Goa Petruk, berada di dukuh Madayana Desa Candirenggo, Kecamatan Ayah atau sekitar 4,5 Km dari Jatijajar menuju arah selatan. Goa Petruk memiliki tiga bagian. Di lantai satu, hanya akan terdapat kelelawar dengan bau yang nggak sedap dan juga berterbangan. Di lantai kedua, diberi nama Goa Semar yang menyuguhkan pemandangan dari bebatuan yang indah nan mempesona.

Ketika masuk ke Goa Petruk laksana memandang keindahan alam yang tiada tara, nggak ada bandingannya sama tempat indah manapun apalagi terdapat batu stalaktit dan stalagmit yang mempesona. Kemudian untuk Goa yang terakhir, nah inilah yang disebut Goa Petruk, kenapa disebut Petruk? Dikarenakan dalam Goa tersebut terdapat batu yang mempunyai wujud seperti hidungnya Petruk. Namun sayang banget, Guys! Karena ulah kolonial Belanda saat melakukan penebangan phosfat, maka hidung Petruk yang menjadi logo dari Goa pun putus.

Goa Petruk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *