SMAN 5 SURAKARTA

SMA 5 sendiri memiliki beberapa sisi yang menyimpan banyak cerita. Ada Aula atas yang kadang terdengar suara langkah orang berlari padahal ditempat tersebut sedang tidak ada siapa-siapa. Ada pula, perpustakaan yang beberapa kali muncul beberapa sosok asing yang membaca buku, lengkap dengan seragam SMA. Padahal tidak ada satupun dari siswa disitu yang mengenalnya. Konon katanya, itu merupakan wujud dari penampakan mereka yang meninggal ketika masih mengenyam pendidikan di SMA 5.

Beberapa alumni dari SMA tersebut menuturkan bahwa pernah mengikuti diklat Paski dengan acara jerit malam. Ketika itu mereka berangkat ke lantai atas berjumlah 5 orang tetapi sesampainya diatas jumlah menjadi 6 orang. Tak hanya itu, kadang terlihat sosok dengan muka rusak berdarah-darah terlihat di kaca laboratorium kimia. Bahkan dahulu, ada beberapa kejadian siswa kesurupan dimana mereka meminta agar jangan berbuat buruk di lingkungan sekolah. Biasanya hal itu terjadi setelah ada siswa yang melakukan tindakan yang tidak terpuji di dalam area sekolah.


SMAN 3 SURAKARTA (KERKOP)

Sebelum berdiri kokoh seperti sekarang ini tak banyak yang tahu bahwa SMA ini merupakan salah satu SMA tertua di Solo. Sekolah ini sendiri berdiri dengan nama Sekolah Menengah Tinggi (SMT) pada tahun 1943 di daerah Manahan. Sebelum berdirinya SMA ini di Kerkop, ternyata banyak yang tidak mengetahui bahwa tanah ini adalah sebuah lahan kosong yang lembab. Dikabarkan ada beberapa kuburan tua sebelum SMAN 3 didirikan disini. Sebelum dipindah, ada beberapa makam yang tidak ada bekasnya. Tidak ada tulang belulang. Pada awal tahun penggunaannya, para warga sekolah banyak sekali menemui hal yang ganjil. Ada penampakan kereta kuda yang datang ketika malam Jumat Kliwon. Konon, kereta tersebut menjemput salah satu makhluk halus yang bermukim di kawasan ini.

Saat ini sekolah ini sudah mengalami banyak perubahan dalam segi bangunan. Tetapi masih banyak cerita mistis masih tetap bertahan. Dari sosok anak kecil berwajah tua yang bermain di lapangan basketnya. Sosok kepala terbang yang tiba-tiba muncul dengan wajah pucat dari kaca ruangan kelas. Atau menurut penuturan beberapa alumni, masih sering munculnya sosok perempuan di ujung toilet sekolah ini. Bahkan jika malam tiba, barang siapa yang masih berada di sekolah ini sendirian akan mendengar suara halus seorang perempuan berbisik “Opo kowe pengen ngancani aku?” 


SMAN 8 SURAKARTA

Ketika sekolah ini berdiri sampai sekarang cerita mistis dari masa ke masa terus berkembang. Biasanya kejadian demi kejadian muncul akibat ulah oknum siswa yang berbuat tidak sopan. Beberapa kamar mandi menjadi saksi beberapa siswa yang tiba-tiba terkunci dari dalam meskipun berteriak agar ada yang mendengar untuk dibukakan tapi ternyata sia-sia. Karena suara dari dalam seakan dibungkam oleh hal yang tak kasat mata.

Ada pula mitos sosok perempuan dengan robek dibagian mulut yang kadang muncul dibalik jendela ketika pelajaran sedang dimulai. Ada pula sosok genderuwo penjaga gedung badminton yang sering membuat beberapa siswa yang bermain disitu jatuh hingga patah tulang dikarenakan berbicara kotor ketika berolah raga. Kadang pula ada beberapa makhluk halus yang mengikuti beberapa siswa yang berpacaran di tanah bekas kuburan di kebun bagian belakang. Kadang dari mereka yang diikuti sering bermimpi buruk, sakit yang takkunjung sembuh, atau linglung tiba-tiba. Sosok pocong, kuntilanak, genderuwo, dan tuyul menjadi sosok yang sering menggunakan bekas sumur di sekolah ini sebagai transit.


SMAN 1 SURAKARTA

Cerita paling tenar yaitu tentang lonceng mistis yang konon dulu pernah ada di atas bangunan menara depan. Meskipun sudah tidak ada, beberapa alumni mengaku pernah mendengarkan lonceng tersebut. Konon, bagi siapapun yang mendengar lonceng mistis ini akan mengalami kejadian ganjil. Salah satunya adalah berinteraksi dengan penunggu gedung ini. Ada banyak mitos tentang penunggu gedung SMAN 1. 

Salah satunya adalah sang Genderuwo bermata merah yang menghuni kamar mandi lantai atas yang suka menampakan wujudnya kepada siswa putri. Ada pula sosok cantik yang biasanya muncul menjadi bayangan putih ketika maghrib datang. Ada pula sosok terseram berupa suster ngesot yang sering menunggu siswa yang paling akhir pulang ketika senja sudah datang. Konon, bagi mereka yang melihat sosok ini pasti mengalami kaku di kaki sehingga tidak bisa bergerak. Disaat itu kita bisa menikmati sosok suster ngesot merangkak menuju arah kita dengan wajah penuh belatungnya.


SMAN 6 SURAKARTA

Banyak kisah mistis klasik yang beredar di SMA ini yang masih beredar sampai sekarang. Salah satunya sosok mbak Kunti yang sosoknya bisa dilihat pada pantulan kaca atau cermin di sekitar aula atau lemari piala pada senja atau pagi hari. Ada pula sosok nenek berbaju hitam yang konon sering menampakkan diri di kamar mandi ketika beberapa siswa mengganti baju purna jam pelajaran olahraga.

Hawa mistisnya semakin kentara ketika berada di gedung sekolah bagian selatan yakni gedung yang bersebelahan dengan SD Cengklik. Beberapa siswa yang duduk sendirian ketika senja datang sering mencium bau melati dan kadang melihat jendela, pintu, penghapus yang bergerak-gerak sendiri. Ada pula sosok genderuwo jahil yang menghuni lapangan sepakbolanya. Konon, sosok ini sering jahil dengan menyangkutkan kakinya ketika beberapa siswa atau masyarakat bermain bola.

Pada pertengahan tahun 1990an, teror Wewe Gombel yang menculik anak sempat menakuti warga sekitar. Seorang anak 5 tahun dilaporkan hilang dan diketemukan 3 hari kemudian di sekitar lapangan ini dengan kondisi linglung dengan membawa bunga setaman.


SMA SANTO YOSEF SURAKARTA

Peristiwa fenomenal antara lain datang dari tahun 80an. Dimana beberapa siswa dan pemuda sekitar SMA ini secara iseng bermain jelangkung. Mereka berhasil memanggil salah satu penunggu daerah tersebut. Tetapi beberapa anak hanya menganggap candaan sehingga murkalah sang penunggu tersebut. Mitos yang beredar bahwa 3 orang siswa menjadi linglung di kemudian hari dan 1 pemuda sekitar yang ikut bermain tiba-tiba meninggal dengan cara tidak wajar. Bahkan sampai sekarang bermain jelangkung di sekolah ini menjadi hal yang sangat tabu. Tidak hanya itu, penampakan seperti pocong dan manusia kerdil di kamar mandi sering ditemui beberapa siswa dan alumni SMA ini.


SMA MUHAMMADIYAH 1 SURAKARTA

Berbeda dengan sekolah-sekolah yang kita bahas sebelumnya. Sekolah ini mempunya banyak makhluk astral berenergi positif. Dari sosok kakek tua berjubah putih yang membawa tasbih sampai sosok perempuan wangi berbaju putih yang sering menampakkan wujudnya kepada beberapa murid sebagai sebuah pertanda. Konon, sang kakek ini sering menampakkan wujudnya sebagai makmum ketika sholat.

Sebenarnya, dahulu banyak oknum pesugihan yang menanam penunggunya di pertigaan timur sekolah ini. Namun beberapa makhluk yang berada di kawasan ini, termasuk dari SMA Muhi mengusirnya. Entah apakah hal tersebut ada pengaruhnya dari keraton Mangkunegaran yang terkenal mempunyai penunggu dengan energi yang lebih besar.

Namun jangan salah, penunggu disini bukan penunggu yang diam saja. Beberapa murid juga melihat wujud penampakan di sekolah ini berupa wajah yang seram pula, namun biasanya penunggu tersebut merubah wujudnya untuk memberi pelajaran dari beberapa pamali yang murid-murid sengaja lakukan. Mitosnya, penunggu disini tidak suka dengan sikap-sikap yang menghina agama. Beberapa kisah dari alumni menyebutkan, beberapa siswa mengalami kecelakaan tak jauh dari sekolah ini dikarenakan beberapa hari sebelumnya mereka dengan sengaja bermain-main dengan Alquran dan bacaan sholat. Bahkan beberapa dari mereka menghembuskan nafas terakhirnya tak lama dari peristiwa karma tersebut.


MAN 1 SURAKARTA

Dahulu lokasi gedung ini merupakan sebuah kebon kosong yang dikelilingi oleh makam. Meskipun sudah dibangun gedung sekolah Islam tetap saja muncul kejadian horor yang masih terngiang di ingatan beberapa alumni. Salah satu yang terkenal yaitu sosok jin muslim yang sering menyerupai siswa di sekolah ini. Penampakan ini sering muncul mengikuti kegiatan ibadah siswa seperti sholat malam dan tadarus. Beberapa siswa sadar ketika masuk ke asrama kedapatan melihat rekan mereka tidur padahal baru saja berjumpa di masjid sekolah. Konon, jin ini juga sering melempari kerikil kepada penghuni asrama yang bertindak diluar norma dan etika. Ada pula sosok genderuwo dengan tinggi 3 meter yang sering menampakkan wujud dan bau bangkainya diantara batas gedung sekolah ini dengan pemakaman yang ada dibelakangnya.

Ada pula sosok anak kecil yang gemar bermain air di tengah malam. Sosok ini sering dijumpai di sekitar keran wudhu dan kamar mandi. Sosok dengan wajah tua dan menggunakan celana pendek ini sering tiba-tiba menghidupkan keran di tengah malam yang membuat warga asrama menjadi kaget dan ketakutan. Ada pula sosok burung yang kadang hinggap di atap gedung sekolah dan bersuara laksana seorang kuntilanak.

Meskipun demikian, sekolah ini merupakan sekolah yang baik. Ilmu agama dan mengedepankan etika merupakan nilai lebih yang ditanamkan oleh sekolah kepada murid-muridnya.


SMAN 4 SURAKARTA

Karena dibangun disebuah lahan kosong dengan beberapa kuburan tua yang tidak terawat maka tidak heran ada beberapa kisah mistis yang masih dipercaya ada sampai sekarang. Salah satunya kisah sosok laki-laki dengan busana Jawa yang sering berjalan di lorong lantai dua ketika tengah malam. Konon, hal ini dibenarkan oleh para siswa yang mengadakan acara yang diharuskan menginap di sekolah ini.

Beberapa siswa dan alumni setuju bahwa gedung utama merupakan bangunan dengan interaksi gaib paling sering di sekolah ini. Konon, ada sosok kuntilanak yang sering menampakkan kehadirannya dengan ketawa cekikikan yang khas ketika malam menjelang. Ada pula sosok genderuwo gondrong yang semua badan hingga kepalanya ditutupi oleh rambut yang lebat, konon sosok ini sering membuat siswa putri kaget dengan kemunculannya di toilet-toilet putri yang kebetulan mempunyai cahaya yang minim.

Bahkan menurut alumni, pada dekade 80-90an ada sebuah kisah tentang siswa yang terjun bebas dari loteng gedung ini karena depresi dengan masalah kehidupannya. Mitosnya, roh penasarannya sering muncul dibeberapa event sekolahan bahkan karena kehadirannya, pihak penjaga sering menghidupkan lampu di kelas tertentu agar roh penasaran ini tidak mengganggu warga sekolah lainnya.

Meskipun demikian, mitos tetap mitos. Tidak ada yang tahu kepastiannya. Apakah itu nyata atau tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *