Sebelum dibangun gedung, daerah ini merupakan sebuah kebun terbengkalai yang luas dan terdapat makam di dalamnya. Makamnya pun beraneka ragam, dari makam Tionghoa, pribumi, sampai makam Belanda.

Meskipun beberapa makam berhasil dipindahkan, ada salah satu makam Belanda yang berada di belakang gedung yang sampai saat ini belum mau untuk dipindahkan. Hal ini sering dihubungkan dengan sosok “Jasmine”, hantu anak kecil Belanda yang sering mengajak bermain. Dibeberapa sudut gedung ini dipercaya sebagai tempat Jasmine bermain, tak heran beberapa kontak astral seperti pintu yang terbuka dengan sendiri sampai beberapa alat yang berpindah tempat secara tiba-tiba sering terjadi ketika malam tiba. Bahkan mitos mengatakan pamali untuk memanggil nama Jasmin ketika berada dalam komplek ini.

Tak hanya itu, sosok hantu tanpa kepala dengan kemeja hitam sering tampak berjalan di beberapa lorong gedung bahkan ketika siang hari. Sosok genderuwo pun juga melengkapi aura mistis. Konon, sang genderuwo sering menampakkan wujudnya yang menyeramkan kepada mereka yang sedang berada dalam gedung.

Meskipun demikian, makhluk di gedung ini bukan makhluk yang membahayakan. Kejahilan hanya sebatas ingin bermain dan berkenalan dengan orang yang mereka suka. Maka dari itu, tetap bertindak sopan dan menjaga lisan sangat disarankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *