KBM dibuka Juni 2021, Wacana atau Serius dilaksanakan?

By | March 19, 2021

KBM dibuka Juni 2021, Wacana atau Serius dilaksanakan? Semenjak adanya pandemic Covid-19 yang mewabah di Indonesia, sistem pendidikan di Indonesia berubah. Dari pembelajaran tatap muka atau sering kita sebut dengan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) menjadi pembelajaraan jarak jauh.

Pembelajaran jarak jauh ini kerap memanfaat media seperti Whatsapp, Zoom, dan beberapa lainnya. Terhitung satu tahun kegiatan belajar mengajar diubah menjadi pembelajaran jarak jauh.

Tidak hanya siswa yang mengeluh bosan. Orang tuapun banyak yang mengeluhkan sistem pembelajaran ini karena dinilai kurang efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa.

Tak sedikit orang tua yang merasa kemampuannya anaknya tak sebaik saat belajar di sekolah. Hal serupa yang terjadi yakni banyaknya orang tua yang mengeluh karena harus meluangkan waktu khusus untuk mengajar anak-anaknya agar mereka lebih faham ditengah kesibukan orang tua itu sendiri.

Angin segar seperti muncul pada Juni 2021 ini, Menteri Pendidikan Indonesia Nadiem Makarim diberitakan telah memberikan pernyataan bahwa Pembelajaran Tatap Muka atau KBM dibuka Juni 2021 isunya di Indonesia akan mulai dibuka kembali bulan Juni 2021. Jika berkaca pada Januari 2021 dimana banyak diberitakan pada bulan Januai 2021 pembelajaran tatap muka akan dibuka kembali akan tetap hingga Maret tidak ada pelaksanaan.

Maka siswa dan orang tua tidak bisa berharap banyak dengan adanya berita tersebut. Memang tidak bisa di pandang sebelah mata, Covid-19 ini hingga detik ini masih menjadi wabah dimana-dimana. Bahkan di sejumlah tempat volume korban terjangkit terus naik sehingga daerah tersebut termasuk kategori zona hitam.

Masih mewabahnya Covid-19 menjadi alasan satu-satunya digagalkannya pembelajaran tatap muka pada bulan Januari ini. Siswa serta orang tua kini hanya dapat berdoa dan berharap wabah ini segera berlalu. Jikapun wabah ini masih terjadi siswa dan orang tua terus berharap bahwa pemerintah menemukan cara yang efekif agar siswa bisa belajar secara tatap muka.

Sebagaimana di sejumlah daerah sudah ada sekolah yang melakukan kegiatan pembelajaran dengan tatap muka sekalipun hanya dalam waktu yang terbatas. Dalam pola pembelajaran yang terkesan “dipaksakan” ini sejumlah protocol kesehatan harus secara ketat dilakukan mengingat anak-anak sering kali lalai.

Mts Miftahul Ulum, salah satu sekolah yang terletak di kabupaten Malang menjadi salah satu sekolah yang mulai aktif dalam kegiatan belajar mengajar tatap muka secara terbatas. Kegiatan belajar mengajar dilakukan normal lima hari dalam seminggu akan tetapi jam pelajaran cenderung dikurangi.

Orang tua siswa yang rata-rata merupakan petani dengan penghasilan minim menjadi latar belakang diadakannya kegiatan belajar mengajar seperti ini. Rata-rata siswa tidak memiliki media pembelajaran seperti Handphone ataupun Laptop, dan jikapun ada media pembelajaran kondisi geografis sekitar sangat tidak menjangkau untuk mengakses internet. Karena jumlah siswa yang relative sedikit maka pembalajaran tatap muka ini dilakukan. Jadi isu KBM dibuka Juni 2021 masih jadi pertanyaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *