Skip to content

Pahami Tips Bepergian Saat New Normal Agar Tetap Sehat dan Selamat

Tetap aman beraktifitas selama pandemi dengan beberapa tips bepergian saat new normal. Tahun 2020 menjadi tahun yang berbeda. Kehadiran Covid-19 membawa banyak perubahan bagi kehidupan. Mau tak mau semua harus ikut menyesuaikan demi kebaikan dan keselamatan bersama.

Tak ada yang pernah menyangka. Aktifitas di muka bumi seolah melambat bahkan sempat behenti bergerak akibat Corona virus. Konon virus yang datang dari dataran China ini mampu membunuh manusia dengan sekejap. Tak heran jika seluh masyarakat dunia panik.

Pemerintah merasa bertanggung jawab melindungi rakyatnya. Berbagai kebijakan mulai dicanangkan. Banyak rumah sakit darurat dibangun untuk mengatasi meluapnya korban Covid-19. Untuk memutus mata rantainya, PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar mulai diterapkan diberbagai daerah. Seluruh aktifitas diruang publik dipaksa berhenti. Bekerja dan sekolah dilakukan via daring yang dilakukan dirumah masing-masing.

Namun apakah semua itu cukup membuat negara ini terbebas dari Covid -19? Ternyata belum. Nyatanya hingga kini corona masih ada di sekitar kita. Bahkan mulai merangsek hingga pelosok desa. Hampir setiap kecamatan ada yang terinfeksi virus corona. Lalu, bagaimana caranya jika harus memenuhi kebutuhan yang ada diluar rumah?

Pemerintah Kabupaten Bogor bekerja dengan sebuah platform digital bertajuk Achico. Keduanya sepakat untuk melahirkan sebuah aplikasi yang dinamakan Teman Sehat.  Aplikasi ini memudahkan proses pelacakan dari seorang pasien positif covid-19.

Dengan adanya Temansehat, diharapkan pemutusan mata rantai covid-19 akan lebih mudah.

Bagi siapa saja yang memang harus keluar rumah atau bepergian tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Lantas apa saja yang harus dilakukan?

Gunakan Masker Untuk Menutup Mulut dan Hidung

Masker menjadi salah satu alat wajib yang harus dikenakan setiap keluar rumah. Tak harus masker medis kok. Masker dengan bahan kain pun bisa.

Esensi utama dari penggunaaan masker adalah untuk mencegah perpindahan droplet. Kita tak pernah tau siapa saja yang tubuhnya sedang terinveksi Covid-19. Sedangkan virus ini bisa dengan mudah berpindah dan menginfeksi orang lain hanya melalu droplet.

Orang yang batuk dan bersin akan secara otomatis mengeluarkan droplet. Inilah yang bisa menularkan virus corona.

Virus corona dapat masuk melalui mulut, hidung dan mata. Jadi untuk mencegahnya perlu adanya pelindung diri. Seperti masker, face shield dan kacamata.

Beberapa orang mengeluh sulit menemukan masker yang nyaman dipakai. Salah satu keluhannya adalah sulit bernafas. Iya, memang betul masker dengan bentuk dan bahan tertentu akan ‘engap’ saat digunakan. Sebagian lagi memiliki bentuk yang kurang pas di wajah. Sehingga terasa mengganggu saat dipakai.

Berikut ini adalah tips memilih masker yang tepat.

  1. Pilih bahan katun

Bahan katun sudah sejak lama di sukai karena lembut dan menyerap keringat. Area antara mulut dan hidung serta dagu rentan berkeringat. Sehingga jika tak memilih bahan yang menyerap keringat akan menyebabkan herpes atau biang keringat.

  • Sesuaikan dengan bentuk wajah

Tiap orang memiliki bentuk wajah yang berbeda satu sama lain. Bentuk wajah dipengaruhi oleh bentuk hidung, rahang dan pipi. Memilih masker yang sesuai dengan bentuk wajah tak hanya dapat memberi kenyamanan saja. namun juga dapat memaksimalkan fungsinya. Masker yang terlalu besar tak dapat melindungi hidung dan mulut secara optimal. Sebaliknya, masker yang terlalu sempit akan membuat sulit bernafas.

Pastikan Menjaga Jarak Aman Dengan Orang Lain

Pembatasan sosial atau sosial dinstancing merupakan salah satu tips bepergian saat new normal. Dengan menjaga jarak, kita dapat meminimalisir penularan covid-19.

Pada umumnya, jarak aman yang disarankan adalah 1-2 meter. Namun, sebetulnya virus corona dapat berpindah hingga 6-8 meter.

Cara menjaga jarak aman adalah dengan tidak pergi ke tempat ramai. Dan juga jangan berkerumun, karena dapat meningkatkan resiko penularan. Selain itu, juga meniadakan kontak fisik. Sementara jangan bersalaman dulu ya.

Jangan Bertukar Benda Dengan Orang Lain

Bagi Anda yang masih harus bekerja diluar rumah, dianjurkan untuk membawa peralatan pribadi sendiri-sendiri. seperti alat tulis, peralatan makan, tisu, dan lain sebagainya.

Membawa bekal makan dan minum dari rumah juga sangat disarankan lho. Selain lebib terjamin nutrisi dan kebersihannya. Makanan yang dibawa dari rumah juga minim resiko dari kontaminasi virus.

Pulang dan Pergi Dengan Kendaraan Pribadi

Terbiasa menggunakan kendaraan umum saat harus bepergian? Sementara ini lebih baik menggunakan kendaraan pribadi saja.  kendaraan umum digunakan bergantian dengan orang-orang yang tak di ketahui dari mana saja. begitu pula dengan kondisi kesehatannya.

Keluar rumah dengan transportasi umum justru dapat meningkatkan resiko penularan covid-19 ini. jika terus berputar, maka mata rantai penularannya akan lebih sulit di putus.

Cuci Tangan Pakai Sabun

Nah, banyak yang salah kaprah nih. Banyak yang mengira membasuh tangan dengan hand sanitizer saja sudah cukup tanpa cuci tangan.

Jadi, hand sanitizer digunakan pada tangan yang bersih dan kering. Karena sifatnya membunuh kuman, virus dan bakteri yang menempel pada tangan. Bukan membersihkan tangan dari kotoran.

Sedangkan yang kotor tetap harus di cuci dengan sabun. Selain itu, sabun mengandung detergen yang mampu meluruhkan minyak, sebum, kotoran dan lendir.

Sekarang sudah banyak wastafel dan tempat cuci tangan. Seluruh area publik memang wajib memiliknya. Jadi, cuci tangan telebih dahulu, keringkan baru gunakan hand sanitizer ya.

Tips bepergian saat new normal termasuk mengikuti protokol kesehatan yang sudah di anjurkan oleh pemerintah. Saat ini bukan hanya yang terinfeksi saja yang sakit. Tapi juga bumi. Untuk bisa sembuh perlu adanya kerjasama dan disiplin dari seluruh elemen masyarakat. Ini bukan hanya tentang pasien covid-19 dan keluarganya saja. Ini sudah menjadi tanggung jawab kita bersama.

Published inBicara

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *