All About Biogeochemical Cycle

All About Biogeochemical Cycle

Ohayou, sebelumnya saya hendak meminta maaf terlebih dahulu, karena seharusnya postingan ini saya publish semalam. Namun karena saat proses editing saya tertidur dan kaget bukan main saat membuka mata, ternyata hari sudah berganti.

Jadi pada portofolio kali ini, tidak seperti biasanya karena isi dari portofolio ini bukan review hasil kuliah melainkan jawaban dari 3 pertanyaan mengenai siklus bigeokimia. Berikut adalah pertanyaan dan jawabannya  :

1. What is shown by the reaction below?
2(CH2O) ==>  CO2(g) + CH4 (g)
How is this process related to aerobic respiration ?

2(CH2O) ==>  CO2(g) + CH4 (g)

Reaksi di atas merupakan reaksi pembentukan metana atau yang sering disebut sebagai Methanogenesis. Metanogenesis adalah proses konversi materi organik menjadi gas CH4 dan CO2yang terjadi secara anaerob. Reaksi ini dikatakan reaksi anaerob karena tidak melibatkan kehadiran O2 pada reaksinya.

Dalam pembentukan metana, mempunyai beberapa kesamaan dan perbedaan dengan yang terjadi pada respirasi aerobik.

  • Perbedaan yang dapat terlihat jelas dari reaksi tersebut adalah dalam resprasi aerobik melibatkan Oksigen dalam reaksi reduksinya, sedangkan pada pembentukan metana CH2O terdegradasi tanpa adanya oksigen.
  • Kesamaannya adalah kedua proses tersebut melibatkan proses reduksi-oksidasi dengan bantuan mikroorganisme (Misra, 2012).

Resprasi Aerobik :

reaksi oksidasi : {CH2O} (aq) + H2O (l) ==> CO2 (g) + 4H+ + 4e-

reaksi reduksi : O2 (g) + 4H+ + 4e- ==> 2 H2O (l)

reaksi lengkap : {CH2O} (aq) + O2 (g) ==> CO2 (g) + H2O (l)

Pembentukan Metana :

reaksi oksidasi : {CH2O} (aq) + H2O (l) ==> CO2 (g) + 4H+ + 4e-

reaksi reduksi : CO2 (g) + 8H+ + 8e- ==> CH4(g) + 2H2O (l)

reaksi lengkap : 2{CH2O} (aq) ==> CO2 (g) +CH4(g)

Selain itu, baik aerob dan anaerob menghasilkan kembali gas CO2 yang dapat digunakan oleh tumbahan saat proses fotosintesis dan menghasilkan Oksigen yang sangat penting bagi seluruh makhluk hidup.

2. Define cycles of matter and explain how the definition given relates to the definition of environmental chemistry!

Siklus biogeokimia merupakan perjalanan atau aliran bahan-bahan kimia dalam ekosistem global di bumi ini (Ahmad, 2004)

kehidupan Udara, air, tanah dan teknologi sangat berkaitan secara erat satu sama lain. HUbungan masing-masing komponen dapat digambarkan oleh gambar berikut :

Dari gambar tersebut tampak adanya saling keterkaitan antara komponen-komponen abiotik yaitu udara, air dan tanah serta keterkaitan dari masing-masing komponen dengan komponen biosfer. Jika dikaitkan dengan pengertian dari kimia lingkungan sendiri, (lebih lengkap mengenai kimia lingkungan bisa dibaca di sini), Kimia lingkungan merupakan cabang ilmu kimia yang mengkaji lingkungan kehidupan dari segi sifat dan komposisi kimia serta pengaruh bahan kimia terhadap lingkungan.

Hal ini sangat berkaitan erat, karena siklus biogeomkimia merupakan siklus yang terjadi terus menerus selama di dunia ini masih terdapat makhluk hidup dan siklus yang terjadi saling mempengaruhi proses yang terjadi di berbagai aspek. Salah satu contoh keterkaitan yang dapat diberikan adalah, siklus biogeokimia yang terjadi pada siklus karbon dan oksigen. Siklus ini saling mempengaruhi satu sama lain, karena siklus karbon akan membentuk CO2, yang kemudian CO2 akan digunakan pada siklus Oksigen untuk medapatkan oksigen yang dibutuhkan dalam respirasi aerob untuk membentuk CO2.

DEngan demikian, siklus ini terjadi secara kontinyu dan berkesinambungan antara satu siklus dengan siklus lain yang mempengaruhi keadaan lingkungan sehingga hal ini dipelajari dalam mata kuliah kimia lingkungan.

3. What are the main feature of the carbon cycle?

Sebuah aspek  yang paling penting dari siklus karbon adalah terjadinya transfer energi surya pada sistem biologis dan kemudian diteruskan ke geosfer dan antrosfer dalam bentuk karbon fosil dan bahan bakar fosil sehingga dapat digunakan bagi banyak hal yang menunjang kehidupan makhluk hidup (Manahan, 2010).

Dari gambar di atas, dapat dilihat bahwa karbon yang berasal dari CO2 di atmosfir mengalami fotosintesis yang dilakukan oleh tumbuhan dengan bantuan energi surya menjadi karbon dalam karbohidrat (CH2O) yang merupakan komponen dari semua molekul kehidupan. Itu mengapa bagian ini adalah bagian yang terpenting dalam siklus karbon.

 

Referensi :

Achmad,R. 2004. Kimia Lingkungan. Yogyakarta  : ANDI.

Manahan, S. 2010. Environmental Chemistry, Ninth Edition. London : CRC Press LLC

Misra, K. 2012. Introduction to Geochemistry Principles and Applications. USA : Wiley-Blackwell

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *