pendidikan

Dampak Transmigrasi dan Contohnya

Transmigrasi menjadi salah satu istilah penting yang harus diketahui oleh setiap orang, khususnya orang Indonesia. Penyebabnya karena transmigrasi ini dilakukan pertamakali pada masa orde baru, tempatnya kepemimpinan Presiden Soeharto. Lantas apasaja sih dampak yang di tmbulkan, berikut penjelasan lengkapnya.

Pengertian Transmigrasi

Transmigrasi ialah perpindahan penduduk dari suatu daerah atau pulau yang berpenduduk padak ke daerah atau pulau yang berpenduduk jarang dalam rangka untuk kepentingan pembangunan dalam suatu negara.

Pengertian Transmigrasi Menurut Para Ahli

Adapun definisi transmigrasi menurut para ahli, antara lain:

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun  2009 Tentang Perubahan  Atas  Undang-Undang  Nomor  15  Tahun  1997  Tentang Ketransmigrasian

Transmigrasi dapat didefinisikan sebagai perpindahan penduduk secara sukarela untuk meningkatkan  kesejahteraan  dan  menetap  di  kawasan transmigrasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah.

KBBI

Transmigrasi dapat didefinisikan sebagai perpindahan penduduk dari satu daerah (pulau) yang berpenduduk padat ke daerah (pulau) lain yang berpenduduk jarang.

Tujuan Transmigrasi

Tujuan yang dinyatakan dari program ini adalah;

  1. Untuk mengurangi kemiskinan dan kelebihan penduduk di Jawa, untuk memberikan kesempatan bagi pekerja miskin yang bekerja keras
  2. Untuk menyediakan tenaga kerja untuk memanfaatkan sumber daya alam yang lebih baik dari pulau-pulau terluar.

Dampak Transmigrasi

Terlepas dari tujuan tersebut, ada pula beberapa dampak yang muncul terkait program transmigrasi, diantaranya yaitu:

Ekonomis

Dalam banyak contoh khususnya dalam bidang ekonomi sebagimana yang dikutib dari berekonomi.com banyak program gagal dalam transmigrasi dan tujuannya untuk memperbaiki situasi para transmigran. Tanah dan iklim di lokasi baru mereka umumnya tidak seproduktif tanah vulkanik di Jawa dan Bali.

Para pemukim sering kali adalah orang-orang tak bertanah yang kurang memiliki keterampilan bertani, apalagi keterampilan yang sesuai dengan lahan baru, sehingga membahayakan peluang keberhasilan mereka sendiri. Selain itu, proyek ini menelan biaya pemerintah Indonesia $ 7.000 per keluarga dan merupakan bencana ekonomi, memperburuk utang nasional Indonesia.

Lingkungan

Transmigrasi juga dipersalahkan karena mempercepat deforestasi di kawasan hutan hujan tropis yang sensitif, karena daerah yang sebelumnya berpenduduk jarang mengalami peningkatan populasi yang cukup besar.

Para transmigran sering dipindahkan ke “desa-desa transmigrasi” yang sama sekali baru, yang dibangun di daerah-daerah yang relatif tidak terpengaruh oleh aktivitas manusia. Dengan menetap di tanah ini, sumber daya alam habis, dan tanah menjadi terlalu subur, mengakibatkan deforestasi.

Sosial dan politik

Program ini telah mengakibatkan bentrokan komunal antara kelompok etnis yang telah melakukan kontak melalui transmigrasi. Sebagai contoh, pada tahun 1999, orang Dayak dan Melayu setempat bentrok dengan transmigran Madura selama kerusuhan Sambas dan orang Dayak dan Madura bentrok lagi pada tahun 2001 selama konflik Sampit, yang mengakibatkan ribuan kematian dan ribuan orang Madura kehilangan tempat tinggal.

Transmigrasi kontroversial di provinsi Papua dan Papua Barat, di mana mayoritas penduduknya beragama Kristen. Beberapa orang Papua menuduh pemerintah Islamisasi, atau islamisasi melalui transmigrasi.

Nah, itusaja yang bisa saya tuliskan pada kalian tentang beberapa dampak transmigrasi yang ada dalam bidang lingkungan, ekonomi, sosial, dan politik. Semoga bisa membantu kalian yang sedang memerlukannya ya. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *