Contoh Kasus Hak Merek di Indonesia

Contoh Kasus Hak Merek di Indonesia

Kasus Merek Obat Sakit Kepala

Angkatan tahun 90an dan 2000 kemungkinan kenal dengan obat sakit di kepala “OSKADON”. Dengan jargon yang kerap kedengar di beberapa iklannya “Oskadon Memang Oye..”. Obat sakit di kepala ini selanjutnya jadi benar-benar terkenal.

Selanjutnya munculah merek atau merek baru bernama “OSKANGIN”. Menyaksikan mayoritas elemen hurufnya sama “OSKA”, karena itu faksi oskadon melontarkan tuntutan.

Hasilnya…pengadilan Jakpus terima tuntutan itu dan minta penangguhan merek oskangin. Dengan argumen oskangin menggunakan beberapa elemen merek oskadon yakni “OSKA”. Hakim memandang oskangin cuman ingin menumpang terkenal nama oskadon.

Cek Nama Brand

Kasus Sabun Muka Biore

Raksasa kosmetik Jepang, KAO Corporation menuntut PT. Sintong Kekal. Pemicunya ialah PT. Sintong Abadi membuat sabun pembersih dan memberikannya merek “BIORF”.

Secara sepintas pasti kelihatan benar-benar serupa di antara “BIORE” dengan “BIORF”. Dengan argumen ini KAO Corporation berkeberatan dan menuntut PT. Sintong Abadi. BIORF diperhitungkan akan mengelabuhi customer. Karena customer dapat menduga jika BIORF satu pabrikasi dengan BIORE.

Kasus Merek Larutan Penyegar Cap Kaki Tiga

Awalnya, merek ini adalah pemain inti produk minuman larutan penyegar di tanah air.

Tetapi pada tahun 2016, pemerintahan sah mencoret simbol larutan Cap Kaki Tiga punya Wen Ken Durg yang mana brand-nya di Indonesia digenggam oleh KINO Grup.

Pasalnya ialah ada tuntutan berkenaan simbol Cap Kaki Tiga yang paling serupa dengan simbol negara Isle of Man. Sang penggugat ialah masyarakat negara Inggris namanya Russel Vince.

MA memenangi tuntutan sang Russel Vince ini dan Ditjen HAKI dengan cara resmi sudah minta BPOM untuk larang peredaran larutan penyegar Cap Kaki Tiga di Indonesia.

Pesan saya, bila kamu mempunyai produk dan ingin membuat brand-nya, bikinlah se-orisinil kemungkinan dan selekasnya daftarkan hak merek kamu.

Cek Nama Merek

Karena sayang kan, siapa yang tahu produk kamu jadi ngetop, terus mendadak ada yang menuntut. Pada akhirnya kamu harus tukar merek. Sementara customer sangat mengenali merek kamu . Maka kamu harus usaha keras kembali untuk membuat merek yang baru.

Ingat ! merek ialah asset intangible yang paling berharga. Asset yang tidak kelihatan bentuk fisiknya (seperti bangunan, kendaraan) tetapi nilainya benar-benar mahal dan jadi arwah untuk usaha kamu.

Comments are closed.