Pengelolaan DAS berbasis Hamemayu Hayuning Bawana

Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) menjadi tanggung jawab kita bersama. Komitmen antara pemerintah, masyarakat, kegiatan usaha berbasis kerakyatan-padat karya dan akademisi (ABGC) diharapkan mampu mewujudkan kelestarian DAS dalam filosofi Hamemayu Hayuning Bawana.

Perda DAS DIY No.11 Tahun 2016 Tentang Pengelolaan DAS, menjadi dasar hukum bagi seluruh masyarakat dan ABGC dalam upaya menjaga dan mengelola DAS di D.I.Yogyakarta. Sehingga lingkungan tumbuh subur, indah dan lestari air dan sumber daya alam, demi masa depan berkelanjutan dengan berbasis Hamemayu Hayuning Bawana dan Lima Pilar Keistimewaan.

 

Foto bersama dengan KPH.Wironegoro

(Kiri – Kanan : Pak Joko, Mas Krisna, Masrur, Prof.Totok, KPH.Wironegoro, Pak Bambang, Bapak Kukuh dan Pak Dirgantara.

————————————————————————————————————————————

Perda DIY No.11 Tahun 2016 Tentang Pengelolaan DAS

https://jogjaprov.go.id/berita/detail/sosialisasi-perda-diy-no11-tahun-2016-tentang-pengelolaan-das

 

Memayu hayuning bawana adalah filosofi atau nilai luhur tentang kehidupan dari kebudayaan Jawa.[1] Memayu hanuning bawana jika diartikan dalam bahasa Indonesia menjadi memperindah keindahan dunia.

(https://id.wikipedia.org/wiki/Memayu_hayuning_bawana)

 

http://portal.jogjaprov.go.id/pemerintahan/kalender-kegiatan/view/sosialisasikan-5-pilar-keistimewaan-humas-diy-gelar-sarasehan-dan-hiburan

Pembangunan Berfalsafah Hamemayu Hayuning Bawana? Yang Mana?