Perampokan

Ben, Seorang pimpinan perusahhan swasta, melapor ke polisi karena uang perusahannya sebesar 100 juta telah dirampok. Salah satu karyawannya selesai mengambil uang perusahaan sejumlah 100 juta dari Bank. Pada saat perjalan pulang dari Bank ke Kantor terjadi perampokan. Setelah menerima laporan, Polisi segera menemui korban di kantornya dan mulai melakukan penyelidikan. Polisi meminta menceritakan kronologi kejadiannya.

Polisi : “Bagaimana kejadiaannya berlangsung?”

Dia langsung menjelaskannya :
“Bos ku menyuruhku untuk mengambil uang 100 juta dari bank. Saat dalam perjalanan, aku dihadang oleh perampok. Dia menutupi wajahnya dengan topeng, hanya matanya yang terlihat. Dia juga memakai baju lengan panjang dan sarung tangan. Ketika Dia melihatku, dia langsung berusaha merebut tas yang berisi uang itu dan kabur.”

Polisi : “Aku melihat ada bekas luka di wajahmu, apa yang terjadi?”

Karyawan : “Hmm… luka ini karena terkena cincin si pencuri. Sempat terjadi perkelahian saat Aku berusaha melawan untuk mempertahankan tas tersebut.”

Polisi : “Benarkah? Bagaimana bentuk cincinnya?”

Karyawan : “Sepertinya cincin emas dengan batu berwarna hijau”

Selesai mendengar keterangan dari korban, Polisi langsung menarik kesimpulan dan berkata kepada Ben :

Polisi : “Tidak ada pencurian uang!, karyawan bapaklah yang mengambil uang tersebut dan mengarang cerita.”

Ben : “Tidak ada pencurian? Bagaiamana bapak bisa tahu?”

Polisi : “Dia berbohong, jika pencurinya memakai sarung tangan, bagaimana dia bisa tahu warna cincinnya.”

 

—TAMAT—

1 thought on “Perampokan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *