Pengertian dan Konsep Militer

Pengertian dan Konsep Militer

Makna dari sebuah Pasukan sendiri apabila dilihat dari kamus besar bahasa Indonesia, memiliki pengertian sebagai sekelompok tentara maupun prajurit yang bertugas sesuai dengan kemampuanya dan terkadang ditempatkan diposisi dalam suatu pertahanan. (Peter Salim dan Yeny Salim, 2002 : 1105).

Menurut Sayidiman Suryohadiprojo menyebutkan mengenai pengertian istilah militer secara lebih sederhana, bahwa : “Militer sebagai organisasi kekuatan bersenjata yang bertugas didalam menjaga kedaulatan negara”(Conni Rahakundini Bakrie, 2007 : 41).

Apabila dilihat dari sudut pandang Almos Perlemutter (2000) menjelaskan tentang organisasi militer dalam sebuah negara, yakni menyebutkan bahwa dalam sebuah organisasi militer didalam sebuah negara, terdapat beberapa jenis orientasi militer yang bisa dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu prajurit professional, prajurit peretorian dan pajurit revolusioner. Ketiganya muncul sebagai bagian dari adanya reaksi akan keadaan yang terjadi di sekitarnya.

Sementara itu apabila ditelusuri melalui asal usul pembentukannya, Nodlinger mengidentifikasi bahwa pembentukan pasukan militer dapat dibentuk menjadi tiga kelas sosial, yaitu : 1. Kelas atas (high class) 2. Kelas menengah (middle class) 3. Kelas menengah bawah (lower middle class). (Nodliger dalam Indria Samego, 2000 : 40).

Lalu, Menurut Pasal 1 angka 20 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, Militer adalah kekuatan angkatan perang dari suatu negara yang diatur berdasarkan peraturan perundangan. Dalam  mengemban tugas dan fungsinya TNI memerlukan disiplin yang tinggi yang merupakan sebuah syarat yang harus dimiliki agar dapat menjalankan tugas secara baik.

Dengan ini maka hukum disiplin militer perlu ditegakan guna kepentingan penyelenggaraan pertahanan negara. Hukum disiplin Militer adalah peraturan dan norma yang bertujuan mengatur dan membina tata kehidupan militer.

Baca juga: Sejarah Terbentuknya TNI: dari BKR, TKR, hingga TNI

Comments are closed.