Faktor lain yang bisa mengurangi Efektivitas Kondom

faktor lain yang bisa mengurangi efektivitas kondom dalam mencegah penyebaran infeksi menular seksual (IMS) antara lain:

• Tidak konsisten dalam memakai kondom

Artinya, kadang-kadang pakai, kadang-kadang tidak. Padahal, HIV/AIDS bisa saja menyerang kamu ketika kamu sedang memutuskan untuk tidak menggunakan kondom. 

• Menggunakan kondom dengan cara yang salah

Misalnya, baru memasang kondom ketika sudah di tengah-tengah proses berhubungan seks. Padahal, HIV/AIDS nggak cuma bisa menular dari sperma, tetapi juga cairan pra-ejakulasi yang keluar sebelum munculnya sperma. Faktanya, laki-laki yang sudah menjalani vasektomi pun masih bisa menularkan HIV/AIDS ke pasangannya meskipun risikonya lebih kecil (Krieger, Nirapathpongporn, Chaiyaporn, et al., 1998). 

• Menggunakan kondom rusak

Sekilas kesannya sepele, tetapi kerusakan kondom karena kelalaian dalam menyimpan kondom ternyata sering terjadi. Sanders et al. (2012) menemukan bahwa 3,3%-19,1?ri subjek penelitiannya yang mengalami kegagalan kondom ternyata tidak mengikuti instruksi di belakang kemasan ketika menyimpan kondom. Contoh kesalahan penyimpanan kondom antara lain: menaruh kondom di tempat yang terkena cahaya matahari langsung, menaruh kondom di ruangan dengan suhu di bawah -20°C atau di atas 37°C, menyimpan kondom di dekat benda-benda tajam, dan meletakkan kondom di dekat bahan-bahan kimia.

Selain menggunakan kondom dengan benar dan konsisten, langkah berikutnya yang sebaiknya kamu lakukan adalah tes IMS. Dengan tes IMS, kamu bisa mengetahui apakah kamu memiliki HIV/AIDS atau tidak. Kalau hasilnya negatif, kamu bisa lebih tenang. Namun, kamu tetap harus menerapkan metode-metode pencegahan seperti yang telah disebutkan di atas tadi. Cek artikel lainnya tentang Manfaat Kondom

About the author

Najwa

View all posts