Penyebab Kepala Bayi Peyang Yang Sering Terjadi?

Kepala balita peyang juga dapat disebabkan oleh penyatuan lempeng-lempeng tulang tengkorak yang terlalu dini. Dalam dunia medis situasi ini disebut craniosynostosis pada craniosynostosis, wujud kepala anak bayi peyang tidak berpengaruh pada perkembangan otak anak bayi dan tidak menyebabkan kelainan wujud kepala di kemudian hari, karena seiring berjalannya waktu, wujud kepala akan kembali normal.

Gunakan bantal khusus untuk mencegah kepala anak bayi peyang Untuk mencegah kepala anak bayi jadi peyang karena kerap tidur dalam posisi telentang. Kepala peyang pada anak bisa diselesaikan dengan banyak cara, seperti mengendalikan posisi tidur dan pemakaian bantal khusus.

Anak bayi dilahirkan dengan tulang tengkorak yang masih lunak dan sambungan antar tulang tengkorak yang masih fleksibel untuk memberi ruang bagi pertumbuhan otak yang terjadi pada tahun pertama kehidupannya. Umumnya itulah yang membuat kepala anak bisa berubah wujud. Apa memang benar anak yang terlahir dgn kepala peyang mempunyai kelainan turunan.

Lahirnya Kepala Bayi Terkesan Aneh? Ini yang perlu diketahui.

Banyak anak bayi terlahir dengan kepala berbentuk lonjong dan terkesan aneh, yang disebabkan oleh adanya tekanan di jalan lahir pada waktu proses persalinan. Terkadang, wujud kepala yang lonjong tersebut dapat kembali bulat dengan sendirinya dalam waktu sekitar 6 pekan. Kepala anak yang formatnya tak bulat, dan bukan disebabkan oleh tekanan pada proses persalinan, kerap disebut kepala peyang. Dalam dunia medis, istilah kepala balita peyang dibagi menjadi dua, yakni plagiocephaly dan brachycephaly.

Flat Head Syndrome / Kepala Peyang ialah ketidak normalan pada format kepala bayi seperti pemipihan di satu bagian atau sisi samping kepala dikarenakan penekanan.

Sebagian anak sering kali lahir dengan mempunyai bentuk kepala yang berbeda dibanding anak bayi lainnya. Normalnya, kepala anak mempunyai wujud bulat. Melainkan ada juga yang terlahir dengan kepala balita peyang atau tidak rata. Kendati tidak memengaruhi

Perkembangan otak anak bayi, kepala anak bayi peyang bisa menyebabkan bentuk wajah dan kepala menjadi tidak simetris. Tulang tengkorak anak bayi yang baru lahir masih tipis dan fleksibel, sehingga bisa berubah wujud seandainya ada tekanan pada komponen tersebut untuk waktu yang lama.

Komponen belakang kepala atau salah satu sisi kepala anak bayi yang sepatutnya bulat bisa menjadi rata, lazimnya karena terlalu sering meringkuk terlentang.

Adanya persoalan di rahim. Tekanan bisa terjadi di kepala anak bayi sebelum lahir, yang disebabkan sebab adanya penekanan di dalam rahim atau sebab kekurangan cairan ketuban yang berfungsi untuk melindungi anak.

Posisi tidur anak. Posisi tidur tengadah memang lebih aman bagi balita , namun tidur telentang selama berjam-jam dengan posisi yang sama dapat menyebabkan kepala anak bayi menjadi datar di satu daerah.

Anak bayi prematur cenderung lebih mudah mempunyai kepala yang rata atau peyang, sebab tulang tengkorak mereka lebih lunak dari pada anak yang lahir pada umur kehamilan normal.

Plagiocephaly yakni suatu keadaan di mana salah satu sisi kepala anak bayi datar, sehingga bentuk kepala terkesan asimetris, posisi kedua alat pendengar bisa menjadi tidak searah dan kepala terlihat seperti jajar genjang apabila dipandang dari atas.

Sedangkan dahi dan wajah bisa menonjol sedikit di sisi yang sama dengan sisi kepala yang datar. Situasi brachycephaly adalah kondisi di mana komponen belakang kepala bayi menjadi rata, menyebabkan kepala terkesan melebar, dan kadang-kadang dahi kelihatan ke depan.

Bayi yang mempunyai kepala peyang punya sebagian ciri-ciri yang dapat anda amati, ialah: Saat berada pada posisi tidur, kepala anak lebih kerap hanya menghadap.

Menderita ketegangan otot leher juga dapat membuat kepala bayi peyang. Selain ini mengendalikan gerakan otot leher untuk memutar kepala, yang berarti salah satu sisi kepala bayi akan lebih sering Mengalami penekanan pada ketika berbaring.