Pandangan Umum Menembus Dunia Kerja

Dengan tingginya jumlah lulusan perguruan tinggi setiap tahunnya, kemanakah arah persaingan berlanjut? Ada dua pilihan yang dapat diambil… pertama : lanjut ke jenjang yang lebih tinggi, kedua : masuk dunia kerja.

Lanjut ke jenjang yang lebih tinggi, bukan untuk mengulur waktu, pilihan diambil untuk mempersiapkan diri agar lebih matang sebelum akhirnya menghadapi persaingan di dunia kerja. Selain menambah bekal ilmu pengetahuan, juga menambah pengalaman dan jaringan pertemanan. Salah satu yang menjadi pertimbangan menjadikan opsi ini sebagai pilihan tentunya biaya. Adanya beberapa orang yang beruntung sehingga uang bukan lagi faktor penghalang. Namun, tidak sedikit pula yang memiliki keterbatasan ekonomi yang mengharuskan mereka berpikir keras untuk mencari soluai jika ingin menjadikan lanjut ke jenjang yang lebih tinggi sebagai opsi setelah lulus.

Lantas bagaimana mengatasinya? Jalan keluar selalu ada, (1) banyak beasiswa ditawarkan baik dari pemerintah maupun dari pihak swasta. Meski begitu persaingan mendapat beaaiswa bukanlah sesuatu yang mudah, banyak pesaing yang harus dikalahkan, banyak test yang harus dihadapi. (2) Opsi lain untuk menutupi kelemahan ekonomi adalah mencari bisnis sampingan sambil kuliah, entah itu jualan makanan, pakaian, online shop, ataupun kerja part time. Meskipun menyita banyak waktu dan tenaga, namun dengan perencanaan dan pembagian waktu yang bijaksana, cara ini dapat ditempuh.

Masuk dunia kerja, dengan memilih opsi ini maka tantangan yang dihadapi akan sangat berbeda dibanding ketika masih duduk di bangku perkuliahan. Kerja bukan seperti kuliah, menyelesaikan tugas kerja bukan seperti menyelesaikan tugas kuliah. Butuh extra tanggung jawab dan disiplin untuk menghadapi tantangan di dunia kerja. Persaingan masuk dunia kerja juga merupakan perjuangan yang sangat ketat. ada jutaan pencari kerja yang akan terus bertambah setiap tahunnya dan itu akan terus bertambah, sementara jumlah lapangan kerja tidak mencukupi. Ini sudah menjadi permasalahan bertahun-tahun. Dari sekian banyaknya pencari kerja, hanya kadidat yang berkualitas dan benar-benar kompeten yang dapat mengisi satu posisi lowongan kerja yang tersedia di instansi pemerintah ataupun perusahaan.

Melihat fakta bahwa jumlah pencari kerja tidak sebading dengan lapangan kerja, diperlukan kreatifitas dalam menghadapi tantangan global untuk masuk dunia kerja. Entrepreneur merupakan solusi kreatif untuk berkompetisi. Peluang menjadi entrepreneur tidak terbatas. Selama ada semangat dan usaha, banyak usaha yang dapat dikembangkan. langkah awal menjadi entrepreneur dapat dimulai dari usaha berskala kecil, dengan mengembangkan skill yang diperoleh di perkuliahan, baik itu yang diperoleh dari mata kuliah atau organisasi kemahasiswaan yang diikuti. Banyak materi yang disampaikan di perkuliahan yang dapat dijadikan modal untuk menjadi entrepreneur kreatif, seperti: komputer, desain, ataupun troubleshooting dan juga internet. Opsi lain yang dapat dijadikan modal adalah hobi. Hobi sangat potensial dikembangkan dalam menjadi entrepeneur, tekuni hobi merupakan satu langkah bijaksana untuk memulai persaingan ketat di dunia kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *