Sinopsis Upin Ipin Episode “Sedia Menyelamat”

By | May 23, 2021

“Sedia Menyelamat” atau Siap Menyelamatkan merupakan serial kartun Upin Ipin di musim ke 6 di episode ke 40 sampai 42. Berikut sinopsi dari serial Upin Ipin episode “Sedia Menyelamat”. Fizi mengajak teman-teman sekelasnya berkumpul di luar kelas untuk menyaksikan bagaimana dia membakar dengan memfokuskan sinar matahari pada daun dengan kaca pembesar, lalu Cikgu Melati tiba-tiba sudah ada di dekat pintu kelas dan para siswa langsung lari ke bangkunya masing-masing. Fizi lalu mengatakan dia suka bermain api. Disusul oleh yang Dzul menyampaikan pesan neneknya tentang bahaya bermain api. Tiba-tiba bel kebakaran berbunyi dan membuat panik satu kelas. Cikgu Melati mengumumkan bahwa pihak TK sedang mengadakan latihan kebakaran bagi para siswanya untuk berlatih menyelamatkan diri jika terjadi kebakaran. Cikgu Melati mencoba menenangkan semua siswanya untuk memimpin mereka keluar kelas, lalu memerintahkan Ehsan untuk tidak membawa barang, melarang Jarjit berpantun, memerintahkan Mail yang tidak peduli dengan pelatihan untuk berbaris dan memimpin Fizi keluar dari persembunyian di bawah meja guru. Cikgu Melati menyuruh mereka berbaris ke lapangan sambil menghitung, kemudian pergi menjemput Ijat yang pingsan di kelas.

Para siswa TK Tadika Mesra berkumpul di lapangan yang dihadiri oleh Kepala Sekolah dan Kepala Pemadam Kebakaran. Kepala Pemadam Kebakaran yang berkulit hitam dan berkumis mencatat sepuluh menit di stopwatch-nya lalu mengeluh karena sangat lama berkumpul di lapangannya. Kepala Pemadam Kebakaran lalu menyapa para siswa dan mengajari mereka mengenai apa yang harus dilakukan ketika menghadapi kebakaran, seperti berteriak minta tolong dan menelepon 999. Kepala Dinas Kebakaran lalu meminta siswa untuk secara sukarela memadamkan api, dan terpilihlah Ipin dan Mei Mei. Keduanya lalu mengenakan helm safety dan fire suit serta hold fire hoses. Kepala Pemadam Kebakaran mengajari semua siswa cara memadamkan api, dan menyuruh para siswa lainnya untuk menjauh dari api, kemudian mengamati arah angin sebelum menyemprotkan air ke arah api.Ipin dan Mei Mei mencoba peruntungan sebagai petugas pemadam kebakaran. Petugas Pemadam Kebakaran juga berpesan agar berhati-hati dengan lilin, obat nyamuk, setrika dan sebagainya karena hal tersebut yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran.

Kepala Pemadam Kebakaran lalu bertanya siapa yang ingin menjadi petugas pemadam kebakaran ketika mereka besar nanti. Pertanyaan tersebut diterima dengan baik, termasuk oleh Upin dan Ipin. Mei Mei lalu bertanya apakah wanita bisa bergabung menjadi petugas pemadam kebakaran. Namun, Fizi mengambil kesempatan itu untuk menggoda Mei Mei bahwa pemadam kebakaran merupakan pekerjaan yang hanya dilakukan oleh laki-laki, tiba-tiba petugas pemadam kebakaran perempuan melepas helmnya. Ipin lalu meminta izin untuk naik truk pemadam kebakaran. Permintaan tersebut disambut dengan gembira oleh Kepala Pemadam Kebakaran yang juga mengajak para siswa lainnya seperti, Ipin, Mei Mei, Jarjit, Ehsan dan Fizi untuk naik mobil pemadam kebakaran. Sesampainya di rumah, Upin Ipin mencoba berlatih sendiri, seperti yang telah diajarkan di TK. Awalnya, Ipin menutup mata dibimbing Upin untuk menguji kemampuannya menemukan jalan keluar jika asap dari api sudah tebal. Namun, hal tersebut langsung dihentikan oleh Opah yang takut akan bertabrakan dengan benda. Saat menjelaskan niat mereka kepada Opah, Upin Ipin tiba-tiba mencium bau asap dari dapur dan bergegas ke sana. Di sana, ternyata ada Kak Ros yang sedang meniup korek api yang dinyalakan , lalu Kak Ros berhasil menyuruh mereka untuk tidak bergerak.