Kenali Dampak Globalisasi di Dunia Pendidikan

By | April 13, 2021

Kenali Dampak Globalisasi di Dunia Pendidikan. Di dunia pendidikan, globalisasi akan mendatangkan kemajuan yang sangat cepat, ialah timbulnya bermacam- macam sumber belajar serta merebaknya media massa, spesialnya internet serta media elektronik selaku sumber ilmu serta pusat pendidikan.

Akibat dari perihal ini yaitu guru bukan lagi salah satunya sumber ilmu pengetahuan. Perihal ini bisa kamu rasakan kalau para siswa dapat memahami pengetahuan yang belum dipahami oleh guru. Oleh sebab itu, tidak mengherankan pada masa globalisasi ini, wibawa guru khususnya serta orang tua di mata siswa merosot.

Di sisi lain, pengaruh- pengaruh pembelajaran yang meningkatkan keahlian buat mengatur diri, kesabaran, rasa tanggung jawab, solidaritas sosial, memelihara lingkungan baik sosial ataupun fisik, hormat kepada orang tua, serta rasa keberagamaan yang diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, malah terus menjadi melemah.

Sekolah wajib jadi benteng terakhir yang berfungsi membendung akibat negatif bawaan yang timbul dari teknologi data serta komunikasi yang menjamur tersebut.

Sedangkan itu, kemajuan teknologi serta perkembangan ekonomi yang terjadi juga akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun, serta kompetitif. Tetapi demikian, kompetisi tersebut juga berakibat pada aspek budaya serta nilai- nilai masyarakat.

Kesimpulannya akan melahirkan generasi yang“ kaya dalam raga namun miskin dalam rohani”, khususnya di golongan anak muda serta pelajar. Dampak dari kemajuan zaman atau globalisasi ini bisa juga kamu baca di tulisan avandaalvin.

Suatu generasi berdisiplin besar, tekun, serta pekerja keras tetapi tidak mempunyai keahlian buat mengatur diri, kesabaran, rasa tanggung jawab, solidaritas sosial, hormat kepada orang tua, serta rasa keberagamaan yang diwujud- kan dalam kehidupan bermasyarakat serta bernegara pada biasanya.

Kemerosotan wibawa orang tua, guru, serta ditambah tergerusnya nilai- nilai sosial yang ada sudah melemahkan sendi- sendi kehidupan sosial yang berfungsi penting dalam pengembangkan kemampuan siswa didik yang beriman, bertakwa, serta berakhlak mulia di tengah pertumbuhan teknologi informasi serta media sosial yang masif serta eksesif.

Perihal ini akan membawa budaya liberal, sekuler, yang jauh berbeda dengan nilai- nilai budaya luhur kita serta nilai- nilai agama. Dampaknya, pergaulan bebas, sikap menyimpang, dan praktik- praktik dekadensi moral (akhlak) yang lain tumbuh dengan cepat serta mengganggu generasi bangsa.

Tidak ada metode efisien buat menanggulangi dampak globalisasi tersebut, kecuali dengan menanamkan nilai- nilai agama yang konsekuen, paling utama dalam ukuran pengamalan akhlak tiap hari sebab iman, taqwa, akhlak itu sumbernya agama.

Pada prakteknya, ini semua memerlukan kedudukan aktif seluruh pihak: guru, orang tua, area pembelajaran, area sosial, serta pergaulan. Serta negara ataupun pemerintah harus memfasilitasinya dengan menunjang, mempromosikan, serta menampilkan intensitas dalam menghasilkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, serta bernegara yang nasionalis, religius, berintegritas, mandiri, bergotong- royong bersumber pada Pancasila.

Lagi dan lagi, guru, orangtua, masyarakat yang wajib bertanggung jawab atas semua itu secara moral! Sehingga dampak globalisasi ini bisa bersifat positif.