Menko PMK Tinjau RSP UNS

IMG_3359

Rektor UNS menjelaskan maket RSP UNS kepada Menristekdikti, Menkes, dan Menko PMK dalam kunjungan peninjauan operasional RSP UNS, Rabu (10/8/2016).

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani sambangi Rumah Sakit Pendidikan UNS untuk peninjauan operasional, Rabu (10/8/2016). Bersama Menteri Kesehatan, Nila Djuwita F. Moeloek dan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir, Puan mengelilingi RSP yang terletak di Kabupaten Sukoharjo ini.

“Setelah peninjauan, alhamdulillah rumah sakit pendidikan ini baik, memadai. Kemudian fasilitas yang diperlukan untuk rumah sakit pendidikan sudah tercukupi. Kami berharap dengan dukungan Kementerian Kesehatan dan Kemenristekdikti, bersinergi menjadi satu sehingga akan meningkatkan mutu pendidikan dan muncul dokter-dokter baru yang bukan hanya sekolah saja tapi langsung praktik,“ komentar Puan usai mengelilingi RSP.

Puan meminta pengelola RSP UNS terus melakukan peningkatan mutu dan standardisasi pelayanan dengan terus bersinergi dengan kementerian terkait. Puan juga berharap RSP UNS, satu dari tujuh belas RSP yang ada di Indonesia ini  bisa menjadi rumah sakit percontohan, khususnya di Jawa Tengah.

Sementara itu, Nila Moeloek menyambut baik RSP UNS mulai beroperasi. Menurutnya, dengan adanya RSP tersebut, lulusan Fakultas Kedokteran memiliki kepandaian yang lebih komprehensif, utamanya di bidang kedokteran umum karena telah didukung lahan untuk praktik mahasiswanya. Mahasiswa FK UNS tidak lagi berpindah-pindah rumah sakit untuk praktik.

IMG_3477

Wakil Direktur Pelayanan dan Diklat RSP UNS, Tonang Dwi Ardiyanto memandu Menkes, Menristekdikti, dan Menko PMK berkeliling RSP UNS.

Selain mengelilingi tiap sudut ruang pelayanan rumah sakit, Puan juga berkesempatan memberikan kartu Indonesia Sehat kepada perwakilan warga Sukoharjo. Didampingi Rektor UNS, rombongan menteri juga meluangkan waktu untuk berdialog dengan tenaga medis dan pasien RSP UNS.

RSP UNS merupakan rumah sakit tipe C yang memberikan layanan primer dengan berbagai fasilitas yang telah disediakan. Rumah sakit yang terletak di Pabelan Sukoharjo ini didukung dengan 18 orang dokter spesialis, 9 orang dokter umum, dan 1 orang dokter gigi. Para dokter tersebut dibantu 5 orang tenaga pendidik nonmedis, 61 paramedis, dan 35 orang tenaga nonmedis.[](nana.red.uns.ac.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *