Bisnis

7 Contoh Aplikasi Bauran Pemasaran dalam Bisnis

Dalam dunia nyata, bauran pemasaran sudah diaplikasikan oleh banyak perusahaan. Salah satunya adalah brand kecantikan dan perawatan kulit terkemuka, Nivea. Mulanya, Nivea mengincar individu yang lebih tua agar mereka bisa tampil lebih muda.

Namun demikian, setelah melakukan riset yang mendalam, Nivea menemukan bahwa mereka juga harus memerhatikan orang-orang dalam kelompok usia yang lebih muda. Hal itu membuat Nivea mengembangkan produk yang ditujukan oleh orang-orang muda.

contoh aplikasi bauran pemasaran dalam bisnis
contoh aplikasi bauran pemasaran dalam bisnis

Pada prakteknya, Nivea mengaplikasikan konsep bauran promosi dalam pengembangan produknya. Seperti mengidentifikasi produk yang tepat untuk konsumen yang tepat, menentukan harga yang sesuai, hingga melakukan promosi yang gencar demi menggaet konsumen.

Nivea mengikuti dengan baik setiap langkah dari bauran promosi. Tak heran jika akhirnya Nivea menjadi brand kosmetik papan atas yang dikenal secara global – bahkan nyaris tak tersentuh oleh para kompetitornya.

Bauran promosi juga bisa digunakan untuk bisnis yang bergerak di bidang jasa. Agar lebih mudah dipahami, mari kita buat contoh aplikasi bauran promosi di bidang jasa. Kita ambil contoh, jasa perhotelan.

Yang pertama adalah menentukan produk. Produk inti dari sebuah hotel adalah kamar yang disediakan untuk konsumen. Kamar tersebut akan digunakan dalam periode waktu tertentu. Tentunya, akan semakin baik jika memiliki beberapa kelas kamar supaya memperluas cakupan konsumen. Guna memperkuat nilai produk, sediakan juga restoran, akses internet gratis, hingga spa.

Kemudian, tentukan berapa harganya. Patokan harga kamar hotel seringkali ditinjau dari luas kamarnya. Sehingga, kamar luas dengan pemandangan menawan bisa dipatok lebih mahal, karena dianggap memiliki nilai lebih bagi konsumen.

Ketiga adalah lokasi. Kita menentukan di mana lokasi hotel akan dibangun. Apakah dekat dengan pusat hiburan, pusat bisnis, atau pusat kota. Lokasi juga berarti hotel harus mudah diakses oleh konsumen, yang umumnya bukan penduduk sekitar.

Keempat, melakukan promosi. Buatlah iklan yang disebar secara online di situs-situs agen perjalanan. Bisa juga bekerja sama dengan institusi pariwisata lokal tempat di mana hotel tersebut berada. Sosial media juga bisa dijadikan sarana promosi yang ampuh.

Kelima, pastikan orang-orang yang akan berinteraksi dengan konsumen sudah tersedia dan terstandarisasi sesuai kelas hotelnya. Mereka yang terlibat langsung seperti resepsionis, manajer hotel, petugas kebersihan, dan lain sebagainya.

Keenam, pastikan prosesnya berjalan dengan baik. Yang dimaksud proses adalah rangkaian kejadian semenjak konsumen melakukan pemesanan, check in, menginap, hingga mereka check out. Seluruh rangkaian itu harus harmonis dan meninggalkan kesan yang baik.

Terakhir, bukti fisik. Sebagaimana hotel, tentunya harus memiliki wujud yang teratur, menunjukan kesan nyaman, dan memanjakan. Hal ini harus terlihat dari website hotel, tata letak furnitur di dalam kamar, lobi, dan semua sudut hotel.

Sumber referensi: https://karinov.co.id/pengertian-bauran-pemasaran-7p/