Pariwisata

Menikmati Keindahan Sunrise di Tebing Watu Mabur, Dlingo Bantul

Menjalani aktivitas seminggu penuh di kampus UNS tentu akan menimbulkan kepenatan tubuh dan pikiran. Adalah hal yang wajar jika pikiran serta tubuh kita membutuhkan istirahat sejenak. Beberapa orang akan menggunakan waktu libur di akhir pekan untuk sekedar menghabiskan waktu istirahat di rumah entah dengan memperbanyak tidur, membaca buku, bermain bersama anak-anak mereka ataupun mengerjakan berbagai deadline lainnya. Namun ada pula orang yang ketika berlibur membutuhkan outing agar mempercepat hilangnya kepenatan dalam pikiran. Nah, jika kamu adalah tipe orang kedua, salah satu saran kami adalah pergilah berlibur ke tempat yang menyuguhkan pemandangan alam bersama keluarga atau teman dekat. Hal tersebut akan mempermudah kamu menghilangkan kepenatan tersebut, selain itu akan membuat hubunganmu dengan teman ataupun keluarga semakin dekat.

Salah satu tempat yang ingin kami rekomendasikan saat ini adalah tempat wisata Tebing Watu Mabur. Tempat ini adalah salah satu destinasi wisata hits tahun ini di wilayah Dusun Lemahbang, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Wisata Tebing Watu Mabur ini diminati oleh para pengunjung tersebab pemandangan alam yang disuguhkan di sana dan menjadi salah satu tempat yang sesuai bagi kamu yang sangat suka dengan pemandangan alam.

Tebing Watu Mabur, foto dari ig @ucupwisnu
Tebing Watu Mabur, foto dari ig @ucupwisnu

Tebing Watu Mabur merupakan destinasi wisata yang hampir sama dengan kebun buah mangunan, yang berada pada tempat tinggi. Panorama pepohonan yang menghijau dan banyaknya awan yang menyelimuti tempat ini membuat tempat ini sangat indah untuk dijadikan sebagai tempat untuk berwisata. Saking seringnya tempat ini diselimuti oleh awan membuat tempat ini terlihat seperti tempat yang berada di atas awan. Asal muasal tempat ini disebut sebagai mabur (kosa kata bahasa jawa yang artinya terbang) dikarenakan tempat ini sering diselimuti awan dan mendapatkan sebutan tempat yang seolah olah melayang di atas awan. Karena kondisi tempatnya yang tinggi membuat para pengunjung bisa menikmati hamparan pemandangan di bawahnya mulai dari perumahan, hutan-hutan, ataupun sungai Oyo yang memanjang. Dan salah satu fenomena favorit di sini yang diburu oleh para pengunjung adalah pemandangan matahari terbit atau sunrise nya.

Keasyikan lainnya berwisata di sini adalah kamu bisa mengadakan camping ground bersama teman-temanmu. Dengan agenda camping ini bisa semakin mendekatkan jalinan pertemanan dengan teman-temanmu, atau jika bersama keluarga akan semakin menciptakan kehangatan di tengah keluarga. Dengan camping pula pemandangan sunrise maupun sunset bisa dirasakan juga. Tempat ini sangat cocok digunakan untuk melakukan perenungan terhadap tanda-tanda penciptaanNya, sehingga dapat mendekatkan kita kepadaNya.

Menikmati Keindahan Sunrise di Tebing Watu Mabur, Dlingo Bantul
Menikmati Keindahan Sunrise di Tebing Watu Mabur, Dlingo Bantul. Sumber: IG @teguh.nl

Jika kamu tertarik untuk datang ke sana, biaya memasuki tempat wisata ini hanya berupa infak saja. Jika ingin berkemah di sana kamu perlu membayar biaya sebesar Rp10.000,00, akan tetapi peralatan camping harus dibawa secara mandiri. Rute menuju tempat wisata inipun mudah, dikarenakan berada di area yang berdekatan dengan tempat wisata bukit Mojo Gumelem, Panggguk Kediwung ataupun Kebun Buah Mangunan.

Sekian ulasan singkat kami mengenai Tebing Watu Mabur. Semoga bermanfaat untuk segenap civitas akademika UNS ya. Jangan lupa kalau mau piknik ajak teman yang banyak. Lebih rame jika pergi wisata ke Jogja berombongan, he he.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *