Soft Starter

Halo pembaca setia Emagz, berjumpa lagi dengan Saya yang tak pernah bosan membahas segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia Electro maupun Electronic. Untuk kali ini, akan menuntun kalian semua untuk membuat sesuatu yang berguna. Ya, sekarang saya ingin menjelaskan Tutorial mengenai Membuat Soft Starter Sederhana. Artikel ini untuk menjawab request kak Juna (@junaidimunto) di Forum OOT (Out Off Topic) beberapa waktu lalu.


Request Kak Juna

Request donk tutorial mengenai elektronika, seperti membuat rangkaian sederhana untuk aplikasi sederhana yang tentunya homemade dan menyesuaikan kantong mahasiswa. Mungkin bisa juga dicombine dengan perangkat komputer 😀
Terimakasih


Soft Starter ini adalah topik yang saya ambil untuk memenuhi tugas mata kuliah Proyek Kreatif 2 semester 3 kemarin. Kenapa saya mengambil topik ini? Alasannya adalah karena listrik di rumah kost saya sangat kurang. Rumah kost yang saya tempati hanya memasang listrik sebesar 1000 VA dan itu digunakan untuk memenuhi 9 buah kamar kost. Listrik ini juga digunakan untuk menyalakan sebuah televisi kost yang digunakan bersama. Namun, saat malam tiba dan saat semua lampu kamar nyala dan juga peralatan lain seperti charger laptop, kipas angin dll menyala, lalu televisi tersebut dinyalakan, maka MCB tidak kuat dan langsung “Trip” atau Anjlok. Untuk mengatasi ini, saya berinisiatif untuk mengurangi penggunaan arus starting televisi tersebut dengan sebuah alat soft starter. Rangkaian Soft Start memiliki fungsi dalam mengalirkan tegangan ke beban dengan daya besar secara perlahan.

Rangkaian Soft Starter memanfaatkan hukum ohm dimana arus berbanding terbalik dengan beban. Maksudnya adalah jika beban dalam suatu rangkaian ditambah, maka arus pada rangkaian itu akan berkurang, begitupun sebaliknya. Penambahan beban dalam rangkaian penghubung ini dipasang secara seri agar arus yang dihasilkan sama besar antara arus pada beban dan arus pada alat listrik selanjutnya (hukum KCL rangkaian seri). Beban dalam rangkaian ini berupa komponen pasif yaitu resistor dengan daya tinggi namun memiliki resistansi cukup rendah agar arus yang dihasilkan bisa stabil dan resistor tidak mudah panas. Resistor yang digunakan biasanya memiliki daya antara 15 – 20 watt dengan resistansi bervariasi antara 8 – 47 Ω.

Pembuatan rangkaian soft start ini cukup mudah dan murah, saya hanya menghabiskan biaya sekitar 50 – 60 ribu rupiah untuk membuat rangkaian ini. Komponen dari rangkaian ini juga sangat mudah didapat di toko peripheral elektronik dimanapun serta hanya membutuhkan skill menyolder saja. Berikut adalah rangkaian soft sart ini.

Rangkaian Soft Start

Dari gambar rangkaian diatas dapat dilihat bahwa komponen yang dibutuhkan cukup sederhana, yakni beberapa buah Resistor, Kondensator (Capacitor), Dioda (Diode), Elco (Elektrolit Condensator), sakelar dan relay. Tentunya komponen rangkaian tersebut dapat diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan Anda, namun yang paling umum bisa dirubah adalah Resistor 47Ω 15 Watt dan juga Relay 24 V, untuk komponen yang lain usahakan tidak dirubah.

Rangkaian Soft StarterDalam rangkaian yang sudah saya buat, saya menggunakan dudukan PCB Matriks ukuran kecil. Karena rangkaian ini terlalu simple dan masih bisa dibuat dengan PCB Matriks. Jika rangkaian sudah kompleks, maka PCB harus diganti dengan PCB Polos. Proses pembuatannya cukup mudah, pasangkan saja komponen-komponen yang dibutuhkan sesuai dengan letaknya seperti pada rangkaian. Gunakan kaki-kaki komponen untuk menghubungkan antar komponen, jika terdapat komponen yang tidak bisa dihubungkan dengan kaki komponen barulah menggunakan kabel kecil kawat tunggal, ingat! kawat tunggal, bukan serabut.

Setelah seluruh komponen terpasang dan terhubung, buat input dan output rangkaian. Input rangkaian berada pada “AC In“, sedangkan output rangkaian berada pada “Ke Primer Trafo 220V“. Anda bisa menggunakan stop kontak atau kotak kontak untuk output, atau bisa juga menggunakan Female jack. Output ini bisa Anda gunakan untuk peralatan listrik yang memiliki arus awal (starting) yang tinggi seperti televisi tabung, komputer, mesin cuci, kulkas ataupun pompa air.


Sepertinya sudah cukup penjelasan yang saya sampaikan kali ini. Bila Anda tertarik untuk membuatnya ataupun masih bingung dengan penjelasan saya di artikel ini, Anda bisa mendownload Paper Project saya di akhir artikel ini. Sebelumnya saya mohon maaf apabila ada kesalahan dan “kurang” bisa memenuhi harapan Anda. Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca artikel kali ini. Akhir kata, salam… 🙂

Download
I0714031_Rizal Nurhidayat_Proyek Kreatif 2 (Soft Starter).pdf

Membuat Soft Starter Sederhanahttps://i2.wp.com/civitas.uns.ac.id/emagz/wp-content/uploads/sites/39/2016/02/Soft-Starter.jpg?fit=600%2C600&ssl=1https://i2.wp.com/civitas.uns.ac.id/emagz/wp-content/uploads/sites/39/2016/02/Soft-Starter.jpg?resize=150%2C150&ssl=1Rizal NurhidayatTutorialElektronika,Gadget,TutorialHalo pembaca setia Emagz, berjumpa lagi dengan Saya yang tak pernah bosan membahas segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia Electro maupun Electronic. Untuk kali ini, akan menuntun kalian semua untuk membuat sesuatu yang berguna. Ya, sekarang saya ingin menjelaskan Tutorial mengenai Membuat Soft Starter Sederhana. Artikel ini untuk menjawab...Mengulas Seputar Dunia Elektronik