Tertarik Dengan Penggunaan PLTS Atap, Berikut Sistem Kerja Yang Harus Diketahui

By | May 24, 2021

Kondisi perkotaan dengan gedung-gedung yang tidak terhalang oleh bayangan menjadi tempat yang cocok untuk peletakan PLTS atap. Pasalnya seperangkat alat yang diletakkan pada bagian tersebut dapat menangkap berbagai sinar matahari yang dipancarkan dengan cepat. Lantas, bagaimana sistem kerja pembangkit listrik jenis ini? Berikut ulasannya.

Mekanisme Pemasangan PLTS Atap

ESDM memang telah lama menyuarakan penggunaan pembangkit listrik tenaga surya untuk dipasang pada bagian atap. Meski demikian, pemasangan alat ini ternyata memiliki ketentuan tertentu yang telah diatur dalam Permen ESDM Nomor 49 Tahun 2018. Lazimnya mekanisme ini dihadirkan agar masyarakat dapat menggunakan pembangkit listrik jenis ini dengan maksimal.

Salah satu ketentuan yang harus dipenuhi dalam pemasangan ini adalah kapasitas maksimal yang harus dihadirkan. Pasalnya anda memerlukan 100% dari daya yang tersambung dengan pelanggan PLN. Begitu pula, pemasangan sistem PLTS atap yang dihadirkan juga harus memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO) dengan kapasitas mencapai 25 kiloWatt (KW).

Pemasangan PLTS yang dihadirkan dengan menyambungkan jaringan listrik PLN perlu dihadirkan dengan mengajukan permohonan PLTS kepada PLN distribusi atau PLN wilayah. Permen ESDM ini bahkan telah memberikan pengaturan biaya secara jelas pada setiap konsumen yang menghadirkan pemasangan pembangkit listrik tenaga surya dengan sistem on grid.

Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap

Cara kerja yang dihadirkan oleh pembangkit listrik ini pada dasarnya lebih menekankan pada penggunaan sel surya yang diletakkan pada bagian atap. Sel surya yang menutupi atap akan menyerap energi yang dihasilkan oleh cahaya matahari secara optimal. Menariknya, sistem ini akan menangkap elektron dan memprosesnya untuk memasuki pita konduktor dan material semikonduktor.

Kemudian, elektron yang memasuki bagian ini akan menjadi elektron negatif yang sering disebut dengan tipe N. Setelah itu, elektron tersebut akan diproses kembali menjadi elektron positif, sehingga alat ini dapat langsung menghadirkan arus listrik yang baik jika dihubungkan dengan beban listrik yang anda butuhkan. Meski demikian, pemrosesan pada tahapan ini tidak dilakukan dengan mudah.

Energi pada PLTS atap yang telah dialirkan tersebut akan masuk dan terproses ke dalam baterai untuk disimpan maupun dialirkan kembali. Proses ini bahkan dapat menghadirkan perubahan arus DC menjadi arus AC. Lalu, arus AC yang telah terbentuk akan disalurkan ke dalam trafo sehingga arus listrik yang dihasilkan dapat diterima baik untuk menyalakan berbagai alat elektronik yang anda miliki.

Itulah beberapa ulasan yang harus anda ketahui sebelum melakukan pemasangan PLTS jenis ini. Meski demikian, anda dapat menggunakan jenis PLTS lainnya untuk disesuaikan dengan kebutuhan listrik harian anda. Selain itu, pembelian komponen dan pemasangan alat ini sebaiknya tidak dilakukan dengan sembarangan. Anda bisa menghubungi SUN Energi untuk mendapatkan produk berkualitas.