Kita bisa mendengar perbedaan antara suara air panas dan suara air dingin saat dituang ke wadah. Mengapa air panas dan air dingin menghasilkan suara yang berbeda ketika dituang?

Jawabannya adalah karena air panas dan dingin memiliki viskositas atau ‘ketebalan’ yang berbeda.

Perubahan viskositas antara air panas dan dingin mengubah suara percikan ketika dituangkan. Ini adalah perubahan halus yang dipelajari otak kita dari waktu ke waktu.

Panas mengubah viskositas cairan karena memberi energi pada molekul. Dalam air dingin, molekul membawa lebih sedikit energi dan kurang ‘bersemangat’, yang berarti lebih kental.  

Viskositas air dingin yang lebih tinggi juga menyebabkan gelembung lebih sedikit ketika dituangkan. Hal ini menciptakan suara frekuensi yang lebih rendah.  

Air panas di sisi lain menghasilkan suara bernada lebih tinggi ketika dituangkan karena molekul bergerak lebih cepat.  

Perbedaan kecil dalam suara inilah yang telah dipelajari oleh otak kita untuk membedakan, dan inilah mengapa kita dapat mengenali air panas dan dingin dengan telinga kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *