ANCHOR

ANCHOR

Teks yang menghubungkan lokasi atau dokumen lain pada sebuah Website dinamakan anchor text. Singkatnya, anchor text adalah text yang bisa di klik pada sebuah hyperlink. Untuk membuat anchor, pertama harus memberi nama achor terlebih dulu pada bagian yang akan dijadikan target. Pada praktikum ini tag yang membedakan adalah contohnya < a href=”#hal1″ >Halaman 1< /a >< br / >, untuk membuat link yang menuju halaman tersebut. Lalu ada juga tag < a name=”hal1″ >Halaman 1< /a > untuk membuat judul halaman yang terhubung.

Contoh Coding

<a name=”daftar”>Daftar Isi</a>
</h1>
<p>
<a href=”#hal1″>Halaman 1</a><br />
<a href=”#hal2″>Halaman 2</a><br />
<a href=”#hal3″>Halaman 3</a><br />
</p>
<h1>
<a name=”hal1″>Halaman 1</a>
</h1>
<p>
Sebuah situs web tidak bisa berdiri sendiri. Setiap situs web harus
terintegrasi dengan suatu link. Dengan adanya link, maka setiap halaman
web akan mudah dijelajahi oleh pengunjung. Di samping itu, dengan adanya
link maka pengunjung bisa menjelajahi situs lain dengan referensi yang berbeda.
Oleh karena itu, link merupakan suatu keharusan dalam sebuah situs web.
Fungsi dari link adalah menghubungkan satu halaman web ke halaman lain
(baik dalam situs yang sama maupun tidak). Cara mengaktifkan link hanya
dengan mengklik suatu obyek (dapat berupa teks ataupun gambar, bisa juga
dalam bentuk komponen form).
</p>
<p>
<a href=”daftar”>Kembali ke Daftar Isi</a>
</p>
<h1>
<a name=”hal2″>Halaman 2</a>
</h1>
<p>
Pada contoh ini dimisalkan ada sebuah daftar isi yang terdiri dari 3
buah item yaitu halaman 1, halaman 2 dan halaman 3. Adapun dari skenario
dari contoh ini adalah apabila salah satu item tersebut diklik (mis. halaman 1)
dalam halaman yang sama dengan daftar isi tersebut. Setelah dibuat nama anchor.
Langkah selanjutnya adalah membuat link ke anchor yang telah dibuat dengan
cara menulis perintah nama file dituliskan jika anchor terletak pada halaman
yang berbeda dengan linknya. Sedangkan jika anchor terletak pada halaman yang sama,
cukup dituliskan #nama anchornya saja.
</p>
<p>
<a href=”daftar”>Kembali ke Daftar Isi</a>
</p>
<h1>
<a name=”hal3″>Halaman 3</a>
</h1>
<p>
Dalam desain web, tabel biasanya digunakan untuk mengatur tampilan data supaya
bagus dipandang. Selain itu tabel dapat pula digunakan untuk mengatur layout halaman web.
Sebuah tabel terdiri dari baris dan kolom. Dalam tabel terdapat pula sel yang
merupakan perpotongan baris dan kolom. Data yang akan ditampilkan dalam tabel
diletakkan dalam isi tersebut. Untuk memulai membuat tabel dalam halaman web pertama kali
harus diberikan tag pembuka dan diakhiri dengan. Di antara tag tersebut dapat
Anda masukkan tag untuk membuat baris dan kolomnya. Tag yang menyatakan baris dalam
tabel ditandai dengan tr dan diakhiri dengan tr. Sedangkan sel ditandai dengan td
dan diakhiri dengan td. Tag sel harus diletakkan dalam tag baris sedangkan untuk nama
kolom pada tabel gunakan tag th dan diakhiri dengan th. Penulisan nama kolom ini juga
harus dalam berita tr dan tr.
</p>
<p>

Screenshot

Kesimpulan

Kesimpulannya adalah, anchor penting digunakan untuk sebuah website. Anchor ini tak berbeda jauh dengan hyperlink. Lalu mengapa sangat penting? Karena anchor dapat memudahkan pembaca untuk mencari bahan yang ada dalam website. Pembaca tidak harus mengscroll, jadi hanya mengklik achor maka akan sampai di bahan website tersebut.


Leave a Reply