Aquaponik, Peluang Bisnis Rumahan yang Booming di Masa Pandemi

By | October 17, 2020

Aquaponik, Peluang Bisnis Rumahan yang Booming di Masa Pandemi – Adanya WFH (Work from Home) dan PHK yang melanda membuat masyarakat Indonesia harus berpikir cerdas bagaimana caranya agar bisa survive. Selain mengikuti anjuran pemerintah untuk menjaga jarak demi kesehatan, setiap orang berusaha mencari alternatif usaha yang bisa dikerjakan dari rumah.

Salah satu jenis usaha yang sedang booming saat ini adalah aquaponik. Yaitu sebuah kombinasi dalam sistem pertanian antara akuakultur dengan hidroponik dalam sebuah lingkungan simbiotik. Alasan boomingnya jenis usaha yang satu ini adalah karena permintaan akan makanan sehat yang semakin meningkat sedangkan lahan yang tersedia sangat terbatas.

Kelebihan Aquaponik

Sampai dengan saat ini, aquaponik terus dikembangkan agar hasil panennya bisa semakin berkualitas dan terus meningkat. Sistem yang satu ini dipercaya memiliki kelebihan dibandingkan dengan sistem yang lain. Beberapa kelebihan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Menghasilkan dua produk dalam satu proses produksi
  • Hemat lahan karena bisa dibuat di pekarangan rumah.
  • Hemat air
  • Hasil pertanian berupa organik
  • Bisa diadaptasi sesuai kebutuhan

Kekurangan Aquaponik

Walaupun memiliki banyak kelebihan, bisnis rumahan aquaponik juga memiliki beberapa kekurangan. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Biaya pembuatan cenderung mahal
  • Butuh keahlian khusus
  • Tergantung daya listrik
  • Butuh perawatan ekstra

Jenis Ikan Air Tawar Paling Populer untuk Sistem Aquaponik

  • Ikan Lele
  • Ikan Mas
  • Ikan Patin
  • Ikan Gurame
  • Ikan Nila

Jenis Sayuran yang Cocok untuk Sistem Aquaponik

  • Sawi
  • Pakcoy (Bok Choy)
  • Kemangi
  • Kangkung
  • Bayam
  • Selada
  • Cabai
  • Tomat

Model Sistem Aquaponik Sederhana

Sebenarnya, bisnis rumahan aquaponik ini memiliki prinsip dasar sirkulasi air. Merupakan sebuah sistem budidaya tanaman diatas kolam dengan memanfaatkan air limbah budidaya ikan. Sebab, air kolam ikan tersebut mengandung zat hara yang bisa digunakan sebagai pupuk alami untuk menyuburkan tanaman.

Sedangkan tanaman tersebut berfungsi sebagai filter yang menyaring kotoran hasil pembuangan ikan. Jadi, air yang masuk kembali ke dalam kolam sudah dalam keadaan bersih. Anda bisa membuat sistem Aquaponik disesuaikan dengan lahan yang Anda miliki. Setidaknya ada 4 model sistem aquaponik sederhana yang bisa Anda pilih. Keempat model tersebut adalah sebagai berikut:

– Aquaponik Tunggal DFT

Model yang pertama adalah Aquaponik Tunggal DFT (Deep Flow Technique). Cara kerjanya adalah mengalirkan air dari kolam menuju pipa tanaman sayuran yang ada di bagian atasnya. Selanjutnya, air tersebut akan kembali mengalir ke dalam kolam.

– Aquaponik Aliran Atas

Untuk model yang kedua disebut Aquaponik aliran atas. Cara kerjanya adalah mengalirkan air dari kolam ikan ke pipa yang terhubung di setiap pot. Pada bagian pipa yang berada di atas pot diberi lubang agar air mengalir ke dalam pot. Sistem ini dilakukan minimal selama 8 jam per hari dan air pembuangannya akan kembali ke kolam dalam keadaan bersih.

– Aquaponik Pasang Surut

Model aquaponik ini memiliki cara kerja yaitu dengan mengalirkan air kolam dari bagian bawah pot melalui sebuah pipa hingga media tanam terendam. Waktu yang dibutuhkan untuk sistem pengaliran ini sekitar 5 menit. Kemudian, air akan surut kembali dan mengalir kembali ke kolam.

– Aquaponik Kolam Bertingkat

Model aquaponik sederhana yang keempat adalah aquaponik kolam bertingkat. Cara kerjanya adalah dengan mengalirkan air kolam bagian bawah menuju ke rak sayuran teratas melalui sebuah pipa.

Air tersebut akan menggenangi pipa sedalam 4 hingga 5 cm. Kemudian, air akan dialirkan ke bagian tengah kolam dan ke setiap pot di sekeliling kolam. Sedangkan setiap pot sudah diberi lubang agar air bisa mengalir kembali ke kolam terbawah.

Keuntungan Budidaya Aquaponik untuk Bisnis

Pada bisnis rumahan budidaya aquaponik ini jika dijadikan usaha bisa mendatangkan keuntungan yang menjanjikan. Beberapa keuntungan tersebut diantaranya adalah:

  • Sistemnya lebih efisien
  • Panen lebih cepat
  • Tidak butuh biaya akomodasi besar karena bisa dijual ke tetangga atau pasar terdekat
  • Harga jual hasil tanaman (sayur dan buah) aquaponik lebih mahal
  • Hasil ikan lebih higienis dan sehat
  • Belanja bulanan pribadi lebih hemat karena hasil aquaponik bisa dikonsumsi sendiri

Kiat Sukses Bisnis Ikan Air Tawar dan Sayuran Hasil Aquaponik

  • Tawarkan ikan hasil aquaponik ke restoran, pasar, agen penampung, atau membuka lapak sendiri.
  • Untuk sayuran, kelompokkan berdasarkan baik tidaknya kondisi sayuran. Misalnya, pisahkan antara sayuran yang masih segar dengan yang layu atau berlubang.  Hal ini dimaksudkan agar bisa dijual dengan harga yang berbeda sesuai dengan kualitas dari sayuran itu sendiri.
  • Sayuran dikemas dengan baik, misalnya menggunakan styrofoam, kantong plastik, atau wrap. Dengan terlihat bersih dan rapi, bisa menarik minat konsumen untuk membeli sayuran tersebut.
  • Berikan harga sayuran dan ikan air tawar sesuai harga yang berlaku di pasaran.

Bagi Anda yang masih bingung untuk mencari usaha yang bisa dijalankan dari rumah, budidaya aquaponik ini bisa dijadikan alternatif bisnis rumahan dengan keuntungan yang menjanjikan. Dengan pemilihan model yang disesuaikan dengan luas lahan dan budget serta ditekuni dengan baik bisa menghasilkan profit yang berlipat ganda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *