MEDIA AUDIO PEMBELAJARAN

       Kelompok ketiga penggolongan media yaitu Media Audio merupakan media yang hanya dapat diterima oleh indra pendengaran, biasanya berupa rekaman atau music (lagu). Media audio yaitu bersifat audible atau bisa didengar dengan frekuensi 20 sampai 20.000 Hz.

        Media audio dalam dunia pembelajaran diartikan sebagai bahan pembelajaran yang dapat disajikan dalam bentuk auditif yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemampuan siswa sehingga terjadi proses belajar mengajar. Berdasarkan pengembangan pembelajaran, media audio dianggap sebagai bahan ajar yang ekonomis, menyenangkan, dan mudah disiapkan dan digunakan oleh guru dan siswa. Materi pelajaran dapat diurutkan penyajiannya, serta bersifat tetap, pasti, dan juga dapat digunakan untuk media instruksional belajar secara mandiri

Adapun yang termasuk Media Audio terbagi menjadi 4 kelompok, antara lain

  1. MEDIA RADIO

      Merupakan perlengkapan elektronik yang dapat digunakan untuk mendengarkan berita yang bagus dan aktual, dapat mengetahui beberapa kejadian dan peristiwa-peristiwa penting dan baru, masalah-masalah kehidupan dan sebagainya. media audio yang penyampaian pesannya melakukan gelombang elektromagnetik. Radio dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang cukup efektif. Media suara atau audio identik dengan media radio yang memang pendengarnya hanya bisa menikmati suara saja tanpa ada visualisasi ataupun teks

Kelebihan media radio antara lain :

  1. Biayanya relatif rendah (dalam artian hardware-nya serta dalam produksi siarannya).
  2. Dapat diterima oleh siapa saja.
  3. Dapat menjangkau daerah yang cukup luasj, juga daerah terpencil
  1. Dapat menyajikan laporan-laporan seketika,
  2. Dapat mengatasi batasan ruang dan waktu,
  3. Merupakan sarana yang cepat dalam menyebarluaskan informasi .
  4. Radio dapat diterima dan didengar di areal tanpa listrik atau tidak selalu membutuhkan daya listrik.
  5. Praktis (portable dapat di bawa kemana-mana) dan audience selectivity.
  6. Media pembelajaran yang sifatnya searah
  7. Dapat memutarnya kembali berulang-ulang di mana saja dan kapan saja, sampai akhirnya peserta didik dapat
  8. memperoleh kejelasan tentang materi yang sedang mereka pelajari
  9. Program dapat diedit sesuai yang dikehendaki,
  10. Dapat memberikan suasana alam nyata dengan berbagai teknik dan efek suara , cocok untuk mengajarkan music, sejarah , drama dan bahasa,
  11. Dapat menyiarkan kejadian khusus, actual dan peristiwa historis.

Kelemahannya yaitu:

  1. Sifatnya komunikasi satu arah
  2. Penyesuaian jadwal siaran dan jadwal sekolah umumnya sulit (Waktunya terbatas)
  3. Tidak mengemukakan gambar
  4. Pendengar sering kurang mendengarkan secara penuh karena diselingi melakukan pekerjaan lain.
  5. Sulit dikontrol, artinya pendengar tak dapat menghentikan siaran sebentar untuk berdiskusi atau minta untuk mengulas bagian yang kurang jelas.
  1. MEDIA PODCAST

       Podcast sebenarnya sudah ada sejak tahun 2005, tetapi memang baru sejak tahun 2007 mulai banyak digunakan dan momentumnya berkembang cepat sejak 2011 hingga sekarang. Podcast itu sebenarnya berasal dari kata iPod + Broadcasting. Oooh, begitu mendengar kata iPod, Anda pasti langsung ingat Apple

      Podcast merupakan media pembelajaran berbasis elektronik, artinya proses pembelajarnnya menggunakan alat elektronik seperti: MP3 player, iPod, handphone, komputer dan media pemutar musik lainnya. Media podcast merupakan salah satu media pembelajaran yang sebenarnya sudah banyak digunakan dalam pembelajaran bahasa di banyak negara. Penggunaan media podcast bagi siswa berfungsi untuk mengatasi sikap pasif pembelajar, merangsang motivasi belajar, serta memungkinkan siswa belajar mandiri sesuai bakat dan kemampuan visual dan auditorinya. Bagi guru, media podcast merupakan sebuah media alternatif yang dapat digunakan dalam proses pengajaran agar proses mengajar menjadi menyenangkan. Selain itu, media podcast dapat digunakan dimana saja dan kapan saja sesuai dengan kebutuhan.

       Beberapa pelajaran yang sangat mungkin menggunakan podcasting ini:
Agama : hafalan do’a-do’a,suratan, al quran, belajar ceramah
Bahasa : puisi, pidato, bercerita
Bahasa Asing : kosa kata, speaking, story telling
Ekonomi : marketing, belajar mempromosikan, dan lain-lain

      Podcast audio dapat dijadikan sebagai sumber belajar yang efektif dan efisien, podcast menjadi salah satu cara untuk memperluas jangkauan distribusi program selain sosialisasi. Jika kita persingkat, ini beberapa alasan lain mengapa audio digunakan dalam edukasi:

  • Review dan revisi  – konten dapat digunakan sebagai referensi dan diputar ulang kapanpun
  • Pengganti saat tidak mengikuti pelajaran
  • Media pendukung bagi yang mengalami kesulitan dalam membaca atau kesulitan belajar lainnya
  • Bisa disebarkan pada pemirsa yang lebih luas (dapat dishare di internet)
  • Podcast yang sudah didengar, dapat otomatis terhapus
  • Tidak ada iklan yang muncul, seperti di youtube

       Dalam dunia akademis, penggunaan podcast sebagai media E-learning dapat memberikan beberapa keuntungan. Dari sudut pandang mahasiswa, podcast dapat membantu mereka melakukan review materi dalam rangka mempersiapkan diri untuk ujian dengan lebih baik. Keunggulan dari podcast secara umum dalam kegiatan belajar mengajar dipengaruhi beberapa faktor yang meliputi:

  • Reusability dan replaying bahan ajar.
  • Ketersediaan dan ketidaktergantungan terhadap satu teknologi, karena podcast dapat dijalankan dalam berbagai media seperti MP3 player, MP4 player, ponsel, dsb.
  • Pelajar tidak perlu bergantung pada kehadiran di kelas untuk belajar seperti yang biasa dilakukan dalam perkuliahan tradicional (Fietze, 2010).

Menurut Litchfield (2010) dan Lau (2010), terdapat 5 keunggulan dalam penggunaan podcast, antara lain:

  • Meaning. Podcast tidak hanya sekedar file audio / visual, tetapi memiliki informasi dan pengetahuan didalamnya yang memungkinkan mahasiswa untuk belajar dari sana.
  • Penggunaan podcast dapat membantu mahasiswa dalam belajar.
  • Easy of use. Podcast mudah digunakan karena hanya cukup men-subscribe dan men-download materi ajar.
  • Locatability. Podcast dapat digunakan dimana saja sesuai keinginan mahasiswa.
  • Accessibility. Informasi mengenai materi ajar pada podcast mudah untuk diakses dan di-download.

      Penggunaan podcast pun membawa efek positif pada pembelajarn bahasa asing. Hal ini dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh Ono (2010). Dalam penelitiannya, Ono menyebutkan bahwa podcast merupakan alat yang efektif dalam mempelajari Bahasa Inggris di Jepang, dibandingkan dengan Web Based Training WBT yang sudah lama digunakan dan cukup populer di Jepang. Beberapa dampak positif yang didapatkan dengan penggunaan podcst sebagai media E-learning antara lain: bertambahnya motivasi mahasiswa untuk mempelajari Bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya lebih lanjut, dan meningkatnya kemampuan berbicara mahasiswa dalam Bahasa Inggris seperti pada diskusi, debat, dan perundingan.

Kelemahan penggunaan sebagai berikut :

  1. Kualitas gambar dan suara pada podcast yang tidak selalu baik
  2. Karena informasi dalam pembelajaran dapat selalu di-update maka mereka pun dituntut untuk selalu mendapatkan informasi ter-update
  3. Belum familiar dengan podcast
  4. Pada anak inklusi tidak dapat menikmatinya, contoh tuna rungu
  5. Dapat membantu dalam kegiatan belajar mengajar, namun keberadaan podcast tidak serta merta dapat menggantikan keberadaan dosen, sehingga akan lebih baik apabila podcast hanya digunakan sebagai penjaga kontak antar mahasiswa dengan dosen, karena komunikasi hanya berjalan satu arah.
  6. Lamanya durasi audio ataupun video pada podcast juga berpengaruh dalam penggunaan podcast. Dari penelitian yang dilakukan oleh Folley (2010) disimpulkan bahwa rata-rata lama podcast yang dibuat sebaiknya antara 10-20 menit untuk menghindari kebosanan dan ketidakfokusan mahasiswa ketika belajar dengan menggunakan podcast.
  7. Membutuhkan latihan sebelum rekaman
  1. TAPE

         Alat perekam pita magnetik (magnetic tape recording) atau lazimnya orang menyebutnya tape recorder adalah salah satu media penddikan yang tak dapat diabaikan untuk menyampaikan informasi, karena mudah menggunakannya.

Kelebihan menggunakan media tape recorder :

  1. Mempunyai fungsi ganda, untuk merekan, menampilkan rekaman dan menghapusnya.
  2. Pita perekam dapat diputar berulang-ulang tanpa mempengaruhi volume.
  3. Rekaman dapat dihapus secara otomatis dan pitanya bisa dipakai lagi.
  4. Pita rekaman dapat dipakai sesuai dengan jadwal yang ada.
  5. Program kaset dapay menyajikan kegiatan-kegiatan/hal-hal diluar sekolah.
  6. Program kaset bisa menimbulkan beberapa kegiatan; diskusi, dramatisasi.
  7. Program kaset memberiklan efesiensi dalam pengajaran bahsa.

Kekurangan menggunakan media tape recorder :

  1. Daya jangkauan terbatas
  2. Dari segi biaya, bila untuk sasaran yang banyak jauh lebih mahal
  1. PEREKAM MAGNETIK

         Alat perekam pita magnetik atau kaset tape recorder adalah media yang menyajikan pesannya melalui proses perekaman kaset audio. Tidak seperti radio yang menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai alat pemancarannya

Kelebihan Media Alat Perekam Pita Magnetik

  1. Pita rekaman dapat diputar berulang-ulang sesuai dengan kebutuhan siswa.
  2. Rekaman dapat dihapus dan digunakan kembali.
  3. Mengembangkan daya imajinasi siswa.
  4. Sangat efektif untuk pembelajaran bahasa.
  5. Penggandaan programnya sangat mudah.

Kelemahan Media Alat Perekam Pita Magnetik

  1. Daya jangkauannya terbatas.
  2. Biaya penggandaan alatnya relatif lebih mahal dibanding radio.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *