MAKALAH PERKEMBANGAN KEYBOARD

PENDAHULUAN

Setiap komputer pasti memiliki banyak perangkat-perangkat pendukung untuk membantu menyelesaikan kebutuhan manusia. Perangkat-perangkat tersebut dibagi menjadi tiga yaitu, Software, Hardware dan brainware. Periferal sendiri adalah hardware tambahan yang disambungkan ke komputer, biasanya dengan bantuan kabel. Peripheral ini bertugas membantu komputer menyelesaikan tugas yang tidak dapat dilakukan oleh hardware yang sudah terpasang didalam casing. Adapun yang ingin saya bahas kali ini adalah salah satu dari hardware tersebut yang berfungsi dalam perangkat input data.

Keyboard berbentuk mirip mesin ketik yang berisi huruf, angka, simbol-simbol khusus serta tombol-tombol fungsi. Gunanya untuk memberi perintah kepada komputer dengan cara menuliskannya atau menekan kombinasi beberapa tombol. Tombol keyboard biasanya memiliki serangkaian karakter yang diukir atau dicetak di atasnya, dan setiap penekanan tombol biasanya sesuai dengan satu simbol tertulis. Namun, membuat beberapa simbol mungkin memerlukan menekan dan menahan beberapa tombol secara bersamaan atau berurutan. Meskipun sebagian besar tombol keyboard menghasilkan huruf, angka, atau simbol (karakter) tombol lain atau penekanan tombol secara bersamaan dapat meminta komputer untuk menjalankan perintah sistem.

Susunan keyboard yang dipakai umum sekarang ini diistilahkan dengan Qwerty. Istilah Qwerty ini diambil dari enam huruf pada susunan teratas dari sebuah keyboard. Sebenarnya susunan tersebut adalah salah satu susunan yang paling tidak efisien. Karena susunan tersebut sengaja dibuat seperti itu agar kita-kita dapat mengetik dengan lebih lambat. Loh? Mengapa demikian? Hal ini berkaitan dengan sejarah mesin ketik yang ditemukan lebih dulu oleh Christopher Latham Sholes (1868). Sebenarnya ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja ASK (American Simplified Keyboard), yang umumnya disebut Dvorak yang ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940. Susunan Dvorak menggunakan kelima vokal dan lima konsonan yang paling umum digunakan yaitu AOEUIDHTNS. Susunan Dvorak ini memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya Dvorak harus kalah dengan susunan huruf Qwerty yang sudah banyak digunakan di dunia pada saat itu. Akhirnya pada tahun 1973 susunan pada mesin ketik Qwerty inilah yang diturunkan pada keyboard sebagai input komputer dan kemudian diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization).

Macam-Macam Keyboard berdasarkan media penghubung

Keyboard USB

Keyboard usb mempunyai kelebihan yang membuat orang sekarang banyak menggunakannya, adapun kelebihannya adalah transfer data lebih cepat, pemasangannya lebih mudah karena pada komputer modern sekarang menyediakan banyak port usb.

Keyboard Wireless

Keyboard wireless tidak menggunakan kabel untuk mengirim input ke komputer, keyboard wireless ini mengirim input data melalui infra red, bluetooth atau wireless. untuk menghubungkan keyboard wireless ke komputer di butuhkan usb sebagai penerima datanya.

Macam-Macam keyboard berdasarkan susunan huruf

Keyboard DVORAK

Keyboard ini di temukan pada tahun 1932, keyboard ini mempunyai sususan huruf yang telah banyak membebani tangan sebelah kanan bekerja dibandingkan dengan tangan kiri.

Keyboard KLOCKENBERG

Keyboard ini di buat untuk menyempurnakan bentuk jenis keyboard yang suda ada, bentuk keyboard ini terpisah dua bagian, bagian kiri dan kanan.

KESIMPULAN

            Pada perkembangan nya, keyboard telah mengalami banyak perubahan, mulai dari keyboard untuk mengetik dan masih terhubung ke komputer dengan menggunakan kabel, keyboard khusus untuk para gamer, keyboard kecil protable yang mudah dibawa kemana-mana, keyboard yang memiliki lampu led RGB hingga kerboard yang dihubungkan ke komputer tanpa kabel (wireless)

Keyboard telah membantu manusia dalam banyak hal, seperti menyelesaikan pekerjaan, memberi perintah ke komputer, dann untuk bermain game. Saya rasa keyboard yang sudah ada sekarang sudah bagus, namun tidak menutup kemungkinan untuk adanya pengembangan lagi kedepannya, untuk mencari inovasi-inovasi lain.