Bagaimana Sepak Bola Tiki Taka Dimainkan

Johan Cruyff punya banyak ‘fatwa’ tentang sepakbola. Salah satu yang paling terkenal adalah: “Sepakbola itu permainan sederhana. Tapi memainkan sepakbola sederhana itulah yang paling sulit dilakukan..”. Tidak semua orang suka, tapi nyaris semua insan sepakbola dunia (pemain, pelatih, supporter) setuju, bahwa sepakbola yang ‘benar’ dan sesuai dengan prinsip-prinsip Cryuff adalah yang dimainkan oleh FC Barcelona.

Buktinya, beberapa klub besar selalu mengacu pada gaya bermain Barcelona. Setelah dua kali ditaklukkan di ultimate Liga Champions oleh El Barca, Alex Ferguson tidak malu mengakui bahwa mereka ‘sedikit’ meniru Barcelona dengan berupaya lebih lama menguasai bola. Setelah menuai hasil positif, termasuk mempermak MU 6-1, Roberto Mancini menyatakan:”Kini kami (Manchester City) bermain seperti Barcelona..”.

Franz Beckenbauer, Presiden Bayern Muenchen, dengan jujur menyatakan:”Kami mulai mendekati, tapi belum selevel dengan Barcelona”. Apalagi AS Roma, pelatih barunya, Luis Enrique, jelas-jelas mencoba mengadopsi tiki taka Barcelona, meskipun itu sangat membuat ‘repot’ para pemain seniornya, termasuk Francesco Totti. Tim lain yang memainkan tiki taka juga tidak jauh-jauh dari Barcelona, yaitu Timnas Spanyol. Bukan kebetulan kalau five-6 pemain inti Timnas Spanyol berasal dari El Barca (Puyol, Pique, Xavi, Iniesta, Pedro, Villa).

Berikut ini beberapa prinsip dasar sepakbola tiki taka Barcelona: 1. Mainkan bola di tanah, bukan di udara.Bagi beberapa tim lain (khususnya yang menerapkan pola 4-4-2), umpan silang dari sayap mungkin menjadi senjata andalan, dan sukses, tapi tidak bagi sepakbola tiki taka. Bukan berarti bola sama sekali tidak pernah dilambungkan, tapi itu hanya dilakukan kalau ‘terpaksa’. Dengan kata lain, kalau pemain Barcelona atau Timnas Sepanyol sudah mulai mengumpan jauh/panjang, itu artinya mereka sedang merasa tertekan.

Kalau tidak, bola akan selalu diusahakan berada di tanah/rumput. 2. Umpan bola pendek, ke kaki, bukan ke ruang kosong. Umpan panjang hanya dilakukan untuk mengubah arah serangan, atau untuk memberi kejutan pada momen-monen tertentu.

Itulah mengapa, dalam mengambil tendangan sudut, para pemain El Barca lebih sering melakukannya dengan umpan pendek, bukan tendangan lambung ke mulut gawang. Bukan berarti mengumpan bola ke ruang kosong (untuk dikejar pemain lain, biasanya penyerang, dengan kecepatan penuh) itu jelek, tapi itu bukan gaya tiki taka. Tapi bukankah Lionel Messi (juga Alexis Sanchez) adalah pemain-pemain yang sangat cepat dan sering mengejar bola? Benar, tapi itu merupakan sebuah pengecualian, kita akan bahas nanti.

Lakukan aliran bola secara kreatif. Pola segitiga paling banyak diterapkan, tapi tidak menutup kemungkinan pola lingkaran yang melibatkan lebih banyak pemain. Agak sulit dipercaya, tapi Andres Iniesta menyatakan bahwa latihan ‘kucing-kucingan’ dengan bola yang membuat Barcelona mampu memainkan sepakbola satu sentuhan dengan pola segitiga dan lingkaran.

(Catatan: Saya menyatakan “agak sulit dipercaya”, karena latihan kucing-kucingan dengan bola itu kan dilakukan oleh semua tim sepakbola, tapi hanya sedikit yang bisa memainkannya di lapangan dalam pertandingan sungguhan..).

Berikan dukungan dari jarak dekat dan secara konstan pada teman yang memegang bola. Itulah mengapa 4-five pemain Barcelona/Timnas Spanyol terlihat selalu bergerak ketika ada pemain lain sedang memegang bola. Setelah mengumpan, mereka selalu bergerak dan siaga untuk menerima bola lagi. Pemain lawan jadi tidak mudah untuk memutuskan siapa yang mesti dijaga.

Dan pengambilan posisi saat tidak memegang bola menjadi sangat penting. Andres Iniesta pernah bilang:”Percuma anda menjadi pengumpan terbaik di dunia, kalau teman very best anda tidak berada pada posisi yang benar..” five. Jangan membawa lari bola.  Kalau bisa mengumpan, jangan bawa lari bola. Selain menguras tenaga, risiko kehilangan bola menjadi lebih besar, kecuali kalau anda Lionel Messi.. Ya, gaya very best Messi sebenarnya merupakan ‘pengecualian’ di Barcelona yang ada di qqpoker. Kalau diamati, Messi adalah pemain yang paling sering membawa bola, termasuk saat meng-replica cara Maradona mencetak gol (melawan Inggris, PD 1986) dengan menggiring bola dari tengah lapangan saat Barcelona melawan Getafe.

Demikian juga Alexis Sanchez yang juga senang menggiring bola dengan kecepatan tinggi. Setelah sebuah pertandingan di La Liga yang membuat para pemainnya banyak berlari, Pep Guardiola bukannya memuji, tapi justru mengeluh:”Pemain kami terlalu banyak berlari..”.  Untuk memahami keluhan Guardiola, kita mesti ingat salah satu mantra Johan Cruyff: “Kalau ada pemain yang berlari kencang, berarti dia terlambat start out, atau berdiri pada posisi yang salah..”. Mainkan bola di semua sudut lapangan (belakang, tengah dan depan).

Tidak banyak yang menyadari, bahwa Barcelona adalah salah satu tim dengan pertahanan paling kokoh. Dan itu dilakukan dengan para pemain belakang yang berani memainkan bola, termasuk di daerah pertahanannya sendiri.

Bek yang mampu membuang bola jauh-jauh dari kotak penalti mungkin diperlukan, tapi itu bukan tipe bek ‘desirable’ sepakbola tiki taka. Yang lebih diperlukan adalah bek yang mampu memainkan bola dan memulai serangan. Carly Rexach (pemandu bakat Barcelona yang ‘menemukan’ Messi) bilang: “Menguasai bola itu penting, karena kalau kita memegang bola, lawan tidak akan bisa menyerang, dan kita yang akan memutuskan, mau menyerang atau bertahan”.

Artinya, penguasaan bola ala tiki taka bukan hanya berbahaya dalam menyerang, tapi juga bisa menjadi alat pertahanan yang ampuh. 7. Kiper juga harus bisa very best bola. Banyak penjaga gawang (kiper) yang mengeluh, karena dalam sepakbola elementary tugas mereka bertambah, tidak hanya menangkap bola, tetapi juga harus ‘bermain bola’.

Published by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *