Hadapi Era New Normal dengan 9 Strategi Penjualan Paling Jitu

By | November 16, 2020

Hadapi Era New Normal dengan 9 Strategi Penjualan Paling Jitu – Akibat adanya wabah pandemi Covid-19 yang menyebar di seluruh dunia membuat perilaku konsumen berubah secara drastis. Kondisi ini memunculkan era baru yang disebut sebagai era new normal.

Agar bisnis yang dijalan bisa terus bertahan, sejumlah pengusaha berusaha mencari strategi yang paling efektif. Dari sekian banyak strategi, setidaknya ada 9 strategi paling jitu yang bisa Anda terapkan. Kesembilan strategi tersebut diantaranya adalah : 

Terima Perubahan

Strategi pertama yang harus Anda lakukan adalah menerima perubahan. Dengan menerapkan strategi ini, menandakan Anda mengetahui tentang perubahan yang terjadi dan siap untuk berdampingan dengan perubahan tersebut.

Penyesuaian Diri

Strategi yang kedua setelah menerima perubahan adalah menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Hal ini tidak hanya terjadi pada produk dan pemasaran saja, melainkan menyangkut aspek lain yang mendukung pekerjaan, misalnya saja faktor kesehatan..

Untuk menghadapi era new normal, kesehatan adalah faktor utama yang harus dijaga. Caranya adalah dengan menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan, makan teratur dengan gizi seimbang, rajin berolahraga, dan sebagainya.  

Riset Konsumen

Untuk menghadapi era new normal, strategi penjualan paling jitu yang bisa Anda terapkan adalah melakukan riset konsumen yang sesuai pasar. Tujuannya adalah untuk memahami kemana arah bisnis yang dijalan akan melaju. Selain itu, hal ini diperlukan untuk mengantisipasi segala hal yang mungkin bisa terjadi.

Dengan melakukan riset konsumen, Anda akan memiliki data tentang daya beli konsumen, memahami adanya perubahan selera, dan mengetahui pendapat mereka tentang produk yang Anda miliki. Tidak hanya itu, Anda pun bisa menentukan produk, harga, pola promosi, dan lokasi bisnis Anda di masa mendatang.

Siapkan Produk dalam Bentuk Digital

Usaha yang Anda jalankan harus bisa mengimbangi perkembangan teknologi yang semakin maju. Sebab, pola perilaku konsumen cenderung berubah mengikuti perkembangan teknologi tersebut. Misalnya, lebih mengutamakan berbelanja secara online, baik melalui website, media sosial, marketplace, atau melakukan transaksi melalui aplikasi. Intinya, Anda harus siap dan fokus untuk menjual produk melalui saluran online.

Evaluasi Produk

Agar tidak kalah bersaing dengan pebisnis lainnya, Anda harus mengevaluasi kembali produk yang Anda miliki. Hal ini sangat penting bagi kelangsungan usaha yang Anda jalankan karena konsumen cenderung selektif dalam memilih produk.

Sikap konsumen yang ingin memiliki produk dengan harga terjangkau tapi berkualitas merupakan efek dari keuangan konsumen yang belum stabil. Jadi, mereka harus ekstra hati-hati dan penuh pertimbangan ketika akan memilih suatu produk.

Riset Kompetitor

Strategi penjualan berikutnya yang harus Anda lakukan selain riset konsumen adalah melakukan riset terhadap kompetitor. Hal ini diperlukan agar Anda mengetahui posisi produk Anda di mata konsumen. Metode “know your enemy” sebelum maju ke medan perang bisa jadi faktor penentu tingkat kesuksesan Anda dalam menghadapi era new normal.

Riset kompetitor ini harus berdasarkan data yang akurat dan bisa dipercaya. Sebab, dengan hasil riset tersebut bisa membuat konsumen pada akhirnya akan lebih memilih produk yang Anda tawarkan dibandingkan milik kompetitor.

Terapkan Konsep Value Lebih Besar dari Harga

Nantinya, sebagian besar konsumen cenderung lebih memperhatikan nilai yang dimiliki suatu produk pada era new normal. Para konsumen tersebut akan lebih fokus pada produk yang memiliki nilai dan fungsi untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Sedangkan keinginan untuk memiliki produk yang hanya untuk memenuhi ego gengsi semata akan cenderung terabaikan. Untuk itu, sangat disarankan kepada setiap pengusaha untuk menjual produk yang memiliki nilai dan fungsi yang tinggi sekaligus memiliki harga jual yang realistis.

Bangun Kembali Awareness Product

Untuk menghadapi era new normal, konsumen cenderung memandang seluruh produk dari perspektif netral. Dalam hal ini, strategi penjualan yang harus Anda terapkan sebagai pengusaha adalah membangun kembali awareness product Anda.

Salah satunya adalah munculnya perubahan perilaku terhadap jumlah produk yang dibeli konsumen. Saat ini, muncul tren pembelian secara berkelompok yang dilakukan untuk mengambil manfaat dari sisi efisiensi harga produk itu sendiri.

Jadi, Anda dituntut harus mampu mengakomodasi perilaku konsumen tersebut. Contohnya, adanya penawaran beli 2 gratis 1, beli 2 botol minuman dingin ukuran 1 liter gratis 1 botol minuman ukuran 300 ml, dan lain-lain.

Kerjasama Dengan Semua Pihak

Strategi terakhir yang bisa Anda terapkan dalam menghadapi era new normal adalah saling bekerjasama dan tolong menolong serta saling memahami. Sebagai seorang pengusaha, selain menjalankan bisnis, Anda pun perlu menyediakan waktu khusus untuk berinteraksi dengan keluarga. Dengan sistem kerjasama yang baik, Anda bisa tetap fokus bekerja mengembangkan bisnis yang Anda jalankan tanpa mengganggu waktu bersama keluarga.

Di masa new normal, setiap pengeluaran diperhitungkan dengan cermat oleh konsumen. Untuk itu, Anda sebagai pengusaha harus memiliki strategi penjualan yang jitu. Mulai dari menerima adanya perubahan, melakukan riset, hingga mampu bekerjasama dengan semua pihak. Dengan pemilihan strategi yang tepat diharapkan bisa lebih meningkatkan omset penjualan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *