nasi tumpeng tradisional jakarta

Pada zaman dahulu, nasi tumpeng biasanya dibuat dari nasi putih. Meski saat ini tumpeng sudah memiliki variasi tertentu. Nasi putih yang berbentuk kerucut melambangkan sesuatu yang kita makan harusnya berasal dari sumber yang bersih dan halal. Sedangkan bentuk kerucut tumpeng dapat diartikan sebagai harapan agar hidup selalu sejahtera. Lauk penting yang biasanya ada pada nasi tumpeng adalah ayam.

nasi tumpeng jakarta
nasi tumpeng jakarta

Biasanya dipilih ayam jantan yang dimasak utuh dengan bumbu kuning dan diberi santan kental. Pemilihan ayam jago dapat memiliki makna menghindari sifat-sifat buruk ayam jago, antara lain: sombong, congkak, kalau berbicara selalu menyela dan merasa benar sendiri (berkokok), tidak setia dan tidak perhatian kepada anak istri.

Selain itu, nasi tumpeng juga dilengkapi dengan ikan lele. Meski kini orang kadang memilih jenis ikan lain sebagai lauk nasi tumpeng jakarta murah. Ikan ini menjadi simbol dari ketabahan, keuletan dalam hidup dan sanggup hidup dalam situasi ekonomi yang paling bawah sekalipun. Lauk lain yang disajikan adalah ikan teri. Ikan ini biasanya digoreng dengan atau tanpa tepung. Ikan teri selalu hidup bergerombol.

Filosofi yang dapat diambil, sebagai contoh dari kebersamaan dan kerukunan. Nasi tumpeng juga sering dilengkapi dengan telur rebus utuh. Hal ini melambangkan jika semua tindakan harus direncanakan (dikupas), dikerjakan sesuai rencana dan dievaluasi hasilnya demi kesempurnaan. Telur juga menjadi perlambang jika manusia diciptakan dengan fitrah yang sama. Yang membedakan nantinya hanyalah ketakwaan dan tingkah lakunya.