Guru Penjas [ngomongin] Blogger (Pemula vs Pemalu)

[andriarto.blog.uns.ac.id]-blogger-pemula-vs-blogger-pemalu
Blogger Pemula vs Blogger Pemalu
Bismillah…

Mumpung sedang rehat dan ada sedikit waktu luang, boleh lah sedikit berceloteh lagi di blog ini 😀 Setelah kemarin publish celotehan yang ini, kali ini Guru Penjas (aamiin) ingin berceloteh lagi tentang Blogger. Berhubung akhir-akhir ini sedang marak perbincangan para blogger, saya ingin sedikit berbagi mengenai fenomena yang sering terjadi dikalangan para blogger. Fenomena apa? Fenomena sengitnya eksistensi blogger pemula dan blogger pemalu.

Yap seperti itulah fenomena yang akhir-akhir ini terjadi namun tidak banyak masyarakat awam maupun para blogger itu sendiri menyadari. Memang aneh sekaligus lucu bagi kita mendengar atau mengetahui fenomena semacam itu, namun ini benar-benar terjadi. Artikel kali ini saya tulis berdasarkan pengamatan saya terhadap tingkah laku para blogger ,baik dari media sosial maupun tingkah nyata mereka di hadapan saya. Seperti apa keseruan kedua jenis blogger tersebut dalam mempertahankan eksistensi mereka? Mari kita simak mulai dari :

Blogger pemula :

1. Antusias

Para blogger pemula pada umumnya memiliki sifat antusias dan semangat yang sangat tinggi. Hal itu bisa kita ketahui dari jumlah postingan di blog mereka yang bisa dikatakan tidak sedikit. Selain itu juga bisa kita ketahui dari tingkah polah mereka di media sosial yang giat sekali mempromosikan artikel yang ada di blog mereka (entah itu artikel yang baru mereka tulis ataukah artikel lama yang pengen eksis). Hal lain yang bisa kita ketahui untuk mengindikasi blogger pemula adalah antusias dan semangat mereka dalam mencari berbagai tutorial dan tips maupun trik yang ada di internet. Entah mereka menyadari atau tidak bahwa sebenarnya apapun yang berusaha mereka tampilkan untuk kita (pembaca) sudah ada dan sangat banyak sekali kita jumpai. Namun mereka tetap berusaha memberi yang terbaik untuk kita (pembaca). *applause*

Semua indikator yang saya tulis diatas semata-mata hanya untuk memenuhi satu target simple, yaitu mendatangkan pengunjung sebanyak-banyaknya.

2. Pantang menyerah

Yap inilah yang patut kita perhatikan dan merupakan nilai plus dari para blogger pemula. Sikap mereka yang pantang menyerah itu adalah hasil dari semangat dan antusias mereka seperti yang saya jelaskan di atas. Hal ini dapat kita ketahui dari reaksi mereka ketika mendapat cemooh’an dari sesama blogger maupun orang lain yang merasa terganggu oleh sikap antusias mereka (yang mungkin sedikit berlebihan), namun mereka (blogger pemula) tetap semangat dan stay cool menghadapinya. *applause lagi*.

3. Ceroboh

Nah ini dia salah satu indikasi negatif dari para blogger pemula. Terkadang sifat baik mereka yang sudah saya jelaskan di atas justru berdampak buruk bagi mereka sendiri. Maksudnya? Begini, ketika mereka sedang bersemangat dan antusias dalam mencari dan meningkatkan pengunjung blog mereka, tanpa mereka sadari terkadang mereka lakukan dengan berlebihan (kan sudah sangat jelas bahwa segala yang berlebihan itu tidak baik *applause buat penulis*), sehingga saat mereka sedang promosi artikel atau blogwalking (misalnya) mereka lakukan dengan berlebihan, maka mereka harus rela menanggung imbas bahwa mereka dianggap sebagai spam. Masih mending kalau yang menganggap spam adalah sesama blogger, bagaimana jika apa yang mereka lakukan dianggap spam oleh google (misalnya), siap-siap saja masuk Google Sandbox.

 

Blogger pemalu :

 1. Hati-hati dan Teliti

Mengapa? Ya yang pasti karena sifat pemalu nya itu. Blogger pemalu akan cenderung lebih berhati-hati dalam melakukan segala hal (baik itu yang berhubungan dengan blog, maupun dalam kehidupan nyata nya). Misalnya mereka akan membutuhkan waktu yang relatif agak lama dalam memposting artikel yang padahal sudah selesai mereka tulis. Hal itu disebabkan karena mereka merasa malu jika tulisan mereka nantinya tidak sesuai harapan mereka, maka dari itu blogger pemalu akan lebih berhati-hati dalam urusan publish artikel. Oleh karenanya mereka cenderung akan lebih teliti terhadap setiap kata yang mereka tulis. Kabar baiknya, hal tersebut bukan tidak mungkin menghasilkan sebuah artikel yang berkualitas.

2. Sabar

Sifat yang satu ini menurut saya dimiliki oleh para blogger pemalu secara alami sebagai imbas dari rasa malu itu sendiri. Seorang yang pemalu akan cenderung bersabar dengan apa yang telah terjadi/menimpa dirinya. Dalam urusan blogging misalnya, mereka akan bersikap sabar ketika artikel yang ditulisnya tidak sesuai harapan atau mungkin malah mendapat kritikan dari sesama blogger. Terang saja, mereka seakan tidak sanggup (lebih tepatnya tidak berani) membela diri maupun balik mengkritik karena sifat malunya itu. Alhasil, mereka hanya bisa bersabar dan introspeksi untuk jadi yang lebih baik.*applause

3. Lambat

Nah ini dia akumulasi dari kedua indikasi blogger pemalu diatas. Dari sikapnya yang selalu berhati-hati dan teliti dalam melakukan segala sesuatu, mereka jadi terkesan lambat. Hal ini sebenarnya bisa berdampak negatif untuk mereka sendiri, namun pada umumnya para blogger pemalu sudah terbiasa dengan aktivitas mereka yang terkesan lambat tersebut. Dan hal itu juga yang membuat mereka tetap nyaman dalam menjaga eksistensi mereka.

 

Oke, itu tadi penjelasan singkat mengenai beberapa indikasi dan eksistensi dari blogger pemula dan blogger pemalu yang bisa saya uraikan kepada Anda. Termasuk tipe yang manakah Anda? Atau tipe manakah yang Anda dukung untuk tetap eksis di dunia blogging ? Pilihan tergantung Anda masing-masing. Semua memang ada kelebihan dan kekurangannya. Jadi yang terpenting ya maju terus para blogger Indonesia !

Terimakasih atas waktu dan perhatian Anda membaca celotehan saya ini. Mohon maaf apabila ada kesalahan pemahaman maupun penulisan. Syukron 🙂

24 Comments

  1. Blogger Pemula

    Kalau saya pribadi mungkin sebagai pemula yang harus diperhatikan adalah konsistensi kita bukan hasil.. hasil itu adalah bonus kita nanti yag paling penting adalah kita harus kosisten dalam mengembangkan blog, kalau blog sudah oke dan banyak pengunjung baru di apain juga pasti mendapatkan penghasilan..

    Reply
    • Irfan Andriarto

      Nah, iya setuju banget kak.
      Kebanyakan blogger pemula sering mengincar hasil yang cepat dan signifikan. Padahal itu hanya akan menjadi bom waktu bagi dirinya kelak.
      Yang terpenting adalah konsistensi dalam meningkatkan kualitas proses nya, maka hasil akan mengikuti.

      Terimakasih kak atas kunjungan dan komentarnya 😀

      Reply

Tuliskan pendapat Anda...