Ulasan Film Evil Dead: Sam Raimi

Ulasan Film Evil Dead: Sam Raimi – Di era 80-90an, dunia mengenal berbagai ikon horor seperti Freddy Krueger sang master mimpi buruk. Jason Voorhess si pembunuh yang mencintai orang tua, hingga Chucky si boneka ‘imut’ yang sebenarnya tidak imut.

Film Evil Dead

Film Evil Dead pertama kali muncul sebagai proyek prototipe oleh sutradara Sam Raimi. Dengan nama Within The Wood (durasi 32 menit) dengan tujuan untuk mencari investor. Sayangnya, meskipun mendapat sambutan hangat, tetapi cukup sulit bagi Raimi untuk temukan investor yang masuk akal.

Mengingat saat itu film horor masih sebatas hantu (minim adegan gore atau adegan sadis). Within The Wood membuat ulang judul The Evil Dead, dan meskipun tergolong low budget. Film ini akhirnya mendapat banyak pujian dan diterima dengan baik oleh publik saat itu, melahirkan 2 sekuel.

2 sekuel berikutnya, The Evil Dead 2 dan Army Of Darkness, kembali menghadirkan banyak adegan sadis. Namun kali ini Raimi menambahkan unsur yang cukup mengejutkan yaitu comedy / humor (lebih tepatnya humor ironis).

Disini latar belakang dari Necronomicon mulai di bahas. Ternyata buku ini berasal dari situs penggalian yang di bawa oleh Professor Raymond Knowby. Ia mulai meneliti buku tersebut (yang kemudian mengeluarkan entitas dalam buku tersebut) di kabin yang kemudian tinggal di Istrinya sendiri dimiliki oleh buku ini dan harus dikurung di ruang bawah tanah.

Bagaimana Ulasan Film Evil Dead: Sam Raimi?

Tidak ada yang tahu tentang nasib Profesor. Sampai Annie, putri Prof. Raymond, datang ke kabin bersama orang lain dan mulai menganggap Ash adalah pembunuh, untungnya ini dibereskan setelah mereka mendengarkan rekaman Prof Raymond.

Kunci untuk menghentikan semua ini ada di halaman yang telah berhasil diterjemahkan, tetapi sayangnya halaman itu jatuh di ruang bawah tanah, tempat ibu Annie berada. Remake lainnya atau reboot. Either way, remake klasik Hollywood lainnya untuk generasi yang lebih muda.

The Evil Dead, sebuah horor kuno oleh sutradara Sam Raimi, kembali ke layar lebar dengan judul yang lebih sederhana, Evil Dead. The Evil Dead bisa dibilang salah satu pionir formula horor yang khas, yang merupakan setting terpencil, dan sekelompok anak muda dengan ciri dan stereotip masing-masing.

Walaupun sekuelnya, Evil Dead 2 dan 3, bergeser genre dengan kecenderungan ke arah thriller fantasi aksi, seri Evil Dead tetap mendapat tempat di hati para penggemar horor tahun 80-an. Untuk melihat film terbaru, silahkan kunjungi Rekomendasi dan review film.

Kelemahan sebenarnya dari Evil Dead adalah film aslinya itu sendiri. Perbandingan penggemar pasti negatif. Dari sudut pandang khalayak awam, formula sekelompok manusia yang terjebak di satu lokasi juga tidak bisa dibilang istimewa dan diberi label bisa diprediksi.

Hal tersebut tidak tertolong oleh kualitas akting para pemeran utamanya. Mungkin naskah dan dialog lebih bisa di salahkan daripada para aktornya. Tetapi chemistry antara karakter dan reaksi yang ditampilkan tidak menarik simpati penonton.

Baca juga : https://civitas.uns.ac.id/infotek/2020/12/17/review-film-terminator-salvation-terbaru/

Masalah seperti ini biasa terjadi pada film horor beranggaran rendah. Namun, mengingat nama besar The Evil Dead, penggemar mungkin mengharapkan peningkatan dalam pembuatan ulang ini.

The Evil Dead di remake lagi dengan judul Evil Dead. Film Evil Dead kembali menghadirkan banyak adegan sadis dengan nada serius, dan tentunya film ini kembali mendapatkan predikat sebagai film paling menyedihkan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *