8 Cara Mengatasi Kulit Kaligata dengan Mudah dan Aman

By | June 20, 2021

8 Cara Mengatasi Kulit Kaligata dengan Mudah dan Aman РKaligata  atau biasanya dikenal dengan istilah  biduran merupakan masalah kulit yang umum dijumpai di masyarakat. Gejala biduran sendiri biasanya ditandai  dengan ruam berwarna merah dan timbul rasa gatal pada kulit.

Biduran tergolong sebagai alergi yang dapat terjadi kepada siapa saja. Namun ketika gangguan ini muncul, kebanyakan penderitanya tidak mengetahui dengan pasti  penyebab dan cara mengatasinya. Guna menyikapi permasalahan tersebut mari kawan simak penjelasan dibawah ini. 

Penyebab Biduran

Biduran dapat muncul pasca tubuh terpapar faktor pemicu alergi. Akhirnya tubuh melepaskan senyawa  kimia  yang dikenal dengan nama histami ke dalam darah. Reaksi ini yang kemudian menimbulkan ruam dan rasa gatal pada kulit. Berikut merupakan faktor penyebab timbulnya biduran:

  1. Makanan

Biduran dapat timbul setelah teman-teman mengonsumsi minuman dan makanan tertentu, seperti makanan laut, kacang-kacangan, dan susu.

  • Serbuk  Sari 

Indonesia  sebagai  negara  dengan iklim tropis dianugerahi dengan sinar matahari sepanjang tahun. Hal ini membuat tumbuhan dan bunga dapat hidup sari setiap waktu. Namun hal ini menimbulkan masalah  kepada mereka yang alergi dengan serbuk sari. Reaksi dari alergi ini yang dapat menyebabkan biduran

  • Obat-obatan

Obat yang sejatinya bertujuan menyembuhkan dapat  menjadi  penyebab  biduran pada seseorang  dengan alergi obat. Utamanya obat-obatan yang  dapat  menyebabkan biduran adalah obat anti radang. 

  • Racun  Serangga

Racun yang dimiliki oleh serangga memiliki kegunaaan untuk  melindungi dirinya dari predator. Namun perlu kita waspadai jangan sampai kita tersengat oleh racun dari serangga karena dapat menyebabkan biduran, contohnya  adalah gigitan semut merah. 

  • Suhu  Luar  Ruangan

Biduran juga dapat  disebabkan oleh faktor-faktor lingkungan seperti sinar matahari, suhu yang  tinggi  dan juga rendah. 

  • Stres

Beban pikiran nyatanya  dapat  menjadi  penyebab biduran tanpa  kita  sadari  sebelumnya. Ketika stres kondisi badan kita  menjadi menurun dan  melepaskan  lebih banyak histami yang akhirnya memperparah ruam  pada kulit. 

  • Keringat Berlebih

Pada beberapa  orang  keringat  berlebih  dapat  menjadi  penyebab  dari  biduran. Hal  ini  dikarenakan kenaikan suhu yang menjadi  pemicu  munculnya  biduran. 

Dalam pengobatan medis biasanya  untuk mengatasi  gejala biduran  diberikan fexofenadine. Obat  tersebut  termasuk  ke  dalam antihistamin  golongan  kedua  yang berfungsi  menghambat  efek histamine  pada tubuh.  Namun  selain pengobatan medis  juga  terdapat  cara alami  dalam menanggulangi biduran. Marilah kawan kita simak kembali penjelasannya!.

8 Cara Alami untuk Atasi Biduran atau Kaligata

  1. Mengatasi Biduran dengan Kompres Dingin

Kompres dingin disini berfungsi  untuk  meringankan iritasi kulit. Pengaplikasiannya sangat mudah kawan, siapkan es batu yang telah dibalut  oleh handuk lalu oleskan ke bagian  yang terkena biduran selama  10 menit. 

  • Mandi dengan Larutan Penghilang Gatal

Produk-produk larutan penghilang gatal ini  dapat  kita  temui di swalayan terdekat rumah kita. Selain  itu  juga  dapat  menggunakan oatmeal koloid serta  soda  kue  sebagai  campuran saat  mandi. 

  • Menghindari Produk Penyebab Iritasi  Kulit

Beberapa  produk  sabun  memiliki  efek  untuk membuat  kulit  menjadi  kering.  Kulit  yang  kering  dapat memancing  rasa gatal  yang  teramat  sangat ketika  diserang  biduran. Utamakan  sabun yang  terbebas  dari  kandungan pewangi  dan  kimia  berbahaya. 

  • Menjaga  Kondisi  Tubuh  agar Tetap  Dingin

Perlu  disadari  bahwa suhu dapat  mempengaruhi efek  biduran. Kondisi  tubuh  yang  mengalami  kegerahan  dapat  memperparah gatal  yang  dirasakan oleh  penderita. 

  • Lidah  Buaya

Kandungan  dari  lidah  buaya  sendiri  dapat menjadi  agen  anti  peradangan guna mengatasi  masalah kulit.

  • Garam

                Cara mengobati kaligata dengan garam juga dinilai efektif. Karena selain menjadi alternatif yang cukup ampuh, garam juga sangat mudah kita temukan di rumah. Caranya sangat mudah, kamu hanya perlu membuat es batu dari air larutan garam yang kemudian kamu oleskan pada kulit yang terkena biduran kurang lebih selama 30 menit saja.

  • Losion khusus biduran

Ketika  semua  cara  di atas  telah  dilakukan  namun  belum  berhasil  maka dapat  membeli  lotion biduran. Lotion  ini  dapat  ditemui secara mudah  di pasaran antara  lain adalah  kalamin. Cara  penggunaannya pertama  memastikan  kondisi  badan  telah  bersih  baru  di oleskan lotion pada  bagian  yang  biduran. 

  • Konsultasi  ke dokter

Cara-cara  diatas dapat  dilakukan  sebagai  alternatif  pengobatan. Jikalau  masih  belum  berhasil  dan  gejala  yang  ditunjukkan  semakin  parah  sebaiknya  langsung dibawa  ke  dokter. Hal  ini bertujuan  agar  dokter  dapat  memetakan bagaimana  penanganan  penyakit  tersebut. Selain  itu  juga  obat-obatan  yang  digunakan juga  harus  dipertimbangkan  karena berbanding  lurus  dengan kondisi  fisik  penderita. 

Pengobatan dengan bahan alami atau herbal biasanya efeknya tidak akan langsung terasa. Setelah menggunakannya mungkin kamu bertanya berapa lama reaksi obat herbal setelah diminum atau digunakan ?

Berbeda dengan obat kimia, obat herbal akan bekerja menyembuhkan dengan cara mengembalikan fungsi dari organ tubuh yang rusak. Jadi mungkin akan dibutuhkan waktu lebih lama dibanding dengan obat kimia.

Oleh karena itu, penggunaanya harus secara rutin, sesuai petunjuk dan tidak berlebihan.

Terakhir  yang  perlu  digaris bawahi  adalah selain  menjaga  kesehatan  tubuh ,kita  juga  perlu  menjaga  kesehatan  mental. Hal  ini  sangat berpengaruh kepada  kondisi  kita  secara  menyeluruh  khususnya  ditengah  pandemi. Guna dapat  produktif ditengah  pandemic  ini  maka  tips-tips  diatas  dapat  dilakukan  dengan  memperhatikan  kecocokan  bagi  para  penggunanya.

Selain  itu  dalam  hal  kesehatan sangat  penting  bagi  kita  untuk  tidak  meremehkan  setiap  penyakit  sekecil  apapun gejalanya. 

Bisa jadi  gejala-gejala  tersebut  merupakan  pertanda  awal dari  penyakit  kronis  yang  telah  lama  kita  derita.

Menjaga  kesehatan  merupakan  salah  satu  upaya  kita  sebagai  manusia  untuk  mensyukuri  nikmat  yang  Tuhan  Berikan kepada  makhluknya.