Kominfo menjanjikan internet berkecepatan tinggi setelah peralihan ke televisi digital selesai

By | 04/12/2022

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) saat ini tengah menggalakkan proses migrasi penyiaran televisi terestrial dari analog ke digital. Setelah transisi ke televisi digital selesai, Kominfo menargetkan untuk mewujudkan internet berkecepatan tinggi di Indonesia.

Kominfo menjanjikan internet berkecepatan tinggi setelah peralihan ke televisi digital selesai

Hal itu disampaikan Kominfo setelah melihat akan ada alokasi spektrum frekuensi untuk internet cepat setelah migrasi transmisi televisi terestrial dari analog ke digital selesai.

Baca juga:

  • Migrasi siaran TV digital akan dimulai pada April 2022
  • Cek daftar set-top box yang mendukung siaran TV digital di Indonesia
  • Cara memeriksa apakah sinyal TV digital tersedia di wilayah Anda atau tidak
  • Set Top Box Digital TV bukan Android TV box, jangan salah paham

“Pita frekuensi 700MHz merupakan pita frekuensi emas untuk peningkatan internet broadband,” kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Usman Kansong dalam webinar kompetisi strategi pemerintah di layar kaca, Rabu (29/9/2021). .

Pita frekuensi 700 MHz saat ini digunakan seluruhnya untuk transmisi televisi terestrial analog dan menempati bandwidth 328 MHz.

Setelah televisi terestrial analog dihentikan atau dimatikan

, akan ada dividen digital sebesar 112MHz berkat peningkatan efisiensi pada televisi terestrial digital.

Untuk siaran analog, jika satu frekuensi digunakan untuk satu siaran TV, maka untuk siaran digital satu frekuensi dapat digunakan hingga 12 siaran TV. Kominfo akan mengalokasikan broadband 98MHz dalam spektrum frekuensi 700MHz untuk meningkatkan internet broadband.

Dengan meningkatnya kebutuhan internet, pemerintah menargetkan pemerataan jaringan seluler, salah satunya melalui Digital Broadcasting atau ASO.
Didukung oleh GliaStudio
Ilustrasi TV. (pixabay)
Ilustrasi TV. (pixabay)

Menurut Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo, hanya 49,33 persen wilayah di Indonesia yang terjangkau jaringan 4G dan 44,35 persen jaringan 3G.

Saat ini terdapat 68,54 wilayah di Indonesia yang telah menerima jaringan

2G. Khusus di daerah perbatasan, daerah terluar dan daerah tertinggal (3T), terdapat 9.113 desa dan kecamatan yang belum terjangkau 4G.

“Untuk mengatasinya, pemerintah menggalakkan penghentian siaran TV analog atau analog switch off (ASO) dan menggalakkan digitalisasi siaran TV,” kata Usman.

Pemerintah baru-baru ini mengumumkan perubahan level shutdown analog, yang semula lima level dari tahun ini menjadi hanya tiga level dari tahun depan.

ASO tahap pertama berlangsung paling lambat 30 April 2022, tahap kedua paling lambat 25 Agustus 2022 dan tahap terakhir paling lambat 2 November 2022. Saat ini, beberapa stasiun televisi mengudara secara serentak atau analog dan digital. program secara bersamaan.

Kita tunggu saja setelah migrasi ke televisi digital selesai, internet cepat akan terwujud di Indonesia seperti yang dijanjikan Kominfo.

Baca Juga :

score808