Skip to content

My Journey Posts

5 Cara Efektif Untuk Membangkitkan Semangat Hidup

Di dalam hidup manusia pasti banyak sekali ditemukan kehidupan yang beraneka ragam, seperti adanya suka dan duka. Ketika hidup seseorang terasa bahagia maka disitulah letak kebahagiaan hidup.

Namun apabila seseorang merasakan kepahitan dalam hidup, kegagalan, hingga putus asah, maka tidak sedikit dari kebanyakan orang untuk menyerah atas hidupnya. Tentu ini bukanlah hal yang seharusnya dilakukan. Untuk itu perlu cara yang efektif untuk membangkitkan semangat hidup agar senantiasa bahagia. Berikut penjelasannya:

1. Senantiasa Bersyukur

Bersyukur menjadi kekuatan yang paling utama di setiap keadaan. Karena dengan bersyukur, hati serta pikiran mendorong siapapun untuk selalu berfikir positif. Pasti masing-masing pribadi memiliki keyakinan dan harapan dalam hidup.

Dan sebuah masalah yang terjadi pasti memiliki hikmah tersendiri. Hikmah tersebut justru membuat siapapun menjadi kuat. Untuk itu perbanyak bersyukur karena akan membuat hati siapapun senantiasa tenang.

2. Senantiasa Memaafkan

Cara lain untuk membangkitkan semangat hidup adalah dengan senantiasa memaafkan, baik memaafkan kesalahan diri sendiri maupun orang lain. Tidak sedikit dari masalah itu berasal dari diri manusia. Untuk itu sebelum menyalahkan keadaan orang lain atas  masalah yang terjadi, terlebih dahulu mengintrospeksi diri sendiri. Hal ini akan memberikan pengaruh terhadap hati dan pikiran untuk selalu bersabar dan semakin kuat menjalani kehidupan.

3. Belajar dari Pengalaman

Salah satu masalah dalam hidup hingga berujung putus asah, pasti dari pengalaman yang terjadi. Banyak orang mengeluh dan menganggap sial ketika bertemu dengan hal-hal yang tidak diinginkan. Padahal apabila pada diri manusia ingin memahami suatu masalah, dengan melihat adanya hikmah di baliknya, pasti akan menganggap semuanya pembelajaran. Untuk itu penting sekali belajar dari pengalaman, karena guru terbaik adalah pengalaman hidup.

4. Overthinking

Terlalu memikirkan sesuatu atau overthinking menjadi salah satu kebiasaan hidup yang buruk. Karena, dengan memikirkan suatu masalah maka hidup senantiasa tidak bahagia. Maka, berhenti untuk memikirkan sebuah masalah yang pernah hadir dalam hidup. Salah satu cara untuk mengatasi ini yaitu dengan berfikir seperlunya. Maksudnya memberikan makna terhadap masalah yang pernah terjadi. Dengan ini penyakit stress dapat dihindari.

5. Memiliki Waktu Sendiri

Memiliki waktu sendiri terbilang sangat efektif untuk membangkitkan semangat hidup. Karena masing-masing orang ketika sedang dilanda masalah pasti membutuhkan waktu sendiri. Karena dengan sendiri, hati dan pikiran menjadi terpecah sehingga semangat akan tumbuh dengan sendirinya. Merenungi sebuah kejadian dan memikirkan jalan keluarnya.

Itulah beberapa cara yang efektif untuk membangkitkan semangat hidup agar senantiasa bahagia. Karena kebahagiaan hanya bisa dicapai oleh diri masing-masing. Seperti filosofi kopi dimana selalu ada kenikmatan disetiap pahitnya biji kopi, sehingga kita harus pandai-pandai mengambil hikmah di setiap keadaan yang sudah terjadi dan selalu berpikiran positif. Dan memahami diri sendiri untuk selalu bangkit di setiap masalah itu penting agar kesedihan tidak selalu tinggal di kehidupan sekarang.

Leave a Comment

KENAL DEKAT DENGAN PRODI BARU UNS // D4 DEMOGRAFI DAN PENCATATAN SIPIL

Program studi D-4 Demografi dan Pencatatan Sipil merupakan satu-satunya program studi yang ada di Indonesia. Program studi ini menekankan 60% praktek dan 40% teori. Mahasiswa program studi ini akan belajar mengenai demografi dan pencatatan sipil, hukum, serta mata kuliah umum seperti Bahasa Indoensia, Bahasa Inggris, dan Kewarganegaraan pada awal semester. Selain itu mahasiswa D-4 Program Studi Demografi dan Pencatatan Sipil UNS juga diajar langusng oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.  Untuk angkatan pertama mahasiswa yang di terima sebanyak 141 mahasiswa dari 700 pendaftar.


Sekarang ini kegiatan pencatatan sipil sangat digunakan untuk semua kalangan masyarakat dari bayi yang baru saja lahir sampai orang meninggal membutuhkan catatan sipil untuk mengurus surat-surat yang diperlukan. Adapun fungsi dari catatan sipil antara lain : 

1.      Menentukan status hukum seseorang 

2.      Menjadi atal bukti dalam persidangan 

3.      Memberi kepastian hukum 

4.      Menghimpun tertib administrasi kependudukan 

5.      Menjadi data dalam perencanaan pembangunan 

6.      Mengawasi dan mengadili orang asing yang datang ke Indonesia

Visi Keilmuan Program Studi

Menjadikan program D-4 Studi Demografi dan Pencatatan Sipil sebagai penyelenggaraan pendidikan terapan di bidang pencatatan sipil guna memenuhi kebutuhan aparatur yang professional dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Misi Keilmuan Program Studi

1.      Menyelenggarakan pendidikan tinggi terapan program D-4 Studi Demograsi dan Pencatatapan Sipil yang menghasilkan lulusan sebagai sarjana sains hukum terapan pencatatan sipil yang professional dan berdedikasi, bermartabat, dan mampu bersaing ditingkat nasional maupun internasional.

2.      Menyelenggarakan sistem pengelolaan organisasi lembaga pendidikan tinggi terapan program D-4 Studi Demograsi dan Pencatatapan Sipil berdasarkan nilai-nilai luhur Pancasila dan asas-asas umum pemerintahan yang baik.

3.      Mengembangkan sikap profesionalisme yang berdedikasi tinggi dalam rangka meningkatkan kuliatas sumber daya manusia yang mampu memberikan pelayanan prima pencatatan sipil kepada masyarkat melalui pengkajian dan penelitian mendalam berkaitan dengan masalah pencatatan sipil sera permasalahan kehidupan masyarakat pada umumnya.

4.      Membangun budaya kepedulian sosial melalui pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial dalam upaya menciptakan kesejahteraan sosial.

Kegiatan pencatatan sipil adalah kegiatan pencatatan peristiwa penting yang dialami oleh seseorang dalam register pencatatan sipil. Kegiatan ini sangat penting bagi warga Negara dan juga bagi Negara untuk menentukan status pribadi dan status hukum atas setiap peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami oleh seorang warga Negara Indonesia.

Kegiatan pencatatan sipil meliputi pencatatan kelahiran, kematian, perkawinan, perceraian, dan pencatatan sipil lainnya. Begitu banyaknya kewajiban masyarakat dalam hal pencatatan sipil, namun tidak semuanya dipahami oleh masyarakat, baik dalam hal prosedurnya, persyaratannya, ataupun peraturannya. Padahal dalam Undang-Undang Nomor 24 tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomer 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan mengatur bahwa kegiatan pencatatan sipil berfungsi untuk pelayanan publik dan pembangunan sector lain.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil adalah istansi pemerintah yang berwenang untuk menangani pencatatan sipil, oleh sebab itu Program Studi Diploma 4 Studi Demografi dan Pencatan Sipil Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta dalam pelaksanaan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu kegiatan Pengabdian pada Masyarakat  ini bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencaatan Sipil wilayah Soloraya yaitu kota Surakarta, kabupaten Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Klaten, Sragen, Wonogiri, . Dengan adanya kegiatan Pengabdian pada Masyarakat kerja sama antara Program Studi Diploma 4 Studi Demografi dan Pencatatan Sipil Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta dengan Dinas Kependudukan Catatan Sipil se wilayah Solo Raya ini diharapkan agar masyarakat mendapatkan pemahaman terkait masalah kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait masalah kependudukan  yang antara lain  meliputi Sistem Administrasi Kependudukan, Dokumen pencatatan sipil yang menjadi kewajibannya.

Arti pentingnya Dokumen Kependudukan dan Pencatatan Sipil di seluruh dunia. SDM dibidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil sangat dibutuhkan, Prodi Studi Demografi dan Pencatatan Sipil FH UNS, prodi baru satu-satunya di Indonesia dan tingkat Dunia juga masih sedikit antara lain ada di Jerman, Inggris dan Belanda. Dan juga memperkuat pemahaman mahasiswa D4 mengenai arti penting Dokumen Kependudukan bagi setiap orang sebagai warga Negara di seluruh Dunia. Memperkuat pemahaman mahasiswa dan memberikan motivasi hal-hal yang dapat dilakukan setelah lulus sebagai Sarjana Terapan menjadi Aparatur Sipil Negara yang profesional dan kompeten bidang Demografi dan Pencatatan Sipil 

Program studi Demografi dan Pencatatan Sipil adalah sebuah program studi yang mempelajari mengenai ilmu-ilmu kependudukan dan administrasinya. Kegiatan pencatatan sipil adalah kegiatan pencatatan peristiwa penting yang dialami oleh seseorang dalam register pencatatan sipil. Kegiatan ini sangat penting bagi warga Negara dan juga bagi Negara untuk menentukan status pribadi dan status hukum atas setiap peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami oleh seorang Warga Negara Indonesia. Kegiatan pencatatan sipil meliputi pencatatan kelahiran, kematian, perkawinan, perceraian, dan pencatatan sipil lainnya. Begitu banyaknya kewajiban masyarakat dalam hal pencatatan sipil, namun tidak semuanya dipahami oleh masyarakat, baik dalam hal prosedurnya, persyaratannya, ataupun peraturannya. Maka itu, program studi yang berada di bawah Fakultas Hukum ini hadir untuk mencetak lulusan yang memiliki pemahaman mendalam mengenai ilmu kependudukan dan khususnya pencatatan sipil, agar mereka bisa mensosialisasikan hal ini lebih luas kepada masyarakat.

Program studi ini cocok untuk kamu yang senang memperhatikan dinamika kependudukan Indonesia dan memiliki keinginan untuk mempelajari administrasi pencatatan sipil. Kemampuan menganalisis dan minat di bidang administratif yang besar sangat dibutuhkan jika kamu memilih program studi ini. Dan lagi, Prodi Demografi dan Pencatatan Sipil baru ada satu lho di Indonesia, tepatnya di Universitas Negeri Sebelas Maret dengan jenjang Diploma IV. Permintaan dunia kerja akan sarjana di bidang demografi dan pencatatan sipil cukup tinggi. Di Kementerian Dalam Negeri serta pemerintah daerah saja tingkat kebutuhannya mencapai 3.000 orang.

Leave a Comment