Adab

Adab Bertanya Dalam Islam [Wajib Diketahui Oleh Para Pencari Ilmu]

Adab Bertanya Dalam Islam- Bertanya dalam hal sesuatu yang membuka wawasan baru dan mendewasakan seseorang. Setiap orang pasti mempunyai hal yang janggal untuk dirinya. Ketika itu terjadi, maka ada kesempatan bagi dirinya untuk mengembangkan ilmu wawasan dan kedewasaannya.

Adab bertanya merupakan hal yang menunjang sekali untuk mengalirnya ilmu. Biasanya, seorang guru akan lebih banyak menerangkan tentang solusi atau jawabannya secara luas. Kalaupun tidak, maka yang bertanya pun sudah mengamalkan ilmunya. Itupun akan menghasilkan buah yang cukup manis, inshaallah. Berikut ini ulasan tentang adab bertanya dalam islam kepada seorang guru.

Beberapa Adab Bertanya Dalam Islam [Wajib Kamu Ketahui]

adab bertanya dalam islam
temanshalih.com

Karena adab bertanya itu sangat penting, maka membahasnya pun juga penting. Dalam hal ini, ulama telah membahas dan menentukan beberapa ulasan adab bertanya dalam islam yang berupa akhlaq seorang muslim. Dengan adab ini, semua akan dapat manfaatnya, baik itu guru, teman, diri kita atau pun waktu dan tempat. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang hal ini, scroll untuk lanjut dalam pembahasan-nya.

Keterangan Adab Bertanya [Disampaikan Oleh Syaikh Sholih bin Abdul Aziz]

adab bertanya dalam islam
adab bertanya dalam islam
  1. Seorang yang bertanya hendaknya sudah merincikan apa yang akan ditanyakan
  2. Menyiapkan pertanya yang bagus dan diungkapkan dengan kalimat yang gamblang dan tidak bertele-tele (karena tidak hanya satu orang yang akan bertanya, apalagi kepada ulama) Sebagaimana di-contoh-kan oleh malaikat ketika bertanya kepada nabi, apa itu iman? apa itu ihsan? (kalimat yang digunakan cukup jelas dan gamblang)
  3. Menjaga suatu pertanyaan dengan baik. Maksudnya ketika ada seseorang bertanya (sedangkan dia sudah tahu sebagian ilmu) kepada seorang guru. Guru pun sudah menjawab, maka tidak baik seorang melanjutkan pertanyaan yang bersifat jidal (membantah). Karena bukan tugas guru dan dia untuk bantah membantah. Selain itu, waktu yang sedikit karena banyak orang yang mau bertanya. Lebih baiknya bertanya tentang yang belum diketahuinya.
  4. Hendaknya tidak menabrakkan perkataan alim dengan alim yang lain, kemudian di mengambil yang paling mudah. Karena seseorang itu hendaknya bertanya kepada orang yang dia yakini akan keilmuan-nya, sebagaimana perkataan ulama berikut:  قال أهل العلم: ينبغي للمستفتي أنْ يسأل من يثق بعلمه ودينه
  5. Hendaknya menanyakan persoalan atau kejadian seseorang secara jelas. Seperti kejadian sohabiyah nabi. Mereka bertanya, apa hukumnya bila seorang perempuan melihat air (yang keluar dari tubuhnya). Walaupun mereka punya sifat malu, tapi tidak perlu untuk malu untuk hal ini (untuk mengetahui hukum tentang hal ini). Hendaknya seseorang juga tahu tentang klasifikasi dalam hal ini dan cara menyampaikannya.
  6. Seseorang hendaknya tidak menanyakan sesuatu yang tidak difahami oleh orang banyak di depan umum.

Itulah beberapa adab bertanya dalam islam yang bisa saya tuliskan disini. Masih banyak adab lain yang juga harus diperhatikan dalam bertanya. 6 adab diatas, saya ambilkan dari kitab adabus su`al milik syaikh sholih bin abdul aziz ali utsaimin. Semogabermanfaat ya. ditulis oleh admin generasi hijau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *