Mengapa Artikel SEO Penting?

By | April 29, 2022

Mungkin sekarang Anda bertanya-tanya, “Kenapa saya harus peduli soal artikel SEO? Kenapa saya harus peduli apakah website saya masuk halaman satu atau tidak?”

Kalau Anda ingin bisnis Anda berkembang pesat dengan menjaring pengguna Internet, Anda harus peduli.

Ketika Anda menerbitkan konten yang mengikuti kaidah SEO, Anda berpeluang untuk muncul di halaman satu.

Jika artikel dari website Anda ada di halaman satu, besar kemungkinan pengguna internet akan berbondong-bondong datang ke website Anda untuk membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan.

“The best place to hide a dead body is the second page of Google Search Result.”

Tempat terbaik untuk menyembunyikan mayat adalah halaman kedua hasil pencarian Google. Rekomendasi Jasa Penulis Artikel

Kalimat ini populer di antara para pengguna internet karena tidak ada orang yang membuka halaman kedua dari hasil pencarian Google.

Pengguna internet hanya peduli pada website yang tampil pada halaman depan. Jika mereka tidak menemukan yang mereka cari, mereka akan mencari di tempat lain.

Bayangkan jika Anda menawarkan produk dan jasa yang dicari oleh pengguna tersebut, tapi Anda tidak bisa ditemukan dimanapun di internet.

Masihkah Anda berpikir bahwa artikel SEO tidak penting?

Perbedaan Artikel SEO dan Artikel Biasa

Artikel SEO memiliki komponen tulisan dan aturan menulis yang berbeda dari artikel biasa. Untuk memahami cara menulis artikel SEO dengan artikel biasa, Anda harus bisa membedakan keduanya.

Tujuan Artikel SEO vs Artikel Biasa

Dari segi tujuan penulisan, artikel SEO bertujuan untuk menjaring pengguna internet dari halaman hasil pencarian Search Engine seperti Google.

Artikel biasa tidak memiliki tujuan ini.

Kedua artikel tersebut bisa aja sama-sama bertujuan untuk memberi informasi, mengedukasi masa, atau menawarkan produk/jasa. Tapi artikel SEO selalu memiliki tujuan untuk ditemukan di Internet oleh pengguna mesin pencari.

Penulis Artikel SEO vs Artikel Biasa

Karena tujuan yang ingin diraih berbeda, penulis artikel SEO diwajibkan memahami dan mengikuti algoritma terbaru Google agar tulisan yang dihasilkan tetap bisa sesuai dengan aturan main mesin pencari.

Penulis artikel biasa tidak perlu berkutat dengan algoritma dan mencari informasi mengenai pembaruan Search Engine.

Elemen Artikel SEO vs Artikel Biasa

Artkel SEO memiliki elemen-elemen teknis yang umumnya dipahami oleh praktisi internet marketing atau website developer. Karena eratnya hubungan SEO dengan mesin dan kode, pengembang web juga umumnya bekerjasama dengan penulis artikel SEO. Pembahasan hal ini lebih lanjut bisa Anda temukan di bawah.

Sedangkan artikel biasa tidak memiliki elemen teknis atau diharuskan berhubungan dengan web developer.

Istilah Penting dalam SEO

Search Engine: Mesin pencari. Search Engine yang terkenal adalah seperti Google, Bing, dan Yahoo. Sedangkan yang kurang populer seperti Ecosia dan DuckDuckGo.

SEO: Search Engine Optimization, yaitu usaha untuk mengoptimasi konten yang dipublikasikan secara online agar sesuai dengan aturan main mesin pencari atau Search Engine.

SERP: Search Engine Result Page, yaitu laman hasil pencarian Google. Halaman inilah yang muncul setelah Anda memasukkan kata kunci di Google.

Algoritma: Kalkulasi dan penghitungan otomatis yang dilakukan oleh mesin.

Anchor Text: Teks yang ada dalam artikel SEO dan di dalamnya terdapat URL atau tautan (link) yang mengarah ke halaman atau website lain.

GoogleBot: Robot milik Google yang bertugas menjelajahi internet dan menemukan website Anda agar ditampilkan di SERP.

H1: Heading 1, yaitu bagian utama dari artikel SEO, biasanya berupa judul.

Inbound Link: Tautan yang berasal dari website lain dan mengarah ke website Anda. Ini disebut juga backlink.

Internal Link: Gambar atau anchor text yang ada di artikel SEO yang mengarah ke halaman lain dalam satu web yang sama.

Keyword: Kata kunci yang Anda bidik di dalam artikel SEO

Keyword Difficulty: Tingkat kesulitan kata kunci. Semakin besar angkanya, semakin sulit.

Keyword Stuffing: Mengulang-ulang kata kunci yang sama dalam satu artikel SEO. Termasuk salah satu praktek SEO kuno yang sebaiknya ditinggalkan.

Loading Speed: Kecepatan website untuk memuat halaman tertentu.

LSI: Latent Semantic Indexing. Metode yang digunakan Google untuk mempelajari dan membandingkan istilah.

Meta Description: Deskripsi dari artikel Anda yang muncul di SERP. Biasanya terdiri dari 160 karakter.

On-Page SEO: Tindakan untuk mengoptimasi halaman artikel SEO agar mampu menembus halaman satu. On-Page SEO meliputi konten dan kode HTML.

Off-Page SEO: Aktivitas yang Anda lakukan diluar website Anda untuk menaikkan halaman tertentu dari website Anda. Off-Page SEO meliputi Backlink, Social Shares, dan banyak hal lainnya.

Outbound Link: Tautan yang berasal dari website Anda ke website lain.

Search Volume: Volume pencarian. Yaitu berapa banyak kata kunci tersebut dicari dalam jangka waktu satu bulan.

URL: Alamat website yang mengarah ke halaman tertentu.