Biologi

Mengenal Apa Itu Inlet (Pintu Atas Panggul)

Dalam istilah medis, inlet diartikan sebagai pintu masuk untuk menuju suatu rongga dalam organ tubuh. Misalnya adalah pelvic inlet atau pintu atas panggul. Bagian ini akan dibatasi oleh krista pubis pada bagian anterior, dan adanya linea inominata pada bagian lateral.

Selain itu, pada bagian sakrum akan membatasi bagian posterior. Ukuran diameter pada anteroposterior pintu panggul atas (PAP) atau sering juga disebut dengan konjugata vera adalah jarak yang ada antara promontorium sakrum dengan bagian tengah dalam organ simfisis pubis.

Bagian- Bagian Pada Inlet

Inlet atau pintu masuk ke suatu rongga, memiliki beberapa bagian penyusunnya. Pada pintu atas panggul akan lebih banyak berhubungan dengan proses kelahiran, dimana kepala bayi akan masuk ke rongga panggul sebelum proses kelahiran. Beberapa pembentuk pintu atas panggul ini antara lain:

perbedaan-inlet-pada-wanita
Male vs female pelvis. Main differences. Detailed vector illustration isolated on a light grey background. Medical and anatomical concept.
  • Dibentuk oleh linea innominata (linea terminalis), promontorium korpus vertevrata sacral, serta pinggir atas bagian simfisis pubis.
  • Konjugata vera merupakan panjang jarak yang diukur dari pinggir posterior simfisis ke bagian promontorium, yang berukuran sekitar 11 cm.
  • Konjugata anatomica merupakan jarak yang diukur dari pinggir atas simfisis ke bagian promontorium. Ukurannya kurang lebih 11,5 cm.
  • Diameter transversa adalah jarak terjauh yang dihitung dari garis melintang yang terdapat pada pintu atas panggul atau linea terminalis. Ukurannya kurang lebih 13 cm.
  • Diameter oblikua yaitu sebuah garis yang ditarik dari artikulasio sakroiliaka hingga ke titik persekutuan, yang terdapat antara diameter transversa dengan konjugata yang diteruskan ke linea innominata. Ukuran ini kurang lebih sepanjang 13 cm.
  • Konjugata diagonalis merupakan sebuah jarak dari bagian bawah simfisis hingga ke bagian promontorium. Ukurannya kurang lebih 12,5 cm.
  • Konjugata obstetrik merupakan jarak pada bagian dalam tengah simfisis ke bagian promontorium.

Artikel lainnya: https://kobi-id.org/url-shortener-di-google-chrome/

Identifikasi Inlet Pelvis Sempit

Dalam dunia kesehatan terutama kandungan dan kebidanan, mungkin Anda pernah mendengar istilah panggul sempit. Di dunia medis, kasus ini dikenali berdasarkan gejala dan perhitungan akan pintu atas panggul tersebut. Beberapa hal yang berkaitan dengan penegakan diagnosa panggul sempit adalah:

  • Pintu atas panggul (PAP) akan dikatakan sempit ketika jarak konjugata vera <10 cm, atau bisa dikatakan jika diameter transversalnya <12 cm. Konjugata vera ini nantinya akan dilalui oleh diameter biparietal janin yang memiliki ukuran ±9,5 hingga 10 cm.
  • Pintu atas panggul (PAP) dikatakan sempit jika ukuran konjugata diagonalis <11,5 cm. Pada ukuran normalnya, konjugata diagonalis memiliki ukuran 12,5 cm. Ukuran panggul yang sempit akan membuat kepala janin tertahan di atas panggul.

Pintu atas panggul atau inlet pelvis yang sempit, akan mengakibatkan terjadinya kontraksi uterus dimana tekanan akan mengarah pada bagian kantung amnion di serviks. Jika hal ini terjadi, maka kantung amnion akan pecah dan kontraksi menjadi tidak efektif lagi.

Tools: Font Keren Online dari Fedora