Tips Membuat WebinarAgar Lebih Menarik

By | February 25, 2022

Tips Membuat WebinarAgar Lebih Menarik

Createevent online atau membuat acara secara daring seperti webinar saat ini memang sudah menjadi hal biasa semenjak meningkatnya kasus covid di Indonesia. Namun, karena banyaknya acara yang di selenggarakan biasanya para peserta agak malas untuk mengikuti seminar tersebut. Oleh sebab itu lakukan 5 hal di bawah ini agar acara webinar lebih menarik bagi peserta.

1. Topik menarik

Daya tarik utama dari  digital workshop adalah dari topik yang akan dibahas. Ada  pilihan topik yang mungkin  menarik bagi  peserta, seperti tips dan trik, bisnis, dan tutorial. Dari topik yang dipilih, kemudian munculkan sebuah judul yang cukup menggugah rasa penasaran banyak orang.

2. Pilih audiens yang tepat

Setelah Anda menemukan topik yang menurut Anda cukup menarik, Anda perlu membuat informasi webinar Anda tersedia untuk audiens yang tepat. Ada tiga cara untuk menentukan audiens yang tepat untuk topik Anda. Langkah pertama adalah mempelajari konteks demografi. Ini termasuk  jenis kelamin, usia,  pendidikan dan riwayat kerja para peserta. Kemudian Anda perlu menganalisis masalah yang mungkin mereka hadapi. Apakah bengkel digital Anda menawarkan solusi untuk masalah mereka? Langkah terakhir adalah melakukan survei. Anda dapat membuat beberapa pertanyaan yang disampaikan sebagai kuesioner. Anda dapat menggunakan kata kunci yang terkait dengan webinar digital Anda di sana.

3. Pembicara yang kompeten

Pembicara sama pentingnya dengan audiens,  bahkan ada yang berpendapat bahwa pembicara adalah faktor kuncinya. Tentu saja, Anda harus memilih pembicara yang mampu dengan topik atau pokok bahasan yang disampaikan. Jika pembicara memiliki keterampilan yang baik,  seminar pasti akan lebih menarik. Karena, sering kali para peserta melontarkan reaksi yang di luar dugaan. Jika pembicara menguasai topik, maka apa pun reaksi maupun pertanyaan peserta pasti dapat dijawab dengan memuaskan. Para pembicara pun wajib memiliki karakteristik yang interaktif. Peserta seminar yang diakui kehadiran mereka akan lebih merasa di apresiasi,oleh sebab itu Cara yang paling mudah adalah dengan menoticerespon mereka. Jika tidak, sebutkan nama peserta  secara acak dari waktu ke waktu. Hal ini secara tidak langsung dapat membuat peserta merasa lebih  dihargai.

4. Susunan Acara

Konferensi digital biasanya memiliki jangka waktu tertentu untuk semua materi yang akan disampaikan. Agar durasinya tidak terlalu lama dan berpotensi menimbulkan tidak nyaman bagi peserta, sebaiknya ada jadwal acara. Dalam susunan acara tersebut, juga perlu diselipkan sesi khusus untuk tanya jawab. Tujuannya adalah untuk mengukur sedalam apa para peserta memahami topik seminar online. Sesi icebreaking juga sangat disarankan, untuk memecah kebuntuan atau membuat rileks para peserta, jika seminar digital berlangsung cukup panjang.

 5. Waktu yang tepat

Ada sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa pukul 11 hingga 2 siang adalah rentang waktu yang tepat untuk menyajikan seminar digital. Pasalnya, pada rentang waktu tersebut, orangorang biasanya memiliki waktu yang relatif senggang. Pemilihan hari juga tergolong sebagai pemilihan waktu. Sebaiknya penyelenggara menghindari siaran seminar digital Anda di akhir pekan. Karena, orang-orang cenderung memilih untuk menghabiskannya dengan keluarga atau melakukan hobi mereka. Coba ambil hari di pertengahan minggu untuk menggelar seminar digital.

Untuk lebih menarik lagi kamu juga bisa memberikan souvenir hadiah kepada para peserta seperti sertifikat digital, tumbler promosi, notebook dan lain sebagainya agar peserta lebih semangat dalam mengikuti seminat tersebut.