda, kata Bernard Bott. Dalam pidato, ia juga merujuk pada agresi militer Belanda yang menewaskan ribuan tentara Belanda untuk menolak mengenali kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Kontroversi tanggal kemerdekaan Indonesia adalah sesuatu yang menarik. Dalam beberapa sumber Indonesia, kami diberitahu bahwa Indonesia merdeka, ketika Soekarno mengucap teks proklamasi. Namun, ada juga beberapa sumber yang berpendapat bahwa kemerdekaan Indonesia didapatkan murni pada tanggal 27 Desember 1949, ketika Belanda mengakui kedaulatan Indonesia pada konferensi meja bundar di Belanda. Jadi, kapan, Indonesia, benar-benar kemerdekaan, dan apa masalah ini?
Menurut hukum internasional, kondisi untuk mencapai kemerdekaan dan kedaulatan suatu bangsa adalah:
Wilayah
Publik
pemerintah
Pengakuan negara lain.

Mari kita anggap kemerdekaan Indonesia yang kita maksud adalah proklamasi Indonesia dengan wilayah saat ini. Apakah Indonesia memenuhi persyaratan ini ketika mereka mengakui kemerdekaan pada 17 Agustus 1945?
Pilihan Soekarno untuk menyatakan Indonesia pada 17 Agustus sangat dipengaruhi oleh gangguan politik global dan kondisi domestik. Jepang telah diserang oleh Sekutu setelah dikirim bom Atom di kota Hiroshima dan Nagasaki. Belanda baru saja selamat dari Grip Nazi di Eropa, jadi ada kekosongan kekuasaan di Hindia Belanda. Situasi ini juga memanen pro dan kontra dari kelompok lama yang ingin melaksanakan kemerdekaan Indonesia sesuai dengan perjanjian dengan Jepang dan kelompok muda yang ingin mendeklarasikan kemerdekaannya sendiri.

Sejarah Kemerdekaan Indonesia

Sejarah pendek panjang, kelompok anak muda untuk menculik Soekarno dan berhasil membujuk untuk melakukan proklamasi kemerdekaan sesegera mungkin. Karena proklamasi yang terkesan dalam terburu-buru ini, ada sedikit percakapan di atas wilayah yang baru lahir. Negosiasi kawasan baru Indonesia diadakan pada tahun 1946 di Linggarjati. Perjanjian Linggarjati yang ditandatangani oleh Sutan Syahrir menunjukkan bahwa Belanda akan mengakui Indonesia di wilayah Jawa, Madura dan Sumatera dengan bentuk Republik Indonesia sebagai komunitas Belanda.

Dalam hal masyarakat, proklamasi 17 Agustus tidak menghasilkan total dukungan dari rakyat Indonesia, terutama di lapangan, mantan karyawan Belanda, dan orang-orang kelas bangsawan. Kadang-kadang, menemukan pendapat positif di Belanda atau hanya menggunakan mata uang Belanda. Selain itu, kurangnya pengakuan internasional terhadap kemerdekaan internasional dipertanyakan.

Alasan Belanda Mengakui Kemerdekaan Indonesia

Kurangnya pertahanan yang memadai juga menyebabkan Indonesia pergi ke agresi militer Belanda. Perspektif Belanda yang mengevaluasi agresi militer sendiri sebagai “tindakan polisi” atau urusan internal Belanda untuk mengatasi perlawanan dalam Hindia Belanda menunjukkan bahwa Belanda tidak pernah benar-benar mengakui kemerdekaan Indonesia. Hanya setelah desakan dunia internasional, termasuk Amerika Serikat dan Belanda, mereka menangkap agresi militer mereka.

Pada akhirnya, Indonesia dan Belanda telah menerima lagi untuk melakukan perjanjian kemerdekaan. Pada tanggal 27 Desember 1949, di mana Belanda akan memberikan kedaulatan bagi Indonesia di seluruh wilayah kekuasaan Belanda. (Meskipun ini disertai dengan kebutuhan Indonesia untuk membayar hutang oleh Belanda). KMB masih meninggalkan wilayah kekuasaan Indonesia yang penting, Papua. Indonesia hanya mencapai kedaulatan di setiap wilayah pada tahun 1969, di mana Papua memilih sebagai bagian dari Indonesia.

Bahkan, Indonesia telah melalui proses yang keras dan panjang. Tetapi narasi kemerdekaan Indonesia juga penuh dengan kepentingan politik setiap bagian. Indonesia cenderung mendapat manfaat dari narasi kemerdekaan pada 17 Agustus. Karena ini akan melakukan sejarah perjuangan Indonesia seolah-olah penuh dengan perjuangan fisik dan perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan, meskipun negara bagian bangsa tidak jelas.

Sementara narasi kemerdekaan Indonesia yang terjadi pada tanggal 27 Desember 1949, itu membantu membangun citra Belanda yang bukan penyerang dan penindas negara yang berdaulat, tetapi hanya berurusan dengan masalah internal wilayahnya. Apakah ini cerita yang kita pelajari untuk dipercaya?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *