DRAFT RUMUSAN

RAPAT PEMBAHASAN RENCANA KERJASAMA FKPDAS DIY

DENGAN 116 PERGURUAN TINGGI DI DIY

 

Pada hari ini Jumat, tanggal 28 Desember 2018 telah dilaksanakan Rapat Pembahasan Rencana Kerjasama Forum Koordinasi Pengelolaan DAS (FKPDAS) DIY dengan 116 (Seratus Enam Belas) Perguruan Tinggi di DIY, di Ruang Amdal Kampus Institut Teknologi Yogyakarta (ITY), mengundang beberapa perwakilan dari perguruan tinggi, antara lain : Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Institut Sekolah Tinggi Pertanian (INSTIPER) Yogyakarta, Institut Pertanian Yogyakarta (INTAN), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta, Universitas Sanata Dharma (USD), Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta, Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Institut Teknologi Yogyakarta (ITY), Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Yogyakarta, Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung Serayu Opak Progo (BPDASHL SOP), Pakar Pengelolaan DAS (Prof. Totok Gunawan, MS), BPDASHL SOP, dan Pengurus serta Anggota FKPDAS DIY.

Dengan memperhatikan perjanjian kerjasama antara lain :

  1. Nota Kesepahaman antara Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor NK.6/MenLHK-V/2015 dan Nomor 16/M/SKB/VI/2015 ( MENRISTEK)
  2. Perjanjian Kerjasama antara Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung dan Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor PKS.179/V-Set/2015 dan Nomor 3/PK/M/VI/2015
  3. Perjanjian Kerjasama Antara Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta Nomor PKS.40/V-Set/2015 dan 16/UN34/PK/VI/2015
  4. Perjanjian Kerjasama Antara Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan Rektor Universitas Gajah Mada Nomor PKS.3/V-Set/2015 dan 4841/P/Dir-KA/2015
  5. Perjanjian Kerjasama Antara Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan Rektor UPN Veteran Yogyakarta Nomor PKS.64/V-Set/2015 dan 015/PKS-UN62/VI/2015

Setelah mendengarkan paparan dari narasumber dan dilanjutkan dengan diskusi, disepakati hal-hal sebagai berikut :

  1. Jumlah DAS di Indonesia mencapai 17.088 DAS, sedangkan di D.I. Yogyakarta terdapat 4 DAS, yaitu DAS Opak, DAS Progo, DAS Serang, dan DAS Bribin. Untuk mengantisipasi dan mengatasi adanya kerusakan DAS yang lebih luas maka diperlukan Multilayer Governance Collective Action (MGCA) dari para pemangku kepentinganp/stakeholder (Akademisi, Pemerintah, Swasta dan Masyarakat) secara bersama-sama dengan penuh kesadaran.
  2. Berdasar filosofi dan ciri khas tata nilai budaya Yogyakarta Hamemayu Hayuning Bawana (menjaga lingkungan ini tetapindah dan lestari), peningkatan daya dukung DAS di D.I. Yogyakarta mendesak untuk dilaksanakan dengan komitmen tinggi.
  3. Peran Perguruan Tinggi (PT) sangat strategis dalam pengelolaan DAS untuk meningkatkan daya dukung DAS sebagai ekosistem penyangga kehidupan.
  4. Bentuk upaya dan aksi nyata dalam rangka meningkatkan daya dukung DAS yaitu melalui gerakan mahasiswa tanam dan pelihara pohon, dimulai ketika mahasiswa baru (saat registrasi awal) menempuh studi di perguruan tinggi. Sedangkan kegiatan bagi pendidik dan tenaga kependidikan tingkat tinggi akan di atur dalam peraturan tersendiri.
  5. Institut Teknologi Yogyakarta (ITY) sebagai kampus lingkungan, telah menginisiasi dan melaksanakan gerakan tanam dan pelihara pohon ini melalui program One Student Five Trees (OSFT), dengan mewajibkan tiap mahasiswa baru yang melakukan studi di ITY menanam dan memelihara 5 (lima) pohon per mahasiswa. Universitas Negeri Semarang (UNNES) juga telah melaksanakan gerakan ini dengan kewajiban tanam dan pelihara pohon “Satu Mahasiswa Satu Pohon”.
  6. Rektor ITY (Prof. Dr. Ir. Chafid Fandeli) telah ditunjuk sebagai Ketua Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perguruan Tinggi (FKLHPT) Kabupaten Bantul. Forum Rapat Koordinasi tanggal 28 Desember 2018 mengusulkan untuk segera dibentuk FKLHPT di seluruh kabupaten/kota dan D.I. Yogyakarta. Mahasiswa yang lulus studi akan mendapat sertifikat dari FKLHPT sebagai bukti nyata tanam dan pelihara pohon yang telah mereka lakukan dengan baik selama masa studi.
  7. Guna mendukung gerakan tanam dan pelihara pohon kali ini, setidaknya diperlukan 3 (tiga) hal, yaitu : lokasi tanam, ketersediaan bibit, dan mahasiswa, dan perangkat manajemennya.
  8. Ketua FKPDAS DIY (Drs. C. Kukuh Sutoto, M.Si.) menyampaikan untuk ketersediaan bibit akan mendapatkan dukungan dari BPDASHL SOP, sedangkan lokasi penanaman dan jadwal penanaman dapat di koordinasikan dengan FKPDAS.
  9. Prof.Totok Gunawan, M.S., selaku pakar pengelolaan DAS sekaligus mewakili Rektor UGM, menyampaikan usulan untuk pembentukan Forum Koordinasi Lingkungan Hidup Perguruan Tinggi (FKLHPT) Sleman dengan mengusulkan calon koordinator FKLHPT Sleman (UII, UNY, UPN,UIN Sunan Kalijaga) serta pembentukan FKLHPT tingkat D.I.Yogyakarta sebagai koordinator UGM. Pembentukan FKLHPT untuk Kabupaten/Kota yang lain menyusul.
  10. Menyusun Kelompok Kerja Pembentukan FKLHPT DIY oleh formatur yang terdiri dari : FKPDAS DIY (Drs. C. Kukuh Sutoto, M.Si.), UGM (Prof. Totok Gunawan, M.S.), BPDASHL SOP (Ir. B.L. Dirgantoro, MM.), Dinas LHK DIY (Wahyu Dwi Hartanto, S.Hut.), dan ITY (Masrur Alatas, S.T., M.Eng.).

Demikian rumusan ini dibuat, untuk dapat dipergunakan sesuai keperluannya