Skip to content

Pandemi COVID-19 dan Pengaruhnya Pada Hak Asasi Manusia

Kamu pasti tidak sadar bahwa Pandemi COVID-19 yang hingga kini belum usai rupanya berpengaruh pada Hak Asasi Manusia (HAM). Faktanya, banyak sekali loh dampak yang tidak disadari telah terjadi selama wabah global ini. Bagaimana bisa penyebaran virus SARS COV-2 ini bisa sampai menyentuh HAM dan seperti apa efek yang dimaksud?

Perjalanan Pandemi COVID – 19 Hingga Memengaruhi HAM

Sebagaimana virus MERS yang sempat mewabah beberapa tahun silam, COVID-19 juga bukan sesuatu yang terprediksi.

Namun, sempat disebut sebagai virus yang bisa ditaklukkan, faktanya penyebarannya justru semakin masif. Ketidaksiapan, ketidaktahuan, dan ketidaksigapan menjadi penyebab dari situasi yang kini melumpuhkan berbagai sektor tersebut.

Tidak banyak yang memahami bahwa hal itu lantas memunculkan kondisi pelanggaran HAM di berbagai penjuru dunia.

Dimulai dari aktivitas yang tidak bisa berjalan normal hingga produktivitas menurun, kemudian berimbas pada stabilitas ekonomi, serta gunjang ganjing politik yang tidak kalah memanas. Apa saja tepatnya hak-hak asasi yang telah terdampak?

Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Akibat Pandemi COVID-19

Pelanggaran hak asasi manusia selama wabah global berlangsung ini sebenarnya sangat umum kamu temui, namun sedikit yang menyadarinya sebagai ‘kondisi yang salah’.

  1. Hak atas kesehatan di mana para tenaga medis di seluruh dunia menghadapi kondisi sulit menangani pasien tanpa APD yang memadai. Selain itu, hak jaminan kesehatan kelompok rentan seperti lansia, bayi, anak-anak juga tidak terpenuhi.
  2. Hak atas informasi di mana seharusnya masyarakat global berhak memperoleh berita terkait pandemi lebih cepat agar pencegahan dan penanggulangan dapat cepat dilakukan.
  3. Hak atas privadi yang mana para pasien COVID-19 justru kerap diekspos identitasnya oleh media. Padahal, tindakan tersebut jelas merusak kode etik kesehatan.
  4. Hak atas kesehatan di mana banyak orang di berbagai penjuru dunia diberhentikan sepihak atau dipotong gajinya agar perusahaan atau employer dapat survive selama pandemi.

Jelas bahwa wabah COVID-19 ini bukan sesuatu yang bisa diremehkan karena dampak pelanggaran serius terkait hak asasi manusia yang telah ditimbulkan.

Semoga pandemi segera berakhir sepenuhnya sehingga kondisi dunia lekas pulih seperti sedia kala. Tetap patuhi protokol kesehatan seperti memakai masker wajah dan protokol kesehatan lainnya selama era new normal agar situasi cepat membaik, ya!

Published inUmum

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *