Peningkatan Kapasitas Kesiapsiagaan Bencana Karang Taruna Taruna Karya Perumahan Bumi Graha Indah Jaten Karanganyar

By | November 1, 2022

Perumahan Bumi Graha Indah (Perum BGI) masuk dalam kategori perumahan teratur di kota besar.  Perum BGI Jaten berada di komplek perumahan Desa Jaten Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar. Data BPS 2019 menyebutkan jumlah penduduk di Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar mencapai 82.000 jiwa (Budi, Iwan, Darsono, & Daru, 2020). Merujuk Permensos No. 25 Tahun 2019 tentang Karang Taruna, batasan usia anggotanya menganut sistem stelsel pasif yaitu generasi muda yang berusia 13 (tiga belas) sampai dengan 45 (empat puluh lima) tahun (Permensos RI). Saat ini Karang Taruna – Taruna Karya Perumahan Bumi Graha Indah Jaten Karanganyar memiliki anggota aktif tidak kurang dari 100 orang, baik yang masih berdomisili dan atau yang sedang merantau karena studi lanjut dan bekerja di luar kota. Peraturan Daerah Kabupaten Karangnyar No. 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Peraturan Daerah Kabupaten Karangnyar No. 1 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Karanganyar memasukkan Desa Jaten Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar dalam kawasan peruntukan industri besar dan kawasan rawan bencana banjir (Perda Kabupaten karanganyar). Konflik sosial merupakan potensi bencana sosial terbesar yang mungkin terjadi. Perubahan tataguna fungsi lahan akibat pertumbuhan industri menyebabkan penurunan jumlah lahan pertanian sehingga berpotensi pada penurunan produktivitas hasil pertanian di Kabupaten Karanganyar (Elviana, et al., 2020). Selain itu berkurangnya area resapan sehingga meningkatkan potensi bencana banjir (Budi, Iwan, Darsono, & Daru, 2020).

Metode pengabdian masyarakat terdiri atas tiga kegiatan utama yaitu: 1. Kelompok diskusi terpumpun, 2. Workshop peningkatan kapasitas kesiapsiagaan bencana dan, 3. Pengukuran peningkatan pengetahuan peserta.

Kelompok diskusi terpumpun/focus group discussion (FGD) dilakukan dalam rangka melakukan identifikasi kebutuhan pelatihan dengan melibatkan unsur pelaksana pengabdian dari Riset Grup Akustik dan Geofisika, unsur perangkat desa dan unsur pengurus Karang Taruna – Taruna Karya Perumahan Bumi Graha Indah Jaten Karanganyar.

Workshop peningkatan kapasitas kesiapsiagaan bencana diikuti oleh seluruh anggota aktif Karang Taruna – Taruna Karya Perumahan Bumi Graha Indah Jaten Karanganyar dilaksanakan secara hybrid dengan metode pemapran teori dan praktik didampingi oleh fasilitator melibatkan unsur Riset Grup Akustik dan Geofisika, BPBD Kabupaten Karanganyar, PSB LPPM UNS.

Pengukuran peningkatan pengetahuan peserta menggunakan kuesioner yang memuat pertanyaan seputar kesiapsiagaan bencana dan rencana tindak lanjut yang akan dilakukan peserta pasca pelatihan. Metode sampling yang digunakan adalah metode pengambilan data non probability – accidental sampling.

Workshop peningkatan kapasitas kesiapsiagaan bencana Karang Taruna –Taruna Karya Perumahan Bumi Graha Indah Jaten Karanganyar dalam rangka pengabdian masyarakat Grup Riset Akustik dan Geofisika Program Studi Fisika FMIPA Universitas Sebelas Maret telah berhasil dilaksanakan dengan baik. Keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat ini ditunjukkan dengan meningkatnya pengetahuan dan kesadaran peserta tentang pentingnya peningkatan kapasitas masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana.

Bencana non alam dan bencana sosial akibat perubahan fungsi lahan pertanian, secara tidak langsung berpengaruh pada ketahan pangan wilayah. Meningkatnya pengetahuan dan kesadaran kesiapsiagaan bencana peserta workshop tidak diiringi dengan meningkatnya kesadaran untuk bekerja dalam bidang pertanian/peternakan/perikanan.

Pengabdian Masyarakat Hibah Grup Riset (PKM HGR – UNS) Dana Non Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Non-APBN) Tahun Anggaran 2022 dengan Surat Perjanjian Kontrak Nomor: 255/UN27.22/PM.01.01/2022