“Agenda Mendesak Bangsa-Selamatkan Indonesia!”

Resensi Buku Mohammad Amien Rais

“Agenda Mendesak Bangsa-Selamatkan Indonesia!”

Didalam buku Selamatkan Indonesia Amin Rais menguak masalah bangsa Indonesia yang seringkali bergejolak di pikiran kita adalah mengapa bangsa ini terus saja miskin, terbelakang dan tercecer dalam derap kemajuan bangsa-bangsa lain. Penulis merupakan seorang akademisi, cendikiawan, agamawan, serta politisi yang mempunyai kiprah besar dalam perjalanan bangsa ini.

Bahwa Indonesia telah berada di tengah pusaran globalisasi. Sejak dahulu kala globalisasi telah merasuk ke dalam tatanan kehidupan di Indonesia. Di dalam buku ini pula, Amien Rais menceritakan fakta-fakta mengenai keadaan Indonesia yang mengecewakan, yaitu mengenai mengapa negara kita terus saja miskin, terbelakang, dan tercecer dalam derap kemajuan bangsa-bangsa lain. Bahkan Amien Rais mengistilahkan bangsa dan pemerintahan kita seperti pemilik rumah di pinggir jalan yang mempunyai obsesi aneh yaitu bagaimana pagar rumah tersebut terlihat selalu bersih, mengkilat, dan tidak boleh berdebu, adalah tampak muka rumah yang paling penting, tidak peduli dengan isi dan yang lainnya. Sehingga ketika perabotan rumah dicuri orang di depan mata si pemilik rumah, ia tidak peduli dan mungkin hanya bisa tersenyum getir. Kira-kira kontradiksi dan ironi seperti itu yang sedang menimpa bangsa kita. Inilah yang seperti dikatakan oleh Amien Rais, mental-mental inlander, yang telah kehilangan semangat dan kepercayaan dirinya. Jelas bahwasanya Belanda telah menjajah negara kita selama 3,5 abad, terang saja mentalitas Indonesia menjadi mentalitas orang yang terjajah. Kita segera ingat bahwa pada awal abad 17, VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie) mulai menjajah kita dan diteruskan oleh pemerintah Belanda sampai menjelang berakhirnya Perang Dunia II. Bahkan Belanda berusaha kembali menduduki Indonesia pada tahun 1947 dan 1949.

Amien Rais yang memberikan fakta-fakta kepada kita bahwa Indonesia sebagai negara berkembang telah kehilangan kepercayaaan dirinya dan juga kehormatannya. Kita selalu tunduk dan manggut-manggut saja kepada Amerika Serikat yang notabene memang menginginkan dan memelihara keadaan seperti itu. Indonesia yang kita cintai itu, dewasa ini telah menjadi subordinat dari jaringan korporatokrasi internasional yang dahsyat itu. Bisa dilihat, bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah gagal membawa Indonesia lepas dari cengkraman asing, tidak seperti negara-negara berkembang lain, contohnya saja Malaysia. Sumber daya alam kita yang menggiurkan itu seharusnya kita jaga, lestarikan, dan kita olah sendiri. Dengan mengolah sendiri sumber daya alam itu, khususnya sumber daya alam migas, bukan hanya kita mendapatkan utuh penghasilan dari sumber migas dan non-migas, tetapi juga kita dapat mulai mengembangkan sayap tenaga-tenaga ahli dalam negeri, yang saya yakin, mereka mampu bersaing dengan tenaga-tenaga ahli dari luar negeri, dengan begitu juga, para generasi penerus bangsa tidak hanya bisa menikmati SDA kita sendiri, tetapi kemampuannya juga dapat terasah karena diberi kesempatan untuk mengolah SDA migas.

Selanjutnya terjadi dalam tubuh pemerintahan SBY-JK mengindikasikan broken goverment pada tubuh pemerintahan saat ini. Oleh karena itu, penulis memberikan gagasan untuk menyelamatkan bangsa dari kondisi yang semakin terpuruk. Pertama, secepatnya perlu ada pemimpin alternatif yang bebas dan independen, berwawasan nasional dan internasional, serta diisi oleh kaum muda. Atau dengan kata lain, ”Saatnya Kaum Muda Memimpin Indonesia.” Kedua, pemerintah sudah seharusnya berani bertindak untuk melepaskan diri dari kekuatan korporasi asing dan membangun hubungan dengan negara-negara lainnya sebagai partner, bukan sebagai budak.Harapan penulis untuk Indonesia kedepan yaitu mari kita bersama-sama membangun Indonesia kembali menyerukan perubahan bangsa ini menjadi bangsa yang lebih mandiri lebih baik dan bebas dari cengkeraman asing. Khususnya untuk para generasi muda yang memiliki wawasan luas berpikir kritis memikirkan nasib bangsanya kelak dengan mengisi hal-hal dengan kegiatan positif. Mungkin dengan cara-cara diatas Indonesia dapat diselamatkan dan terselamatkan dari berbagai aral melintang bangsa penjajah selagi kita masyarakat bersatu padu . Indonesia Bisa! Indonesia Bisa! Indonesia Jaya! Indonesia Jaya!

Paradigma Mahasiswa dalam Kehidupan Nyata

Hay wasap semua.. sekarang aku mau bahas tentang Paradima Mahasiswa..apasih itu yaitu Paradigma dalam disiplin intelektual adalah cara pandang seseorang terhadap diri dan lingkungannya yang akan mempengaruhinya dalam berpikir (kognitif), bersikap (afektif), dan bertingkah laku (konatif). Paradigma juga dapat berarti seperangkat asumsi, konsep, nilai, dan praktik yang di terapkan dalam memandang realitas dalam sebuah komunitas yang sama, khususnya, dalam disiplin intelektual.

Mahasiswa adalah agen perubahan, mahasiswa adalah kaum intelektual yang memiliki ilmu yang tinggi. Terlepas dari itu semua bagi saya mahasiswa itu adalah unit bagian dari masyarakat yang harus memberikan kebermanfaatan untuk masyarakat dengan berbagai karyanya. Mahasiswa lahir dari masyarakat dan sudah sepatutnya mahasiswa berperan aktif di dalam membela kepentingan masyarakat untuk kemajuan bangsa ini. Mahasiswa tidak sepatutnya hanya sekadar menuntut ilmu dan mencari IP setinggi-tingginya tetapi melupakan perannya yang signifikan dalam membangun bangsa ini. Aktivitas yang dilakukan mahasiswa seyogyanya tidak hanya belajar memahami mata kuliah yang diajarkan dosen dan mengerjakan tugas kuliah tetapi mahasiswa harus berkontribusi nyata dalam membela kebutuhan rakyat. Karena mahasiswa adalah salah satu unsur terpenting dalam pembangunan bangsa.
Ada empat peran yang harus dipikul oleh mahasiwa. Keempat peran ini adalah peran yang ideal dan seharusnya dimiliki oleh mahasiswa. Keempat peran itu, adalah:
1. Agent of change
Mahasiswa berperan di dalam melakukan perubahan terhadap kondisi bangsa. Saat ini bangsa kita sedang mengalami kondisi terpuruk. Dari segi ekonomi kita melihat masih banyak rakyat Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan. Kesenjangan antara si Kaya dan si Miskin sangat jelas sekali terlihat. Yang kaya sibuk memperkaya diri sendiri sementara yang miskin harus berjuang keras untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka. Dari segi politik, kita melihat banyak pejabat yang melakukan korupsi. Mereka sibuk untuk memperkaya diri sendiri dan melupakan amanahnya untuk mensejahterakan rakyat. Bagaimana ingin menyejahterakan rakyat sementara uang rakyat saja mereka curi. Untuk itu mahasiswa sebagai agent of change diharapkan dapat membuat perubahan terhadap bangsa ini.
2. Iron Stock
Iron stock merupakan peranan mahasiswa yang tidak kalah penting, dengan idealisme yang dimilikinya membuat mahasiswa menjadi tangguh untuk menggantikan generasi-generasi sebelumnya. Mahasiwa adalah aset yang penting di dalam melakukan pergerakan dan perubahan. Tentunya di dalam menjalankan peran ini mahasiswa harus memiliki skill yang di dapat dari pengalaman organisasi di kampus dan mahasiswa harus memiliki akhlak mulia agar ilmu yang ia dapat dapat dipergunakan untuk melakukan hal-hal yang baik.
3. Social control
Mahasiswa berperan dalam melakukan kontrol ketika melihat adanya gejala yang tidak beres di tengah-tengah masyarakat. Mahasiswa yang akan mengontrol perilaku pemerintah yang bertentangan dengan Undang-undang dan merugikan masyarakat. Kontrol yang dilakukan oleh mahasiswa bisa saja dalam bentuk demonstrasi. Selama ini orang berpandangan negatif terhadap mahasiswa yang melakukan demo. Padahal demo yang dilakukan oleh mahasiswa itu hanya semata-mata untuk membela kepentingan rakyat. Siapa lagi yang akan membela dan menjadi garda terdepan dalam pergerakan untuk rakyat kalau bukan mahasiswa yang notabene juga berasal dari rakyat. Selain dengan demonstrasi, mahasiswa juga dapat melakukan kontrol sosialnya dengan jalan diskusi dan melakukan kajian. Namun cara seperti apa yang tepat untuk melakukan kontrol sosial, itu dikembalikan kepada diri masing-masing mahasiswa.
4. Moral Force
Mahasiswa dituntut untuk memiliki akhlak yang baik, karena mahasiswa berperan sebagai teladan di tengah-tengah masyarakat. Segala tingkah laku mahasiswa akan diamati dan dinilai oleh masyarakat. Untuk itu mahasiswa harus pandai menempatkan diri dan hidup berdampingan di tengah-tengah masyarakat.
Itulah keempat peran yang ideal dan seyogyanya harus dilakukan oleh mahasiswa. Implementasi dari peran tersebut dapat terwujud apabila mahasiswa memahami dan menjalani nilai-nilai yang terkandung di dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Pendidikan diperlukan agar mahasiswa memiliki intelektual dan wawasan yang luas sehingga membantu di dalam proses berpikir untuk mencari solusi terhadap berbagai persoalan. Penelitian diperlukan untuk menghasilkan sebuah karya yang berguna bagi masyarakat dengan landasan research agar karya tersebut tepat sasaran. Pengabdian masyarakat diperlukan agar ilmu yang didapat oleh mahasiswa tidak disimpan untuk dirinya sendiri tetapi berusaha agar masyarakat juga merasakan manfaat dari ilmu yang dimiliki oleh mahasiswa.
Jika diibaratkan dalam perhitungan fisika ialah :
V = X x t
Ket.
X : (jarak) pergerakan posisi mahasiswa
t : waktu
jadi, maksutnya (kecepatan) kemampuan pergerakan mahasiswa untuk menuju posisi yang lebih baik terhadap waktu.
F = m x a
m : (massa) jumlah / banyak massa yang dibawa
a : (percepatan) dimana terjadinya sebuah integrasi yang besar.
Jadi, maksutnya gaya/kemampuan yang ditimbulkan dari aksi yang ditimbulkan.
Sekarang kita berbicara membahas aksi yah..pasti seorang mahasiswa tak lepas dengan istilah aksi yaitu sebuah gerakan protes yang dilakukan sekumpulan orang di hadapan umum. Unjuk rasa biasanya dilakukan untuk menyatakan pendapat kelompok tersebut atau penentang kebijakan yang dilaksanakan suatu pihak atau dapat pula dilakukan sebagai sebuah upaya penekanan secara politik oleh kepentingan kelompok. Kalau menurut aku tujuan aksi yaitu mengejar sebuah angan atau cita-cita yang seharusnya. Ideology penting aksi yaitu aksi tidak akan terjadi tanpa dasar pemikiran yang baik dan pastinya pemikiran itu terjadi atas dasar pengetahuan. Pengetahuan diperoleh dari membaca, bukan hanya dalam konteks buku/media tertulis saja tetapi mahasiswa yang bisa membaca situasi dan kondisi akan lingkungan sekitar.
Betapa pentingnya peran mahasiswa untuk membangun bangsa ini ke arah yang lebih baik. Untuk itu kita sebagai mahasiswa diharapkan tidak hanya sekedar belajar mencari IP setinggi-tingginya namun kita juga harus berkontribusi nyata di tengah-tengah masyarakat. Karena mahasiswa adalah salah satu unsur terpenting dalam pembangunan bangsa.
Hidup Mahasiswa ! Kami Generasi Penerus Merah Putih !

MELATIH JIWA KEWIRAUSAHAAN

Nah .. sesusai temanya kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru atau kreatif dan berbeda (inovatif) yang bermanfaat dalam memberikan nilai lebih. Berwirausaha tidak hanya dikalangan orang yang sudah memiliki banyak modal tetapi bisa dengan modal yang sedikit kita sudah bisa melakukannya sehingga cocok untuk para pemula remaja misalnya : anak sekolah atau mahasiswa. Karena berwirausaha harus ditanamkan sejak dini karena demi kemajuan bangsa Indonesia agar tidak melulu bergantung pada sebuah perusahaan ataupun pabrik yang ada.
Ciri ciri Wirausaha
Seseorang dikatakan wirausaha sudah tentu memenuhi definisi wirausaha itu sendiri, untuk lebih jelasnya silahkan dibaca ciri ciri wirausaha dibawah ini:
1. Memiliki keberanian mempunyai daya kreasi
Seorang wirausaha haruslah memiliki keberanian dalam memiliki daya kreasi atau tidak takut untuk bermimpi dan merencanakan. Segala ketakutan akan sia sia dalam bermimpi dan berencana haruslah dihilangkan. Setidaknya harus diingat STOP (Stop “berhenti, Think “berpikir”, Observation “Observasi” dan Plan “rencana”) apabila terjadi hal hal yang membuat ide tersebut tertunda atau mandek.
2. Berani mengambil risiko
Seseorang dikatakan wirausaha apabila memiliki sifat berani mengambil risiko, hal ini tentu saja harus sejalan dengan perencanaan yang sebelumnya telah dilakukan serta pengamatan yang dilakukannya terhadap ide yang dimilikinya.
3. Memiliki semangat dan kemauan keras
Seorang dapat dikatakan wirausaha selain berani mengambil risiko haruslah memiliki semangat dan kemauan yang keras untuk sukses
4. Memiliki analisis yang tepat
Seseorang dapat dikatakan wirausaha apabila memiliki pengetahuan yang tepat untuk membuat analisis yang tepat, diusahakan mendekati 100 % benar
5. Tidak konsumtif
Ini adalah penyakit untuk masa sekarang. Seorang wirausaha haruslah tidak konsumtif atau setidaknya, konsumsinya jauh lebih sedikit dari penghasilannya
6. Memiliki jiwa pemimpin
Jiwa pemimpin harus dimiliki seorang wirausaha. Dengan ini, mereka mampu mengembangkan usaha mereka menjadi lebih maju.
7. Berorientasi pada masa depan
Sudah jelas, bila anda seorang wirausaha yang inovatif dan kreatif dan memiliki ciri ciri wirausaha yang lain maka anda akan memiliki kemampuan ini
Ciri ciri kewirausahawan yang handal dan profesional
1. Yakin terhadap produk yang dimiliki
2. Mengenal sangat banyak produknya
3. Tidak berdebat dengan calon pelanggan
4. Komunikatif dan negosiasi Ramah dalam pelayanan
5. Santun Jujur dan berani
6. Menciptakan transaksi
Salah satu contoh berwirausaha yang bisa kita lakukan ialah berjualan makanan kecil dapat dilakukan pada acara-acara tertentu, cfd, pertunjukkan atau dititipkan dikoperasi. Modal awal yang kecil dengan kita bersungguh-sungguh dan tekun menjalaninya sambil melihat peluang pasar kita bisa mengembangkan usaha itu dengan menambah nilai ekonomi agar lebih tinggi misalnya menjualnya di toko On-line, Delivery Order, Packaging yang menarik. Selain itu kita harus mencari relasi teman-teman yang sudah sukses bergelut didalam bidangnya untuk belajar agar usaha yang kita kembangkan semakin maju.
Intinya Jadilah orang yang berpikir kreatif dalam segala situasi sehingga kita tidak melulu bergantung pada orang lain namun kita dapat mengulurkan bantuan kepada yang lebih membutuhkan.
Saya mau share pengalaman sedikit tentang usaha saya dalam jasa laundry sepatu. Dengan cara itu saya mencari uang yang akan diberikan untuk ‘dana sosial’ orang-orang yang berada dalam kesusahan. Lumayan, untuk pemula untung yang saya dapat untuk sepasang sepatu 5000. Itu baru satu pasang coba jika ada 10 pasang sepatu kita kalkulasikan akan untung 50.000 hanya dengan modal tenga, sabun cuci, pewangi, promosinya.
Thank You!

Work Like A Boss

-WORK LIKE A BOSS-
Hello guys..siapa sih yang gak ingin masih muda tapi sudah berkembang, sudah mapan, sudah bisa beli kebutuhan sendiri, sudah bermanfaat untuk orang banyak, sudah jadi jutawan atau bahkan yang lainnya. Pastinya semua pada mau dong yaaaa. Tapi bagaimana sih caranya?pasti berat?banyak kendala blablabla. Stop! Semuanya terletak pada niatnya guys bagaimana usaha dan kerja keras kita untuk itu semua. Percaya deh, dibalik ada kesulitan pasti ada kemudahan dan usaha pasti tidak akan pernah mengkhianati hasil kok. So, never give up guys ..
Mungkin banyak dari kita sudah memiliki cita-cita seperti itu tapi hanya sebatas cita-cita dan impian semata. Yuks, segera realisasikan jangan hanya konseptual belaka apa yang diotak kalian untuk ‘membangun jiwa creative entrepreneurship’. Sebenarnya banyak cara untuk itu semua , salah satunya adalah cara mengembangkan diri ialah lewat jalan lain. Disini maksutnya yaitu ketika seluruh teman-teman kamu memilih untuk membangun jiwa creative entrepreneuship dengan ide sama pada setiap orang. Maka, pastikan dirimu lebih kreatif dalam mengembangkannya.
Contoh : ketika semua teman kuliahmu banyak yang berjualan, pastikan kamu punya jalan lain misalnya menjual jasa atau yang lainnya.
Bisnis itu apa sih?Bisnis yaitu low infest + high provit. Maksutnya?
Low infest = mengeluarkan sejumlah uang (modal) dengan seminimal mungkin / serendah-rendahnya.
High provit = mendapatkan sejumlah uang (keuntungan) dengan semaksimal mungkin / setinggi-tingginya.
Cara menumbuhkan jiwa entreprenuerhip ialah harus memiliki softskill+hardskill
1. Softskill (kemampuan non akademik) adalah suatu kemampuan, bakat, atau keterampilan yang ada di dalam diri setiap manusia.
Contoh : integritas, etika, dan kerja sama dalam tim
Cara meningkatkan softskill :
– Learning by doing. Softskill bisa diasah dan ditingkatkan seiring dengan pengalaman kerja/berorganisasi
– Berinteraksi dengan melakukan aktivitas dengan orang lain
– Mengikuti pelatihan-pelatihan/seminar tentang menejemen
2. Hardskill (kemampuan akademik) adalah merupakan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya.
Contoh : keuangan, computer, perakitan dan kualitas
Kemampuan hardskill dapat diasah dengan sering mengikuti latihan dan membiasakan diri belajar secara akademis sesuai subyek atau bidang akademiknya.
Sebelumnya cari tau apa yang ada dalam diri kamu, kalau perlu yang lengkap dan banyak
Saya ini siapa?
Untuk mengetahui diri kamu caranya ialah :
– evaluasi / instropeksi diri
– mengetahui, menyadari, memahami kapasitas diri
– memetakan diri (SWOT analysis)
Saya harus bagaimana ?
Apa yang harus saya lakukan untuk mencapai itu semua ialah :
– menetapkan tujuan/orientasi hidup
– menetapkan karir/profesi sedini mungki untuk jangka pendek, menengah, panjang
Sebetulnya dalam diri setiap manusia sudah ada dan tertanam potensi yang lebih dikenal dengan sebutan sumber daya pribadi.
Ciri-ciri diantaranya :
a. semua orang memilikinya,
b. murah,
c. mudah,
d. sangat berarti,
e. manfaat,
f. universal,
Apakah itu? Hayoo coba tebak. Ya, itu adalah “senyum” setiap orang pasti memiliki potensi itu mulai dari bayi atau dewasa, muda atau tua tap itu semua tergantung pada diri pribadi masing-masing bagaimana mereka memaksimalkan apa yang dimilikinya. Dengan kita senyum semua orang akan bisa menerima diri kita dengan baik. Itulah modal awal kita untuk menarik setiap orang di lingkungann masyarakat. Selanjutnya, apapun urusan kita pasti dimudahkan dan diterima oleh banyak orang.
Sekian.. Terima Kasih 🙂

 

History of Economics in Indonesia

TONGGAK AWAL MUNCULNYA PEREKONOMIAN DI INDONESIA

Menurut Prof. Dr. Mubyarto

System ekonomi yang berasas kekeluargaan, berkedaulatan rakyat, dan menunjukkan pemihakan pada ekonomi rakyat.

Secara umum yaitu ekonomi ialah jejaring (network), system ekonomi yang berbasis pada ekonomi rakyat.

Ciri-ciri ekonomi kerakyatan ialah :

  1. Yang menguasai kebutuhan hidup masyarakat adalah Negara atau pemerintah
  2. Pemerintah dan swasta saling support satu sama lain
  3. Masyarakat merupakan bagian yang sangat penting dalam system perekonomian ini
  4. Ekonomi didasarkan pada asas-asas kekeluargaan

Tujuan ekonomi kerakyatan ialah :

  1. Untuk membangun Negara yang berdikari secara ekonomi yang berdaulat secara politik, serta memiliki kepribadian yang berkebudayaan
  2. Untuk mendorong pereratan pendapatan masyarakat
  3. Dapat mendorong pertumbuhan perekonomian yang berkesinambungan
  4. Meningkatkan efisiensi perekonomian

Selanjutnya yaitu tonggak awal perjuangan dagang islam melalui Sarekat Dagang Islam (SDI) yang diketuai oleh Samanhudi. Akar kesadaran politik rakyat & bangsa pada masa modern di Indonesia adalah dengan bangkitnya Sarekat Islam (SI) yaitu sebelum perang dunia I yang merupakan transporatsi dari Sarekat Dagang Islam (SDI).

Beberapa alasan mengapa SDI lebih pantas dijadikan sebagai patokan hari nasional, bukan BU :

  1. SDI lahir pada tanggal 16 Oktober 1905, 1 tahun sebelum Budi Utomo (BU)
  2. SDI memiliki cabang hampir di seluruh nusantara
  3. Keanggotaan SDI lebih terbuka untuk umum di masyarakat

Anggaran dasar SI bagi seluruh Indonesia disusun oleh Tjokroaminoto (September 1912) diajukan surat permohonan agar SI diakui kedudukannya sebagai badan hokum yang menyebitkan bahwa :

Tugas SI adalah memajukan semangat dagang bangsa, memajukan kecerdasan rakyat Indonesia & hidup menurut agama kepercayaan masing-masing, menghilangkan paham keliru mengenai agama ulama/ sebagai agama mayoritas

  • Pada tanggal 16 Januari 1913 diadakan kongres atau persiapan SI di Surabaya
  • Ketua oleh H. Samanhudi disambut besar-besaran di stasiun. Beliau disambut dengan korps music dan dibopong beramai-ramai menuju mobil jemputan
  • Menurut laporan Asisten Residen Kepolisian pada tanggal 12 Februari 1913 menyebutkan bahwa massa yang hadir pada saat itu ditaksir mencapai 8.000-10.000 orang

Menurut Tjokroaminoto tujuan diadakan kongres SDI itu adalah : “membangun kebangsaan, mencari hak-hak kemanusiaan yang memang sudah tercetak oleh Allah, menjunjung derajat yang masih rendah, memperbaiki nasib yang masih jelek dengan jalan mencari tambahan kekayaan ekonomi.

Sebagai generasi yang peduli akan bangsanya mari bangun bangsa yang berdikari, tingkatkan efesiensi dan dorong perekonomian nasional yang berkesinambungan, hilangkan riba dan bereduksilah pada ekonomi syari’ah, menciptakan lapangan kerja untuk diri sendiri dan orang lain karena nasib negeri ditentukan oleh generasi masa depan.

Besar potensi yang dimiliki masyarakat Indonesia yaitu membangun kebangsaan, mencari hak-hak kemanusiaan yang memang sudah tercetak oleh Allah, menjunjung derajat yang masih rendah, perbaiki nasib yang masih jelek dengan jalan mencari tambahan kekayaan ekonomi.

Pengusaha selalu mencari perubahan, respon perubahan dan manfaatkan sebagai kesempatan. Kesempatan yang kecil merupakan permulaan kepada usaha yang besar.

Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang merubahnya dan jangan hanya menunggu dari lapangan pekejaan yang sudah ada.

Semoga seklumit cerita diatas bisa mengisnpirasi kita untuk tergerak ke jalan kebaikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat dalam membangun bangsa Indonesia menjadi lebih baik.

HIDUP MAHASISWA! HIDUP MAHASISWA! HIDUP RAKYAT INDONESIA!

 

GO SPB UNS

GO SPB 2016
GO SPB 2016

HaiiHaii…disini aku mau share sedikit nih pengalaman ceritaku selama mengkiuti Grand Opening Sekolah Penerus Bangsa UNS selama 3 hari kemarin. Baru awal aja udah seru banget disana banyak banget yang dapat aku ambil mulai dari kakak pembimbingnya yang semangat,pengisi materinya yang kece, ditambah materinya sendiri sumpah keren dan memotivasi aku banget. Insyaallah pengalaman ini gak ada dikegiatan lain.
Nahh, materi pertama yaitu tentang “Konsep Diri”
WHO AM I ???
Kita sebagai mahasiswa pastinya harus punya konsep diri yak kan. Darimana dirinya?Siapa dirinya?Apa tujuan yang dicapai?yap betul banyak orang sudah memiliki konsep diri tapi hanya sebatas gagasan ‘konseptual’ yang hanya mengkonsep segalanya tanpa melakukan langkah-langkah konkrit atau nyata. Gagasan konseptual itu sendiri lahir dari diri sendiri yang sudah turun temurun di kalangan mahasiswa dan itu bukan dibuat-buat tapi benar adanya.. nah bagaimana sih cara mengatasi hal-hal demikian kenali diri sendiri terlebih dahulu misalnya citra tubuh, diri ideal, harga diri, dan peran. Dengan cara apa?? SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat).
1. Strenght dan weakness adalah salah satu hal yang berhubungan erat yang pasti dimiliki setiap orang maka kenali terlebih dahulu cari tahu apa aja sih kekuatan dan kelemahan saya.
2. Opportunity dan Threat adalah hal yang berasal dari luar diri kita sehingga apakah kita mampu mengatasinya.
Yukk lanjut ya kemateri kedua yaitu tentang “Peran mahasiswa ”
Apa aja sih peran mahasiswa???tentunya banyak sekali peran dar mahasiwa seperti : Jadi mahasiswa itu harus PEKA ya walaupun lagi banyak tugas. Peka dengan siapa aja masyarakat, lingkungan, alam, budaya dll sehingga menjadi mahasiswa yang seutuhnya. Jadi mahasiswa itu juga harus MANDIRI bisa mengatur dirinya sendiri, karena tersulit adalah mengendalikan diri sendiri. Banyak banget loh definisi mandiri itu enggak ‘mandi sendiri ya’ haha tapi juga bisa tentang memanage waktu dengan baik, melakukan hal positif dengan sebaik-baiknya, sebagai panutan di masyarakat, dapat menyelesaikan masalah dengan tuntas seperti di pemerintahan atau lainnya.
Apa yang bisa kita (mahasiswa) lakukan?
1. Agent of Change
Karena mahasiswa adalah sebagai generasi penerus pelurus bangsa yang mampu menggantikan generasi tua kelak
2. Iron stock
Karena mahasiswa adalah sebagai generasi kaderisasi para pemimpin yang ada di Indonesia khususnya dilingkungan pemerintahan
3. Social control
Karena mahasiswa adalah sebagai generasi yang mengontrol perubahan misalnya: aksi mahasiswa. Itu dilakukan hanya semata-mata untuk membangun Indonesia lebih baik kedepannya.
Selanjutnya itu ada materi ketiga yaitu tentang “Kepenulisan”
Menulis menekan untuk sesuatu yang tidak perlu untuk ditayangkan.Menulis bukan hanya semata mata untuk menulis. Iya pernyataan itu memang benar adanya karena tidak semua orang pandai berbicara lantang menyalurkan aspirasinya. Bisa jadi mereka menyalurkan aspirasinya lewat sebuah tulisan.
Modal menulis apa aja sih???
1. Mendengarkan semua hal dan menyaring dengan kesadaran akal diselesaikan lalu disaring
2. Optimasi mekanisme pandang (Noe Letto)
– sudut pandang
– cara pandang
– jarak pandang
– resolusi pandang
3. Kreativitas dan keberanian ekspresi jiwa dalam bahasa
Tips yang baik untuk kepenulisan :
1. Mudah dimengerti
2. Komunikatif = ada interaksi
3. Sesuai konteks dan kebutuhan
4. Memenuhi standart etika dan keadilan
Itu dia sedikit cerita selama aku mengikuti GO SPB semoga bermanfaat ya bagi kalian yang membacanya. Teima kasih 

HaiiHaii…disini aku mau share sedikit nih pengalaman ceritaku selama mengkiuti Grand Opening Sekolah Penerus Bangsa UNS selama 3 hari kemarin. Baru awal aja udah seru banget disana banyak banget yang dapat aku ambil mulai dari kakak pembimbingnya yang semangat,pengisi materinya yang kece, ditambah materinya sendiri sumpah keren dan memotivasi aku banget. Insyaallah pengalaman ini gak ada dikegiatan lain.

Nahh, materi pertama yaitu tentang “Konsep Diri”

WHO AM I ???

Kita sebagai mahasiswa pastinya harus punya konsep diri yak kan. Darimana dirinya?Siapa dirinya?Apa tujuan yang dicapai?yap betul banyak orang sudah memiliki konsep diri tapi hanya sebatas gagasan ‘konseptual’ yang hanya mengkonsep segalanya tanpa melakukan langkah-langkah konkrit atau nyata. Gagasan konseptual itu sendiri lahir dari diri sendiri yang sudah turun temurun di kalangan mahasiswa dan itu bukan dibuat-buat tapi benar adanya.. nah bagaimana sih cara mengatasi hal-hal demikian kenali diri sendiri terlebih dahulu misalnya citra tubuh, diri ideal, harga diri, dan peran. Dengan cara apa?? SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat).

  1. Strenght dan weakness adalah salah satu hal yang berhubungan erat yang pasti dimiliki setiap orang maka kenali terlebih dahulu cari tahu apa aja sih kekuatan dan kelemahan saya.
  2. Opportunity dan Threat adalah hal yang berasal dari luar diri kita sehingga apakah kita mampu mengatasinya.

Yukk lanjut ya kemateri kedua yaitu tentang “Peran mahasiswa ”

Apa aja sih peran mahasiswa???tentunya banyak sekali peran dar mahasiwa seperti : Jadi mahasiswa itu harus PEKA ya walaupun lagi banyak tugas. Peka dengan siapa aja masyarakat, lingkungan, alam, budaya dll sehingga menjadi mahasiswa yang seutuhnya. Jadi mahasiswa itu juga harus MANDIRI bisa mengatur dirinya sendiri, karena tersulit adalah mengendalikan diri sendiri. Banyak banget loh definisi mandiri itu enggak ‘mandi sendiri ya’ haha tapi juga bisa tentang memanage waktu dengan baik, melakukan hal positif dengan sebaik-baiknya, sebagai panutan di masyarakat, dapat menyelesaikan masalah dengan tuntas seperti di pemerintahan atau lainnya.

Apa yang bisa kita (mahasiswa) lakukan?

  1. Agent of Change

Karena mahasiswa adalah sebagai generasi penerus pelurus bangsa yang mampu menggantikan generasi tua kelak

  1. Iron stock

Karena mahasiswa adalah sebagai generasi kaderisasi para pemimpin yang ada di Indonesia khususnya dilingkungan pemerintahan

  1. Social control

Karena mahasiswa adalah sebagai generasi yang mengontrol perubahan misalnya: aksi mahasiswa. Itu dilakukan hanya semata-mata untuk membangun Indonesia lebih baik kedepannya.

Selanjutnya itu ada materi ketiga yaitu tentang “Kepenulisan”

Menulis menekan untuk sesuatu yang tidak perlu untuk ditayangkan.Menulis bukan hanya semata mata untuk menulis. Iya pernyataan itu memang benar adanya karena tidak semua orang pandai berbicara lantang menyalurkan aspirasinya. Bisa jadi mereka menyalurkan aspirasinya lewat sebuah tulisan.

Modal menulis apa aja sih???

  1. Mendengarkan semua hal dan menyaring dengan kesadaran akal diselesaikan lalu disaring
  2. Optimasi mekanisme pandang (Noe Letto)
  • sudut pandang
  • cara pandang
  • jarak pandang
  • resolusi pandang
  1. Kreativitas dan keberanian ekspresi jiwa dalam bahasa

Tips yang baik untuk kepenulisan :

  1. Mudah dimengerti
  2. Komunikatif = ada interaksi
  3. Sesuai konteks dan kebutuhan
  4. Memenuhi standart etika dan keadilan

Itu dia sedikit cerita selama aku mengikuti GO SPB semoga bermanfaat ya bagi kalian yang membacanya. Teima kasih …