5 Poin Penting Sebelum Memilih Investasi Tanah

Investasi adalah cara agar uang yang kita punya digunakan dengan cara mengelola dengan tujuan dikemudian hari akan mendapatkan nilai lebih tinggi dibandingkan hanya dibiarkan begitu saja. Sudah menjadi rahasia umum bahwa orang kaya salah satu mencapainya yaitu dengan berinvestasi.

Investasi ada banyak pilihannya, termasuk pula yaitu investasi properti. Investasi properti pun ada berbagai macam instrumen yang bisa Anda pilih untuk dijadikaninventasi, seperti rumah, apartemen, ruko, dll. Pada kali ini lebih fokus pembahasan pada investasi tanah.

Pada umumnya investasi properti ataupun lainnya, pada instrumen investasi tanah dapat mengalami kenaikan harga pada setiap tahunnya. Seiring dengan semakin banyak populasi masyarakat juga semakin sedikit lahan yang tersisa. Inilah keuntungan yang di dapatkan dengan investasi tanah.

Berbahagialah untuk Anda yang mungkin sudah memiliki aset berupa yang telah Anda beli sebelumnya atau tanah entah dari orang tua ataupun dari yang lainnya. Anda hanya perlu mencari mitra untuk bekerjasama dalam mengelolanya. Bagaimana dengan Anda yang belum atau ingin berinventasi tanah?

Yuk simak terlebih dahulu apa saja poin-poin yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi.

Modal yang Besar

Jika Anda menginginkan tanah yang bagus dan prospek, maka pilihlah yang dekat dengan kota atau akses menuju dengan permukiman yang ramai dapat terjangkau. Dan biaya yang Anda keluarkan untuk membeli tanah ini untuk berinvestasi besar. Beda dengan Anda membeli tanah di pedesaan atau lokasi yang aksesnya tidak mudah.

Namun keuntungannya, Anda akan mendapatkan investasi yang menjanjikan dengan adanya nilai yang Anda masukkan di tanah Anda miliki tersebut. Misalnya dengan menjadikan tempat bisnis, perkantoran, ruko, atau perkebunan yang dapat menghasilkan uang dengan adanya pemanfaatan pada tanah Anda.

Bagaimana caranya? Seperti pada Grand Andalusia Village ini, Anda dapat melakukan investasi properti dalam bentuk kavling yang setiap tahunnya Anda mendapatkan income sampai puluhan juta.

Potensi Tidak Mendapatkan Income

Yaitu apabila Anda membiarkan begitu saja tanah yang Anda miliki, tidak dikelola dengan baik sehingga tidak bisa menghasilkan income untuk Anda.

Bagaimana caranya supaya mendapatkan income dari tanah yang Anda miliki? Bangunlah ruko, parkiran, kos-kosan, atau bangunan lainnya yang berpeluang menghasilkan income untuk Anda.

Liquidity yang Kecil

Maksudnya apa? Liquidity atau sifat likuid adalah proses yang dilakukan memerlukan waktu dan proses. Mengapa kecil? Karena jika dibandingkan dengan emas yang dicairkan ke dalam bentuk uang cenderung lebih cepat, sedangkan investasi tanah perlu waktu yang lebih lama.

Oleh karena itu, jika Anda membutuhkan uang dalam jangka dekat atau cepat, jangan investasi tanah untuk menginginkan pencairan uang tersebut.

Pengeluaran yang Dapat Menguras Anda

Apabila tanah yang Anda miliki hanya di diamkan dalam waktu lama, berhati-hatilah hal tersebut dapat menguras kantong Anda.

Penyebabnya adalah seperti adanya biaya penjagaan tanah, pajak yang besar, dll. Pasalnya tanah seringkali mengalami kecurangan dalam patok tanah yang membatasi lingkup tanah Anda miliki.

Seperti misalnya ada orang yang merubah patok tanah Anda, kemudian orang tersebut mengakuisi sebagian tanah Anda, dan menjadikan tanah tersebut menjadi bangunan atau infrastruktur lainnya yang berpindah tangan kepemilikan, dapat membuat Anda Panjang dalam urusan tersebut. Bahkan bisa Anda menjadi pihak yang mengalami kerugian dengan kalahnya Anda dalam peradilan.

Lokasi Tanah Mempengaruhi Daya Jualnya

Apabila lokasi tanah Anda dalam medan yang sering dilanda bencana seperti banjir, maka harga jualnya bisa murah, bukan justru meningkat. Ini pengaruhnya dalam capital gain yang Anda dapatkan dengan menjual kembali tanah tersebut.

Itulah 5 poin pertimbangan yang perlu Anda piker matang, sebab apapun keputusan yang Anda pilih menentukan Anda di masa yang akan dating.

Sekian, semoga bermanfaat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *