Jenis Jenis Marka Jalan

Jenis Marka Jalan

Marka jalan merupakan rambu lalu lintas yang diperuntukkan untuk mengatur kelancaran lalu lintas jalan raya. Ada beragam jenis marka jalan yang berbentuk garis pembatas lajur dengan warna dan bentuk yang berbeda-beda.

Masing-masing bentuk dan warna marka jalan mempunyai arti tersendiri. Setiap pengguna jalan wajib mengetahui dan memahami artinya dengan baik serta mentaatinya. Sebab, marka jalan ada sebagai petunjuk lalu lintas untuk setiap pengguna jalan raya.

jenis marka jalan

Warna Marka Jalan

Terdapat dua warna utama pada marka jalan yang paling sering ditemui. Diantaranya berwarna putih, dan banyak pula ditemukan marka jalan berwarna kuning. Fungsi dari marka warna kuning sebenarnya sama saja dengan marka putih. 

Letak perbedaannya yaitu jika berwarna kuning, maka merupakan jalan nasional yang berada di bawah pengawasan dan pemeliharaan oleh pemerintah pusat. Maka dari itu, jika terdapat kerusakan atau usia warna marka mulai memudar, akan menjadi tanggung jawab pusat.

7 Jenis Marka Jalan yang Penting Diketahui

Setidaknya terdapat tujuh marka jalan yang wajib Anda ketahui sebagai pengguna jalan raya. Berikut akan jasamarkajalan.com jelaskan selengkapnya.

Dua Garis Tanpa Putus

Jenis marka dua garis putih atau kuning tanpa putus artinya pengendara dilarang melewati garis atau mendahului pengendara lain. Garis ini biasanya berada pada rute utama lintas kota. Di Indonesia, penerapan garis ganda jenis ini umumnya menggunakan warna putih.

Dua Garis Putus dan Tak Putus

Selanjutnya, marka bentuk garis ganda putus-putus dan tanpa putus ini biasanya berwarna putih. Jenis garis ganda umumnya juga berada pada jalan raya perkotaan. 

Marka jenis ini sebagai penyampaian informasi yang berarti memperbolehkan pengendara pada jalur garis putus-putus untuk berpindah lajur ke sisi sebelahnya. Sebaliknya, jika Anda berkendara pada sisi garis tanpa putus, maka dilarang berpindah lajur.

Garis Kuning Putus di Tepi

Jenis marka jalan satu garis kuning putus-putus di sisi tepi jalan. Artinya sebagai penanda pengendara diperbolehkan mendahului atau menyalip kendaraan lain. Namun, sebelum mendahului kendaraan dari sisi tepi samping, Anda harus selalu memperhatikan kondisi pengendara lain.

Garis Putih Tanpa Putus

Garis putih tanpa putus mempunyai arti bahwa setiap pengendara tidak diperbolehkan dan diimbau untuk tidak mendahului kendaraan lain. 

Setiap pengendara diwajibkan untuk tetap berada pada jalur lalu lintas masing-masing. Marka garis putih tanpa putus ini biasanya dapat ditemukan pada permukaan tengah jalan tikungan atau terletak di tengah jembatan

Garis Putih Putus-Putus

Marka jalan jenis ini paling sering ditemui pada sepanjang jalan raya. Garis putih putus-putus umumnya terletak tepat di tengah jalan. 

Jenis garis ini mempunyai arti bahwa pengendara boleh mengubah lajur maupun mendahului kendaraan lain. Namun, dengan tetap mempertimbangkan kondisi pengendara lain dari arah berlawanan.

Yellow Box Junction

Yellow Box Junction atau biasa disebut marka YBJ umumnya lebih banyak ditemukan pada jalur persimpangan di jalan besar perkotaan. 

Tujuan rambu garis ini adalah supaya jalur persimpangan tidak terkunci pada saat kondisi jalan sedang padat. Marka ini juga sebagai penanda bahwa setiap kendaraan dilarang untuk melintas atau bahkan berada pada marka berbentuk kotak garis kuning tersebut.

Satu Garis Kuning Tanpa Putus

Jenis marka jalan terakhir yang penting untuk diketahui yaitu satu garis kuning tanpa putus. Dari tepi jalan biasanya terdapat garis putih sebelum garis kuning di tengah. Garis kuning berarti bahwa pengendara diperbolehkan menyalip kendaraan di garis putih. Akan tetapi, dengan catatan tidak keluar jalur dari garis kuning. Blog Mahasiswa UNS