Pariwisata

Dua Potensi Pariwisata Nusa Tenggara Barat

Sahabat civitas akedemika UNS yang kami cintai. Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu propinsi di Indonesia yang berada di bagian Barat Kepulauan Nusa Tenggara, Indonesia. Propinsi dengan sekitar 4.500.212 jiwa ini memiliki luas wilayah sekitar 20.153, 15 km2. Propinsi dengan Mataram sebagai Ibukota Propinsi ini memiliki dua pulau besar yakni Lombok dan Sumbawa. Mayoritas penduduk Pulau Lombok adalah Suku Sasak, sedangkan mayoritas penduduk Pulau Sumbawa adalah Suku Bima dan Sumbawa. Berbicara tentang potensi pariwisata di Nusa Tenggara Barat ini ternyata propinsi ini memiliki berbagai potensi yang menarik diantaranya adalah wisata pantai, wisata pegunungan, wisata air terjun, wisata sejarah, dan wisata kuliner

Wisata pantai

Gugusan pulau di wilayah Nusa Tenggara memang terkenal dengan wisata pantainya yang elok dan mengagumkan, begitu pula dengan Nusa Tenggara Barat. Jika kita membahas potensi wisata pantai di propinsi yang satu ini, berarti kita sedang membicarakan potensi wisata pantai yang berada di dua pulau besar yang diminikinya yakni Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Pantai Pink di Lombok
Pantai Pink di Lombok, sumber ig @mank8379

Objek wisata pantai yang berada si Pulau Lombok diantaranya adalah Pantai Gili Trawangan, Pantai Senggigi, Pantai Kuta Lombok, Pantai Pink, Pantai Nipa dll. Pantai di Pulau Lombok ini memiliki berbagai macam karakteristik, namun sebagian besar wisata pantai di Pulau Lombok ini memiliki garis pantai yang cukup panjang, pasir bersih nan halus, air laut nan jernih dan terumbu karang yang terawat.

Pulau Sumbawa juga memiliki potensi wisata pantai yang luar biasa. Diantara pulau-pulau yang terkenal di Pulau Sumbawa adalah Pulau Tanjung Pasir dan Ai Manis di Pulau Moyo, Pantau Kencana di Sumbawa Besar, Pantai Sili dan Maci di perbatasn Sumbawa-Dompu dan lain sebagainya. Pantai-pantai di Pulau Sumbawa memiliki panorama yang sangat menakjubkan, sebagiannya bahkan merupakan pantai-pantai yang belum banyak dikunjungi oleh wisatawan sehingga lingkungan dan pemandangannya masih sangat alami dan asrih.

Wisata Gunung

Selain terkenal dengan pantainya yang menawan Nusa Tenggara Barat juga terkenal dengan wisata gunungnya yang menantang. Tentu saja hal ini menjadi buruan bagi para pendaki dan penikmat panorama pegunungan. Diantara Gunung yang paling terkenal di Nusa Tenggara Barat adalah Gunung Rinjani di Pulau Lombok dan Gunung Tambora di Sumbawa.

Gunung Rinjani memiliki banyak sekali pesona yang berpotensi sebagai objek pariwisata Pulau Lombok pada khususnya dan Nusa Tenggara Barat pada umumnya. Di sini para pendaki tak hanya disuguhi dengan medan pendakian yang menantang, Gunung Rinjani juga dilengkapi dengan berbagai pesona wisata yang tak terlupakan. Diantaranya adalah Danau Segara Anak yang memiliki air jernih kebiruan yang menakjubkan. Selain itu, ada juga Gunung Batu Jari yang berada di tengah-tengah Segara Anak, yang masih mengeluarkan sulphur dari kawahnya. Dari puncak Rinjani kita bisa menikmati sunset dan sun rise yang menawan, juga pemandangan Pulau Lombok dari awang-awang.

Puncak Gunung Tambora di Sumbawa, sumber ig jakayadhost
Puncak Gunung Tambora di Sumbawa, sumber ig @jakayadhost

Beralih ke Pulau Sumbawa, ternyata terdapat sebuah gunung fenomenal yang debu letusannya pernah mengguncang daratan eropa bahkan mengubah iklim dunia. Gunung Tambora namanya, gunung termasuk dalam gunung vulkanik aktif yang pernah menjadi gunung tertinggi di Nusantara. Gunung ini terletak diantara Kabuaten Dompu dan Kabupaten Bima. Untuk mendaki Gunung Tambora para pendaki harus melewati medan yang cukup menantang, namun selama pendakian para pendaki akan dimanjakan dengan kemegahan tambora yang gagah. Selain itu, di Puncak Tambora, para wisatawan akan dapat menikmati pemancangan yang mampu membuat siapapun tercengang dan berdecak kagum.

Dua potensi wisata di atas menjadi sebuah mahnet bagi para wisatawan domestik hingga manca Negara untuk berkunjung ke Nusa Tenggara Barat. Hendaknya kesadaran atas kedua potensi wisata tersebut menjadi perhatian bersama, agar lebih banyak lagi manusia yang dapat menikmati pesona keindahannya. Demikian postingan dini hari ini, semoga bermanfaat bagi kami maupun civitas akademika UNS pada umumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *