Mengajari anak berhitung sepertinya menjadi tanggung jawab bersama sebagai orang tua, tujuannya sangat baik, agar anak diusia sebelum masuk sekolah paud atau TK sudah bisa menghitung, setidaknya mulai dari penjumlahan dan pengurangan terlebih dahulu.

Banyak sekali metode yang dapat kalian terapkan untuk mencoba bersama anak, bisa menggunakan alat bantu, seperti sempoa, stik, kartu, dan lain sebagainya. Karena membuat anak belajar berhitung sejak dini harus dibuat dengan kondisi senyaman mungkin.

Metode menggunakan alat bantu dalam bilangan matematis biasa dikenal dengan sebutan variabel intervening yang mana memiliki fungsi sebagai penghubung antar bilangan, seperti anak ingin mengetahui penjumlahan 2+2 kemudian menggunakan alat bantu berupa stik berjumlah 4 buah, kemudian dihitunglah perlahan saat 2 stik ditambahkan 2 stik lagi, begitu penerapannya.

Selain itu juga, sebagai orang tua kita juga harus peka terhadap anak agar tidak stress dalam proses pembelajaran, tentunya kita harus memberikan sedikit stimulus, seperti.

  1. Membuatkan makanan kesukaannya
  2. Memberikan reward berupa mainan jika berhasil mencapai target.
  3. Mengajak anak jalan-jalan jika sudah selesai belajar.
  4. Dan masih banyak lagi.

Stimulus tersebut diberikan atas apresiasi kita sebagai orang tua kepada anak karena di usianya yang masih belia, kita berusaha untuk mengajarkannya berhitung, meskipun manfaatnya dikemudian hari untuk anak kita sendiri.

Tidak ada salahnya, sebagai orang tua kita belajar untuk supportive kepada anak, agar saat ia tumbuh besar memiliki sifat yang sama juga, harapannya tentu juga bisa memiliki take care of ke orang tuanya nanti.