Fakta tentang Gorilla dan Macan Tutul Terlangka di Dunia

Pada artikel ini akan membahas gorilla dan macan tutul yang paling sulit ditemukan di bumi ini sekaligus satu hewan lainnya juga yang juga langka. Baca juga referensi yang biasa menjadi kutipan kami, blogburung.com. Anda akan dapat ilmu dan wawasan baru bila mau dan rajin membaca artikel-artikel di dalamnya.

Gorilla Sungai Cross

Gorilla ini diperkirakan memiliki populasi hanya kurang dari 250 ekor di alam liar. Banyak ditemukan di bukit dan daerah pegunungan berhutan di wilayah perbatasan Kamerun-Nigeria di hulu Sungai Cross yang berada di Nigeria. Gorilla ini terancam punah.

Gorilla ini adalah spesies yang sangat rentan dan semakin sedikit populasinya. Dari semua Gorilla yang ada, Gorilla jenis inilah yang sangat terancam punah. Sejak tahun 1907 ada indikasi Gorilla ini akan terancam punah namun banyak orang abai akan hal ini. Pada tahun 1987 Gorilla ini memiliki populasi yang tergolong sangat rendah.

Gorilla ini terancam punah dikarenakan ulah manusia yaitu, para manusia memusnahkan habitat aslinya. Manusia menebang pohon sembarangan, merusak hutan dan jadilah Gorilla ini kehilangan tempat tinggalnya. Gorilla ini juga sering diburu oleh penduduk setempat untuk dijadikan makanan karena para pemburu mengincar daging dari hewan ini. Oleh karena itu, gorilla ini sangat takut dengan manusia.

Ada fakta menarik tentang gorilla ini, mereka hidup dalam kelompok-kelompok kecil, jarang mereka hidup dan berukumpul dalam jumlah besar. Mereka tersebar diberbagai daerah namun jarang-jarang. Oleh karena itu, tidak heran banyak Gorilla yang kawin sedarah dan menyebabkan tidak beragamnya genetik.

Macan Tutul Amur

Macan Tutul Amur memiliki populasi yang sangat rendah yaitu hanya 170 sampai 180 yang berada di penangkaran. Macan ini banyak ditemukan di daerah Primorye di tenggara Rusia dan Cina Utara.

Macan Tutul Amur adalah spesies kucing besar yang paling mengalami penurunan jumlah di dunia. Hanya ada kurang dari 100 dan tepatnya 84 di alam liar. Namun, Macan Tutul Amur memiliki rentang hidup yang relatif lama, mereka bisa hidup sekitar 10 sampai 15 tahun lamanya di alam liar dan bisa hingga 20 tahun lebih ketika tinggal di penangkaran.

Mereka terancam punah karena banyaknya perburuan liat oleh manusia, dan juga banyak manusia yang merusak habitat aslinya hanya untuk keuntungan bisnisnya semata. Mereka juga sering memiliki konflik dengan manusia yang menyebabkan banyak dibunuh. Macan ini juga kebanyakan melakukan kawin sedarah yang menyebabkan keturunan mereka lebih lemah dan akan lebih lemah lagi.

Info yang harus kamu dari macan ini ialah tutul atau bintik yang ada di macan ini lebih besar dan lebih luas jarak-jaraknya daripada tutul yang ada di macan tutul yang biasa.

Saola

Saola memiliki populasi yang diperkirakan hanya berkisar 25 hingga 700 namun yang banyak dipercayai hanya benar-benar kurang dari 250. Saola banyak ditemukan di sekitar Annamite Vietnam dan Laos. Saola memiliki status sangat sangat terancam punah.

Saola adalah hewan yang sangat misterius dan sangat indah serta sangat jarang ditemukan, sehingga banyak orang yang menujulukinya “Unicorn Asia”. Sangat sedikit informasi tentang hewan ini, bagaimana kehidupannya sampai jumlah perkiraan populasinya pun susah diprediksi.

Mayat Saola ditemukan pertama kali pada tahun 1992 di alam liar. Banyak peneliti yang mau melakukan dan memasukan mereka ke penangkaran, tetapi mereka tidak dapat bertahan lama di penangkaran jadi memang mereka hanya bisa hidup di alamt liar.

Ada sebagian informasi mengenai Saola, ada peneliti bernama Willian G. Robichaud yang berhasil menjaga Saola selama 15 hari dan kemudian mereka mati. Menurut penelitan tersebut, Saola tidak takut pada manusia, namun mereka takut dengan anjing.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *