“Pengetahuan berkenaan merek haki Hak Kekayaan Intelektual atau proses branding sendiri sebaiknya dimengerti oleh seluruh pemilik perusahaan.”
Tidak perduli perusahaan itu telah besar atau barusan mengawali (startup). Sebab dengan pahami dengan baik berkenaan merek atau branding HAKI tersebut akan memudahkan proses pemasaran atau jalannya perusahaan secara berbarengan.

Kenali Siapa Konsumen setia Anda
Mengenali dengan tentu siapa customer atau konsumen produk Anda ialah hal pertama yang perlu Anda kerjakan untuk ambil langkah branding HAKI Hak Kekayaan Intelektual strategy. Misalkan, konsumen setia Anda ialah ibu rumah-tangga yang kesehariannya beraktivitas di dalam rumah, dengan begitu Anda dapat lakukan branding produk dengan menarget karakter yang sesuai personalitas mereka.

  1. Mengenali Secara Detil Apa Yang Anda Jual
    Anda tidak dapat lakukan proses branding dengan sebaik-baiknya tanpa ada mengenali detil produk yang akan Anda jual. Ditambah lagi bila produk itu bukan produk hasil produksi sendiri alias produk konsinyasi, karena itu Anda harus pahami detil produk itu. Dengan begitu, Anda dapat lakukan branding sesuai detail produk itu.
  2. Kenali Kelebihan Produk Anda Dibandingkan Kompetitor
    Untuk lakukan proses branding yang bagus, merek consultant akan merekomendasikan pada Anda untuk betul-betul mengenali kelebihan produk yang Anda punyai bila dibanding dengan produk lain. Tidak boleh pakai kalimat ‘ini produk kualitas tinggi’, sebab pemikiran kelebihan produk itu ada di konsumen setia. Bukan pada pemikiran perusahaan Anda.

Tuntunlah konsumen setia untuk mendapati sendiri kelebihan produk yang Anda punyai. Supaya kesetiaan mereka tumbuh bersamaan dengan rasakan kualitas produk Anda langsung.

  1. Kenali Apa Ada Paket Faedah?
    Belajarlah dari produk motor merek Honda. Honda bukan hanya hanya motor dengan semua aksesorisnya. Lebih dari itu, Honda sediakan paket faedah komplet produk berbentuk bengkel sah Honda, Ahass. Yang sediakan suku cadang dan pembaruan dan perawatan sama standard motor merk Honda.
  2. Apa Yang Akan Konsumen setia Harapkan Dari Produk Anda
    Misalnya produk Anda ialah salon kecantikan. Memutuskan apa yang pengin konsumen setia rasakan berkenaan salon Anda. Harus diingat jika dalam masalah ini tidak ada benar atau salah. Statuskan Anda selaku konsumen setia, lalu tanya dalam diri Anda sebagai konsumen setia berkenaan apa yang Anda harapkan selaku konsumen setia dari produk service salon itu.

Sesudah Anda mengenali ke-5 hal itu, karena itu Anda dapat lakukan proses branding sesuai jawabnya. Branding bukan hanya hanya marketing atau bahkan juga cuman hanya pemasaran, tetapi lebih dari itu. Branding menempatkan produk merek Anda supaya bisa diterima sampai diperlukan oleh warga. Yang selanjutnya lahirlah setia konsumen yang terus akan cari dan memakai produk Anda secara berulang-ulang sekalinya banyak produk semacam yang lain.

Apakah yang disebutkan oleh psikiater Abraham Maslow jika tiap manusia condong akan penuhi tuntutan hidupnya. Bila Anda dapat mendapati keperluan konsumen setia apa yang akan tercukupi dengan produk merek Anda, karena itu Anda akan gampang untuk lakukan taktik branding yang pas dan tepat.

Jalan keluar yang pas akan Anda dapatkan waktu Anda sudah mengetahui jawaban atas pertanyaan “Keperluan apa yang akan tercukupi oleh merek produk Anda?” Kemudian, Anda akan datangkan bagaimanakah cara penuhi keperluan konsumen setia dengan sebaik-baiknya. Secara unik dan tidak diberi oleh kompetitor merek Anda.

Dengan demikian, konsumen setia akan setia pada merek Anda. Sikap setia konsumen setia berikut yang akan jadikan mereka beli kembali dan kembali.